Mengapa musik terngiang dipikiran?

Ketika mendengar musik terkadang musik tersebut bisa terbawa dan terngiang terus dipikiran. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?

Fenomena lagu yang seolah melekat di kepala ini biasa disebut earworms. Earworm bisa terjadi selama beberapa jam, berhari-hari bahkan berminggu-minggu!

Secara etimologis, kata earworm berasal dari istilah Jerman, “Ohrwurm”. Ahli saraf Oliver Sack, dalam bukunya yang berjudul Musicophilia, mengungkapkan bahwa earworm merupakan tanda sensitivitas otak kita yang luar biasa terhadap musik. Keberadaan earworm juga menunjukkan bahwa ada bagian dari pikiran kita yang jelas berada di luar kontrol kita. Earworm datang tanpa permisi dan menolak untuk meninggalkan kepala kita, meskipun kita berusaha mengusirnya.

Sebenarnya, kondisi apa yang memicu terjadinya earworm? Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Psychology of Music, peneliti menjabarkan beberapa penyebab munculnya earworm.

  1. Paparan berulang
    Musik yang kita dengar berulang-ulang seringkali menimbulkan earworm. Dalam pengulangan, musik memang berbeda dengan hal lain, seperti pagar misalnya. Meski berulang kali melihat pagar yang sama, namun sudut pandang Anda ataupun pencahayaan tak selalu sama. Berbeda dengan musik. Tiap kali kita memutar lagu yang sama, suara yang terdengar akan selalu identik. Proses mengingat sangat dipengaruhi oleh pengulangan. Jadi bisa saja kita mengalami earworm lagu yang sebenarnya tidak kita sukai, hanya karena teman sekantor memutar lagu itu berulang-ulang setiap hari.

  2. Ingatan
    Selain paparan musik yang berulang, banyak ingatan tentang suatu peristiwa yang memicu timbulnya earworm. Misalnya, kembali ke suatu tempat yang menjadi lokasi kita mendengarkan sebuah lagu untuk pertama kalinya, bisa menghadirkan ingatan yang jelas tentang lagu itu. Bisa juga, karena ingatan masa kecil, setiap melihat kereta api, lagu Naik Kereta Api langsung berdendang di dalam kepala kita.

  3. Suasana hati
    Suasana hati tertentu juga bisa memicu terjadinya earworm. Misalnya ketika hujan turun dan suasana berubah sendu, lagu-lagu mellow yang pernah menemani masa-masa ketika kita patah hati tiba-tiba bergaung dan akhirnya terjebak di dalam kepala.

Sumber
http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/08/earworm-ketika-lagu-terjebak-di-dalam-kepala-kita