Mengapa orang masih tergila-gila pada produk Apple?


(nindy arahmah ) #1

Jika kita lihat sejak pertama kalinya iPhone generasi pertama yang dirilis pada tahun 2007 dulu, inovasi iPhone tidak banyak yang berubah. Pada 8 September lalu, iPhone kembali mengenalkan produk iPhone 7 dan 7 Plus yang baru. Meski nampak “baru”, iPhone terbaru tersebut tidak banyak memiliki perubahan dari versi sebelumnya. Namun, mengapa masih banyak orang rela mengantri untuk hanya untuk mendapatkan iPhone terbaru ini? Selain dengan harga yang mahal, fiturnya juga tidak jauh berbeda dari versi sebelumnya. Mengapa?

Gambar: www.telegraph.co.uk


(Abda Akbar) #2

Alasan mengapa produk Apple lebih unggul. pertanyaan ini terkadang tidak memiliki jawaban pasti, karena masing-masing brand Khusunya elektronik memiliki keunggulan yang hampir sama antara satu dengan lainnya. tetapi memang ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh bran-bran tersebut, disini kita akan membahas produk Apple.

Dikutip dari techno.okezone.com, JAKARTA - Menjamurnya berbagai brand atau vendor perangkat gadget, memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Mahendra Dwi Hatmoko, Apple Certified Technical Coordinator di sela-sela Grand Opening iBox Kemang menuturkan, alasan orang memilih produk Apple lantaran gadget tersebut lebih unggul dalam hal security serta user experience. “(Produk gadget) Apple punya fasilitas keamanan, ketimbang Android. Secara keamanan iOS lebih aman. Selain fitur keamanan, juga user friendly,” terang Mahendra kepada Okezone.

Ia mengatakan, Android cenderung lebih kompleks. “Sementara orang yang gak mau ribet, memilih ke iOS (Apple),” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, secara ketahanan barang (tingkat keawetan produk Apple) juga sangat baik. Ketika ditanya soal harga, ia mengakui ketika di tahun 1997 ke belakang, harga Apple cenderung tinggi. Namun kini, di samping produk Apple terkini semakin canggih, juga menurutnya daya beli masyarakat semakin tinggi. Sehingga, produk-produk Apple mulai digandrungi.

Misalnya, lanjutnya kemudian, harga iPad 16GB WiFi yang dibanderol Rp6 Juta (umpamanya). Maka, meskipun ada produk generasi terbaru dari gadget tersebut, namun harga produk yang lama cenderung stabil.

Sehingga, seseorang yang menabung dari nol untuk membeli gadget impiannya itu, tetap dapat membeli gadget tersebut tanpa mengalami pergeseran harga yang signifikan. Sementara di Android, platform besutan Google tersebut baru beberapa waktu, tiba-tiba sudah meluncurkan versi terbarunya. Maka ini terkesan tidak simple (ribet), menurutnya.

Di iBox, ia melanjutkan, selain ada service center, pihaknya juga memberikan layanan solusi untuk memilih gadget sesuai dengan kebutuhan. Mereka juga menawarkan training atau konsultasi maupun saran terhadap institusi pendidikan (TK sampai perguruan tinggi) serta perkantoran, apabila mereka memerlukan solusi mengenai teknologi.

“iBox, ada retail, ada service center dan training. Di divisi training ada edukasi, untuk edukasi, sifatnya kami memberi solusi. Kantor memerlukan teknologi, kami bisa berikan saran, misalnya komputer apa saja (yang cocok) dan infrastruktur apa saja,” jelasnya.

Ia mengatakan, teknologi sudah menjadi bagian terpenting untuk mendukung kemajuan institusi pendidikan. “Karena sekarang pendidikan sudah memanfaatkan digital,” tambahnya.

Tidak hanya untuk institusi pendidikan atau perkantoran, pihaknya pun melayani untuk memberikan solusi secara personal atau umum, misalnya produk gadget apa yang cocok untuk kebutuhan pekerjaan di rumah, bagi mereka yang akan membangun rumah dan diisi dengan perangkat digital.

“Kami tidak hanya jualan spesifikasi (gadget terbaru). Apple juga punya berbagai solusi untuk individu,” tutupnya.

Sumber: techno.okezone.com


(Himawat Aryadita) #3

Hal yang paling menarik adalah, Pelanggan Apple adalah pelanggan yang sangat loyal terhadap produk Apple. Bahkan bisa dikatakan pelanggan yang fanatik.

##Mengapa pelanggan Apple begitu loyal ?

Sumber gambar : Linkedin

Berdasarkan “Golden Circle” yang biasa dilakukan didalam membuat sebuah produk, banyak perusahaan yang hanya fokus kepada What dan How.

Mereka akan dengan sangat jelas dapat menggambarkan Apa (WHAT) yang mereka buat dan Bagaimana (HOW) mereka melakukannya.

Tetapi sangat jarang mereka tau Mengapa (WHY) mereka melakukan atau membuat hal tersebut.

Itulah kelebihan utama dari Apple, ketika masih dipimpin oleh Steve Job. Mereka paham dan peduli terhadap inti dari Golden Circle tersebut, yaitu WHY.

Dengan mengetahui WHY, mereka akan mendapatkan “kepercayaan” dari pelanggannya. Dengan mendapatkan kepercayaan dari pelanggannya, mereka akan menjadi pelanggan yang loyal.

Berikut salah satu video dari Simon Sinek pada acara TED Talks, terkait pentingnya “kepercayaan”.

Selama ini, yang ditekankan oleh Apple bukanlah dari sisi produknya, tetapi fokus utamanya adalah bagaimana pelanggan melihat produk tersebut dan menjelaskan mengapa pelanggan harus membeli produk Apple tersebut.

Alih-alih menjelaskan keunggulan iPod dari sisi teknologi, Steve Job menekankan mengapa anda harus membeli iPod .

Ribuan lagu ada dalam genggaman anda dan dapat masuk kedalam saku anda