Mengapa Jepang peringatkan warganya agar tidak makan Ikan Buntal ?

ikan buntal

Jepang mengeluarkan peringatan darurat bagi warganya untuk tidak mengkonsumsi ikan buntal atau di kenal di wilayah tersebut sebagai ikan fugu. Mengapa ?

Peringatan ini dikeluarkan setelah ditemukan ada bagian beracun dari ikan tersebut yang berpotensi mematikan secara keliru dijual.

Otoritas setempat menemukan ada sebuah supermarket lokal di kota tersebut yang menjual lima paket ikan fugu tanpa mengeluarkan hati, yang mengandung racun.

Tiga di antara paket ikan itu telah ditemukan namun dua lainnya masih hilang.

Otoritas kota di Gamagori, di Jepang tengah, telah mengaktifkan sistem darurat, mendesak orang untuk mengembalikan bagian yang berpotensi mematikan tersebut.

“Kami meminta warga untuk menghindari makan fugu, menggunakan sistem nirkabel darurat Gamagori,” kata pejabat kota Koji Takayanagi, yang disiarkan melalui pengeras suara yang berada di sekitar kota seperti dimuat BBC.

Ikan fugu merupakan santapan khas musim dingin di Jepang. Biasanya disajikan mentah seperti sashimi atau dimasak dengan sup.

Namun di balik kelezatannya, ada hal yang berbahaya. Bila salah mempersiapkan, bisa berakibat fatal dan bahkan berpotensi mematikan.

Hati ikan, ovarium dan kulit mengandung racun tetrodotoxin mematikan. Karena itulah perlu pelatihan khusus dan lisensi untuk menyiapkan ikan hingga layak dimakan.

Tidak ada obat penawar racun ikan tersebut. Tetrodotoxin sendiri mempengaruhi sistem saraf dan keracunan zat ini bisa berlangsung cepat yang menyebabkan rasa kebas di sekitar mulut, lalu kelumpuhan dan akhirnya kematian.

Setiap tahun ada beberapa kasus keracunan fugu di dalam negeri, tapi tidak semuanya mematikan.

Sumber