Mengapa cewek merokok dianggap bukan cewek baik-baik di masyarakat?

cewek merokok

Masyarakat kita lebih permisif ketika melihat cowok merokok, sedangkan hal yang aneh (dalam arti yang negatif) ketika melihat cewek merokok di tempat publik. Mereka akan dianggap cewek “nakal” dan banyak lagi stereotipe yang memvonis cewek merokok ?

Bagaimana pendapatmu ?

4 Likes

Menurut saya stigma masyarakat adalah kegiatan merokok itu pada umumnya dilakukan oleh laki-laki. Sehingga ketika cewek merokok pasti itu adalah hal yang tabu, namun dimasa saat ini jika melihat juga banyak cewek yang merokok.

Dari hal yang tabu tersebut munculah pemikiran bahwa itu bukan hal yang wajar dan secara otomatis menjurus pemikiran bahwa cewek yang merokok adalah nakal. Karena biasanya cewek yang nakal akan bergaul dengan orang yang kurang bener juga, misalnya mabuk-mabukan, judi, dugem dll.

Sehingga hal tersebut menjadikan pemikiran masyarakat bahwa cewek yang merokok adalah bukan cewek baik-baik.

Ini adalah masalah hukum sosial masyarakat yang sudah menjadi ideal. Ketika hukum sosial masyarakat yang telah tercipta dalam suatu komunitas atau kependudukan itu menjadikan segala hal tindakan maupun perilaku masyarakat yang baik dan buruk sudah terpatri dalam “norma” yang tertulis maupun tak tertulis. Contoh, ketika kita melihat orang di daerah eropa meminum bir adalah menjadi hal yang lumrah. Tetapi, ketika kita melihat sudut pandang daerah jawa atau sekitarnya, meminum bir adalah tindakan yang tidak wajar dan tidak dibenarkan. Maka, sama dengan contoh seorang wanita yang merokok pun juga begitu. Tindakan atau perliaku tersebut sudah menjadi hukum atau norma yang dianggap masyarakat adalah suatu keanehan dan kerusakan pada wanita itu.

Meskipun jika kita kaji melalui kesehatan, lelaki pun juga tidak baik apabila merokok. Tidak ada perbedaan antara gender wanita dan pria apabila dihadapakan dalam permasalah kesehatan. Semua bisa sakit karena tindakan yang tidak lumrah. Jadi, wanita yang merokok dianggap “nakal” dikarenakan hukum sosial masyarakat yang telah tercipta dalam kependudukan tersebut.

1 Like

Tolong di artikel ku juga comen ya . Biar kita sama sama diskusi .

Ok mengenai artikel mu, aku sebenarnya merasa jika cewek merokok itu adalah hal yg tidak wajar. Krn dari pandangan masyarakat. Cowo lah yg selalu merokok… cowo merokok adalah salah satu nya krn ingin terlihat keren . Dan yg ke 2 kecanduan memakai rokok… ya walah rokok gk sehat si kalau dihirup. Krn asap ny yg tak bagus untuk kesehatan kita . . Kalau cewek di merokok,kalu di lingkungan ku ya. Agak gk wajar. Atau jika ada cewek merokok akan dikenal dgn cewek tomboi… tentu kan cewek tomboi itu dikenal dgn sifat dan tampilan seperti laki laki.kadang kala ,cewek merokok itu adalah cewek yg bisa dikatakan preman. Anak geng gitu… tapi ,bukan semua cewek merokok anak geng. Ada juga sih ibu ibu yg merokok juga… mungkin alasannya,hati ny akan puas dan senang jika merokok… opini saya ya.!.

Ayo ngaku dululah, merokokok itu hal yang buruk. Kenapa? ya karena memang pengaruhnya buruk diberbagai kesehatan, tapi saya bukan mau membahas rokoknya ya hehe. Jadi, yang namanya hal buruk itu kalau dilakukan kan merupakan suatu kenakalan. Dan, MAJORITAS-nya itu dilakukan (admit it!) oleh cowok. Dan hal itu, karna keseringannya itu sudah jadi biasa. Sementara… cewe di mata masyarakat itu jarang melakukan hal seperti merokok. Jadi ya wajar aja kalau dia langsung terlihat aneh (dalam artian negatif). Menurut saya itusih pas dibilang hal buruk, tapi kalo dibilang dia bukan cewe yg baik baik… eits belum tentu…

Sebenarnya rokok itu buruk untuk siapa saja. Tapi, masyarakat lebih bisa memaklumi laki-laki merokok karena stereotipe gender yang sudah melekat sejak lama. Seiring berjalannya waktu, rokok dianggap sebagai atribut yang biasa digunakan oleh laki-laki.

Kalau dianalogikan, sama saja seperti pakaian berwarna pink. Dulu, pink identik dengan perempuan. Ganjal jika laki-laki memakai baju pink. Hal tersebut terbentuk bertahun-tahun lamanya. Hingga akhirnya sekarang hal tersebut tidak begitu mencolok. Ada banyak model pria berbaju hypebeast yang mengenakan kaos pink, hoodie pink, celana pink, ataupun topi pink. Mengapa seperti itu? Karena konstruksi sosial terhadap peletakan atribut gender itu relatif. Apa-apa yang terjadi hari ini, yang sebenarnya bisa dilalukan oleh kedua gender (bukan kodrat), sejatinya diwajarlan dan ditolak atas dasar konstruksi sosial.

Tergantung persepsi masyarakat menganggap rokok ini adalah hal yang buruk atau baik… di Indonesia, cewek yang merokok memang dianggap hal yang buruk. Berbeda dengan di Amerika yang sangat mudah ditemukan wanita merokok di sana… Kalau saya memang tidak sepakat apabila orang merokok dianggap baik, karena di bidang kesehatan kita semua tahu bahwa rokok ini memiliki dampak yang buruk bagi dirinya ataupun sekitarnya…

Tapi kalau dikatakan anti dengan orang merokok ya nggak juga…. Saya yakin mereka yang merokok ini bukan bertujuan untuk merusak diri… namun ada hal-hal lain yang dia dapatkan ketika merokok. Menghilangkan stress, ataupun memacu daya pikirnya. Hal-hal sepertii itu, yang sejujurnya saya juga tidak mengerti kenapa harus melalui rokok.

Kembali lagi pada cewek yang merokok… orang-orang yang melihatnya bisa saja menyebut dia sebagai cewek nakal atau istilah-istilah jelek lainnya… saya pikir hal tersebut memang salah, karena tidak semua cewek yang merokok dia punya akhlak yang jelek banget, dan lebih buruk daripada cewek yang tidak merokok. Namun mau tidak mau, itulah resiko yang harus diterima. Karena persepsi masyarakat lah yang akhirnya membentuk persepsi baik buruk terhadap sesuatu.