Mengapa orang sulit memaafkan kesalahan orang lain ?

maaf

Memaafkan, sebuah kata yang mudah diucapkan tetapi sangat sulit dilakukan, terutama apabila kesalahan yang mereka lakukan sudah sangat luar biasa. Mengapa sangat sulit memberikan maaf kepada seseorang yang telah melakukan kesalahan atau mengecewakan kita ?

Sulitnya memberikan maaf kepada seseorang yang telah melakukan kesalahan atau mengecewakan Anda dipengaruhi oleh:

  1. Keadaan emosi.
    Semakin besar kemarahan atau perasaan kecewa Anda terhadap seseorang, semakin sulit juga Anda untuk bisa memaafkan orang tersebut. Hal ini termasuk perasaan diperlakukan tidak adil, melewati batas toleransi, dll.

  2. Sikap dari orang yang berbuat kesalahan.
    Sikap dari seseorang yang telah mengecewakan Anda juga berpengaruh terhadap tingkat kesulitan pemberian maaf.

  3. Harga diri.
    Kepribadian seseorang yang sangat meninggikan harga dirinya memandang bahwa sikap memaafkan dapat diartikan sebagai kelemahan, sehingga semakin tinggi harga diri seseorang, semakin sulit orang tersebut untuk memaafkan orang lain.

  4. Sumber kemarahan dan kekecewaan.
    Kejadian yang terjadi merupakan salah satu hal yang bisa mempengaruhi seseorang menjadi sulit untuk memberikan maaf. Biasanya kejadian yang telah melanggar prinsip seseorang (misalnya: perselingkuhan dalam pernikahan, kata-kata yang merendahkan prinsip/harga diri, dll) akan lebih sulit bagi seseorang untuk memaafkan.

Alasan orang sulit memaafkan kesalahan orang lain antara lain karena :

  1. Dampak yang Diakibatkan Terlalu Menyakitkan
    Kesalahan yang kita buat terhadap orang lain baik berupa perkataan maupun tindakan, terkadang tanpa disadari dapat mengakibatkan luka hati yang teramat dalam. Luka teramat dalam yang terlalu menyakitkan ini akan menjadikan sebuah alasan kenapa seseorang sulit memaafkan kesalahan orang lain.

  2. Harga Diri
    Harga diri juga bisa menjadi alasan seseorang sulit untuk memaafkan kesalahan orang lain. Seperti yang kita ketahui sendiri bahwa harga diri adalah penilaian terhadap diri sendiri. Bisa dibayangkan jika harga diri Anda diinjak-injak oleh orang lain, sudikah Anda memaafkan orang tersebut?. Oleh karena itu janganlah berbuat kesalahan yang menghina harga diri orang lain.

  3. Arogansi Diri
    Arogansi adalah merasa orang yang paling benar sendiri dan tidak mau mengakui orang lain setara dengan dirinya. Arogansi ini merupakan salah satu dari banyaknya sifat buruk dalam diri manusia. Orang yang memiliki sifat arogansi, biasanya saat ada orang yang berbuat salah kepadanya, ia akan langsung menganggap orang tersebut sebagai musuhnya dan akan sulit untuk memaafkan kesalahan yang telah diperbuat.

  4. Sifat Curiga
    Saat seseorang berbuat salah dan kemudian meminta maaf kepada Anda, pastilah terdapat suatu kecurigaan dalam hati dan pikiran Anda. Apakah orang yang meminta maaf ini benar-benar tulus atau tidak?. Kecurigaan ini kemudian akan membuat Anda berprasangka buruk terhadap orang tersebut, prasangka buruk inilah yang menjadi penyebab dari tertutupnya sifat keikhlasan dan lapang dada dalam memaafkan kesalahan orang lain.

  5. Pelaku Kesalahan Suka Mengulangi
    Anda pasti enggan memberi maaf kepada seseorang yang sering mengulangi kesalahannya. Saat dimaafkan mereka berjanji akan tidak akan mengulanginya, namun keesokan harinya mereka mengulangi perbuatannya lagi. Hal ini akan membuat orang yang memberi maaf sulit untuk percaya terhadap apa yang ia ucapkan.

  6. Butuh Waktu
    Hal selanjutnya yang dapat menjadi alasan seseorang sulit untuk memaafkan adalah karena mereka membutuhkan waktu. Jangan dikira memaafkan orang lain itu mudah dan membutuhkan waktu yang singkat. Ada juga sebagian orang yang memang membutuhkan waktu cukup lama dalam memaafkan kesalahan orang lain. Ini dikarenakan rasa sakit yang masih terpendam didalam hati, sehingga membuat mereka membutuhkan waktu menghilangkannya sehingga mampu untuk memaafkan orang tersebut.