Mengapa kita harus berlibur atau jalan-jalan ?


(Lia Permata Sari) #1

Berlibur

Berlibur, terkadang sdah menjadi kebutuhan hidup, selain kebutuhan pokok lainnya. Biasanya tujuan utama kita berlibur adalah agar dapat tetap eksis di media sosial. Adakah manfaat lainnya dari berlibur dan mengapa kita harus berlibur atau jalan-jalan ?


(Toko Sakinah) #2

Berlibur, jalan-jalan dan istilah semakna lainnya, sepertinya menjadi schedule rutin bagi semua orang di dunia. Pada umumnya orang-arang akan menghabiskan waktu untuk jalan-jalan saat hari libur.

Bersyukurnya kalau seseorang itu merupakan seorang wiraswasta. Mereka tidak harus memanfaatkan hari libur kerja kalau ingin menghabiskan waktu untuk berlibur. Setiap mereka butuh berlibur dapat langsung eksekusi.

Tetapi, bagaimana dengan kehidupan mereka yang tengah menjadi sebagai karyawan, dimana hari dan jam aktifitasnya telah terjadwal dan begitu menyita kerja fisik.

Ngomong perkara berlibur, sebenarnya seberapa urgen sih dari satu momen jalan-jalan ini? Nah inilah 10 jawaban mengapa kita itu harus menyempatkan diri untuk berwisata.

Pertama, agar tubuh menjadi tenang kembali. Percaya atau tidak berwisata menimbulkan efek santai pada fisik. Kondisi tersebut dikarenakan salah satunya, tidak ada kegiatan yang monoton dan tekanan pekerjaan.

Pasti selama bekerja, semua anggota fisik yang terlibat dengan urusan pekerjaan pasti menjadi lebih kaku ototnya. Bahayanya keadaan otot tegang yang terus menerus ini juga mengakibatkan kurang baik untuk kesehatan.

Harapannya saat body organ tubuh dapat rileks kembali efeknya kesehatan fisikpun menjadi terjaga dan bekerjapun bisa tetap produktif.

Kedua, agar kognisi dan perasaan bisa lebih fresh. Ketika seseorang berlibur. tentunya ada hal unik, indah yang berbeda dengan pemandangan yang dihadapi setiap harinya. Hal ini yang kemudian akan menumbuhkan sensasi positif terhadap kognisi dan emosi.

Ketiga, menemukan inspirasi baru. Berlibur, kemanapun tentu terdapat satu dua atau bahkan lebih inspirasi kehidupan yang akan ditemui. Melihat setiap objek wisata memendam keunikan alam serta budaya warga di sekitar yang berbeda dengan daerah lainnya.

Keempat, menemukan kenalan baru yang sehobi. Alasan keempat ini lebih sesuai jika jalan-jalan, atau momen berliburnya berkaitan dengan hobi. Misalnya, mendaki gunung, menyelam, bersepedah gunung, dan seterusnya.

Relasi yang diperoleh merupakan sesuatu yang humanis dan positif bagi seorang di dunia ini. Karena relasi baru biasanya juga memberikan semangat baru.

Kelima, tumbuhnya kepuasan berbagi. Saat berwisata, umumnya seseorang itu pasti menyisakan sekian rupiah untuk sekedar memburu buah tangan untuk orang terdekatnya. Disini pasti muncul rasa kepuasan untuk berbagi.

Keenam, pengakuan sosial. Bertambah banyak tempat berwisata, yang sempat dikunjungi seseorang umumnya mereka akan dijadikan rujukan details nyata dari sebuah objek berwisata, bagi teman-temannya. Ini adalah sebuah bentuk pengakuan sosial.

Ketujuh, memperoleh pengalaman atau pengetahuan. Ini hal yang tak kalah genting. Pengalaman atau pengetahuan baru pasti akan didapatkan saat seseorang berwisata. Terlebih jika berwisata ke luar negeri atau luar pulau.

Kedelapan, mengenal kultur baru. Berwisata ke wilayah baru pasti ada budaya kehidupan yang baru juga yang akan dirasakan.

Kesembilan, untuk koleksi cerita ke anak cucu. Nah, ini adalah poin jawaban jangka panjangnya ya. Anak-anak dan cucu-cucu bisa turut merasakan keunikan wisata dari orang tuanya tanpa harus pergi dulu ke tempat wisata tersebut.

Kesepuluh, wujud pengungkapan perasaan kasih sayang kepada orang terdekat. Mengungkapkan rasa kasih sayang terhadap orang di sekitar kita itu tidak mudah. Ada banyak wujud kasih sayang yang dapat diungkapkan pada orang-orang terkasih. Dan jalan-jalan ini bisa dijadikan momen untuk mengungkapkan kasih sayang kepada orang-orang terdekat.

Ya, sekarang pertanyaannya, kemana ya asyiknya? Berlibur ke luar negeri atau di negeri sendiri? Bahagialah teman-teman tengah ditakdirkan menjadi orang Indonesia yang memiliki keberagaman wisata yang mempesona. Salah satunya Yogyakarta.

Referensi berwisata di Yogyakarta bisa baca disini.