Mengapa kucing mengeong terus menerus ?

Kucing

Apa penyebab kucing mengeong terus? Mengapa hal itu terjadi ?

1. Kucing Ingin Kawin atau Birahi

Seekor kucing jantan maupun betina yang siap kawin (usia 5-6 bulan) biasanya mulai menunjukkan perilaku yang aneh. Dia mulai mengeong terus sepanjang waktu untuk memanggil pasangannya. Dia juga mulai bertingkah laku manja dan suka menggoyangkan tubuhnya.

2. Kucing Kelaparan dan Tidak Lekas Diberi Makan

Seekor kucing yang kelaparan akan terus berusaha meminta makanan pada pemiliknya. Itulah yang menyebabkan kucing mengeong terus menerus. Suara kucing yang kelaparan biasanya memiliki nada tinggi di awal kemudian merendah di akhir suara.

3. Kucing Kesakitan dan Ada yang Terluka pada Tubuhnya

Kucing yang merasa kesakitan luar biasa akan meraung-raung sebagai tanda meminta pertolongan pada manusia. Sehingga anda perlu memeriksanya Apakah ada yang terluka di bagian tubuhnya atau tidak. Suara meongan kucing yang kesakitan bernada tinggi dari awal sampai akhir.

4. Kucing Merasa Kesepian dan Bosan

Siapapun kita apabila kesepian pasti akan merasa bosan. Rasanya ingin ditemani oleh
seseorang. Begitu juga dengan binatang lucu yang satu ini, ketika kucing ditinggal oleh
pemiliknya dia akan mengeong terus sampai ia diperhatikan atau sampai ia merasa
kecapean.

6. Kucing Mencari Anaknya

Layaknya manusia, induk kucing akan sangat khawatir dan takut apabila kehilangan anaknya sendiri. Saya sendiri pernah melihat ibu kucing yang mondar-mandir di depan rumah sambil meraung-raung seolah olah sedang panik. Setelah saya telusuri ternyata si induk ini sedang mencari anaknya yang masuk ke dalam parit. Kasihaan…

7. Kucing Merasa Terancam

Ancaman dari binatang buas juga bisa membuat kucing mengeong keras. Misalnya ada ular besar atau binatang berbahaya lainnya. Ciri-ciri kucing yang terancam biasanya meraung sambil menunjukkan tatapan wajah yang tajam. Seakan-akan siap menyerang apabila musuh mendekat.

Sumber:https://www.hobinatang.com/2017/12/alasan-kenapa-kucing-mengeong-terus.html

1. Sedang dalam masa birahi : Seekor kucing betina berumur lima atau enam bulan apabila tiba tiba mengeong tiada henti kemungkinan sedang dalam masa birahi dan sedang mencari jodohnya.

Suara mengeong dari kucing yang sedang birahi memang terdengar memilukan dan terdengar serupa dengan suara kucing yang sedang kesakitan. Kucing seperti ini biasanya bertingkah laku manja dan akan menggoyang goyangkan tubuhnya jikalau dielus pantatnya. Tentu saja hal ini tidak berlaku bagi kucing betina yang sudah di sterilisasi.

2. Hyperthiroidismus: Hyperthyroidsmus adalah gangguan kesehatan pada kelenjar thyroid (terletak pada leher) yang menyebabkan produksi berlebihan dari hormon thyroid. Hormon ini mempunyai fungsi utama membantu metabolisme makanan, sehingga produksi yang berlebihan akan menyebabkan metabolisme yang berlebihan akibatnya kucing akan terus merasa lapar.

Walaupun kucing merasa lapar akan tetapi terjadi penurunan berat badan disertai suara mengeong terus menerus. Apabila menjumpai kucing dengan gejala seperti ini, segera bawa ke dokter hewan terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.

3. Kehilangan penglihatan atau pendengaran: Apabila ada kucing tua yang menangis seperti kehilangan anak ketika lampu dimatikan, mungkin memang benar benar merasa kehilangan. Kucing yang buta atau tuli akan merasa kesulitan menemukan jalannya di dalam rumah dan bahkan tidak bisa mendengar suara pemiliknya.

4. Pikun: Seperti juga manusia, kucing juga bisa mengalami kepikunan. Kondisi ini biasa disebut sebagai Feline Cognitive Dysfunction (Gangguan Kognitif pada Kucing),dimana kucing merasa ketakutan dan kehilangan orientasi. Pada keadaan ini ekspresi kucing adalah meraung dan meratap. Kucing yang mengalami kepikunan biasanya menjadi mudah marah, pola tidurnya berubah dan bahkan berak atau kencing secara tidak sadar.

5. Feline Hyperesthesia Syndrome: Mata kucing yang menderita Feline Hyperesthesia Sydrome atau gejala dimana kucing menjadi sensitif secara berlebihan bisa tiba tiba terlihat liar dan seperti gila seperti sedang mengalami halusinasi. Kucing akan beteriak dan meraung keras keras, perasaan (moodnya) berubah rubah. Kulit menjadi keriput dan gerakan udara pun akan membuatnya merasa sakit. Kucing akan menjilat jilat bulunya secara berlebihan dan terkadang menyebabkan bulunya menjadi rontok.

6. Merasa kesakitan: Kucing seringkali menyembunyikan rasa sakitnya, namun apabila kucing benar benar mengalami sakit yang luar biasa maka dia akan berteriak dan meraung raung.

7. Merasa kesepian atau bosan: Kucing tunggal yang merasa dekat dengan orang yang merawatnya bisa merasa kesepian ketika ditinggal pergi atau bahkan ketika ditinggal tidur. Dia akan mengeong terus sampai diperhatikan atau sampai mengalami kelelahan.