Mengapa Makeup Palsu Berbahaya?

Jika digunakan pada kulit wajah, beberapa kandungan pada makeup palsu bisa mendatangkan efek yang berbahaya. Mengapa Makeup Palsu Berbahaya?

make up palsu biasanya mengandung bahan kimia yang berbahaya, yaitu :

  1. Merkuri
    Merkuri atau yang dikenal sebagai air raksa ini, sangatlah berbahaya jika digunakan secara teratur atau dalam jangka waktu yang lama. Penggunaan make up yang mengandung merkuri walaupun hanya dipoles sedikit seperti lipstik di bibir, tapi ternyata dapat meresap melalui pori-pori. Kandungan merkuri ini akan terbawa aliran darah dan masuk mengendap di dalam organ tubuh kita.

  2. Asam retinoat
    Asam retinoat disebut juga tretinoin yang merupakan retinoid aktif turunan vitamin A dalam bentuk asam yang dibentuk dari all trans retinol atau retinoid dalam bentuk alkohol. Bahayanya menggunakan make up yang mengandung asam retinoat adalah dapat menimbulkan iritasi kulit maupun peradangan kulit. Gejala yang sering m uncul adalah terasa panas di kulit, menyengat, kulit menjadi kemerahan, eritema sampai pengerasan kulit. Asam retinoat yang digunakan dalam jangka panjang bahkan dapat berpotensi menjadi zat karsinogen yang menjadi menyebab penyakit kanker.

  3. Hidroquinon
    Hidroquinon merupakan sejenis obat keras yang biasanya ditambahkan pada kandungan make up yang fungsinya untuk memutihkan kulit. Karena hidroquinon dapat menghilangkan flek gelap atau warna tak merata di kulit wajah. Hidroquinon dapat menghalangi pengeluaran melanin oleh melanosit yang terletak di lapisan epidermis kulit, menembus lapisan kulit dan menebalkan lapisan kolagen. Penggunaan hidroquinon biasanya harus dengan resep dokter, dan pemakaiannya tidak boleh lebih dari 2%.

  4. Rhodamin B
    Rhodamin B biasanya terdapat pada pewarna tekstil, kertas, ataupun tinta. Rhodamin B ini banyak di pakai sebagai pewarna untuk lipstik palsu. Lipstik yang tentu saja di pakai di bibir ini, beresiko dapat ikut tertelan bersama makanan, minuman ataupun ludah. Padahal rhodamin B sangat berbahaya jika masuk ke dalam organ tubuh kita.

sumber: