Mengapa bahasa pemrograman dibuat menjadi beberapa tingkatan yaitu rendah,menengah,dan tinggi?

Bahasa Pemrograman (programming language) adalah sebuah instruksi standar untuk memerintah komputer agar menjalankan fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.

Mengapa bahasa pemrograman dibuat menjadi beberapa tingkatan yaitu rendah,menengah,dan tinggi ?

Pada awalnya diciptakan tingkatan bahasa pemrogram menjadi3 yaitu Bahasa Tingkat rendah & mesin yang bahasa pemrograman tingkat rendah, merupakan bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa pemrogramana generasi pertama ini merupakan bahasa pemrograman yang sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin, dan hanya dimengerti oleh pembuatnya saja karena
programnya berupa kode kode mesin.

Bahasa pemrograman level rendah ini pertama kali muncul atau digunakan mulai sekitar tahun 1945. Ketika itu untuk membuat dan menjalankan suatu program dibutuhkan waktu yang lama sulit dimengerti oleh manusia karena bentuknya yang sangat sulit dipahami, dimana bahasa Binary (Biner) yang terdiri dari dua digit angka 0 dan 1, contoh :

Angka 12 menggunakan kode-kode biner 8-bit dituliskan dengan 00001100

Angka 73 menggunakan kode-kode biner 8-bit dituliskan dengan 01001001

Pada bahasa pemrograman tingkat rendah, sering dijumpai kesalahan-kesalahan. Program sangat sulit dibaca, sehingga pada saat itu sangat sedikit orang yang tertarik untuk menjadi programmer dan dibuatlah bahasa tingkat menengah.

Bahasa tingkat menengah yaitu bahasa pemrograman tingkat menengah, yang merupakan bahasa pemrograman generasi ke dua.

Dalam bahasa ini seorang programmer sudah mulai bisa menggunakan bahasa sehari-hari, walaupun masih banyak susah dimengerti juga. Banyak perintah-perintah yang menggunakan inisial atau singkatan-singkatan seperti “MOV” yang berarti “MOVE” (pindah), “STO” yang berarti (STORE) dan lain-lain. Bahasa pemrograman yang tergolong dalam midle level ini adalah assembler. Bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.

Meskipun bahasa tingkat menengah ini bahasanya sudah dianggap manusiawi tetapi kebanyakan programmer menggunakan bahasa tingkat tinggi yang mungkin lebih mudah dianggapnya.

Bahasa tingkat tinggi yaitu bahasa pemrograman tingkat tinggi, yang merupakan bahasa pemrograman generasi ke tiga dan selanjutnya.

Ciri-cirinya yaitu bahasa pemrograman ini sudah terstruktur dengan baik, mudah dimengerti karena sudah menggunakan bahasa sehari-hari.Bahasa pemrograman inilah bahasa pemrograman yang sekarang ini kita kenal, seperti C, C++, JAVA, PHP, Visual Basic, Pascal, ORACLE, MS-SQL, Phyton, XML dan lain-lain sebagainya.

Kebanyakan programmer memilih menggunakan bahasa tingkat tinggi ini, karena lebih simpel dan jauh lebih mudah dimengerti oleh manusia. Namun ada juga lho programmer yang memilih menggunakan bahasa tingkat menengah karena bahasa ini masih belum terlalu jauh berbeda konsepnya dari bahasa tingkat rendah yang otomatis menjadikan bahasa pemrograman tingkat menengah lebih cepat, lebih kokoh dan lebih hemat sumber daya daripada bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Sumber :


http://smkalfattah.ilearning.me/2016/04/26/bahasa-pemrograman/
http://septiany-putri.blogspot.co.id/

Bahasa pemrograman merupakan suatu kumpulan perintah standar untuk memerintah jalannya komputer. Bahasa pemrograman juga biasa disebut dengan bahasa komputer.

Pada era saat ini banyak sekali kita jumpai bermacam-macam bahasa pemrograman baru yang lahir atau tercipta dari programmer-programmer handal di dunia, misalnya James Gosling yang berhasil membuat bahasa pemrograman Java yang sebelumnya bernama Oak atau Dennis Ritchie yang mampu menciptakan bahasa pemrograman C++ yang saat ini masih dipercaya dan dipakai oleh kebanyakan programmer di dunia.

Berbicara soal bahasa pemrograman sendiri sebenarnya bahasa pemrograman memiliki tingkatan-tingkatan tergantung dengan kedekatan bahasa pemrograman tersebut dengan mesin komputer. Maka dari itu kita akan mengulas satu demi satu tingkatan-tingkatan yang ada dalam bahasa pemrograman beserta maksud dari tingkatan bahasa itu sendiri.

Tingkatan bahasa perograman berdasarkan kedekatannya terhadap mesin komputer, terdiri dari:

1. Bahasa Tingkat Rendah (Low Level Language)

Bahasa tingkat rendah dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu bahasa mesin dan bahasa rakitan. Untuk informasi secara rinci tentang bahasa mesin dan bahasa rakitan, kita dapat melihat informasi di bawah ini.

  • Bahasa Mesin
    Bahasa mesin atau Machine Language atau bisa pula disebut kode mesin ini merupakan kumpulan perintah atau instruksi standar yang akan dikelola langsung oleh prosesor komputer. Bahasa mesin sendiri merupakan tingkatan bahasa yang paling rendah diantara tingkatan bahasa yang lain dan bahasa ini adalah bahasa yang “dipahami” oleh mesin komputer sehingga proses pelaksanaannya lebih cepat. Bahasa mesin biasanya digunakan sebagai kompilasi pada bahasa pemrograman lain yang tingkatannya lebih tinggi. Perintah yang dipakai dalam bahasa mesin merupakan perintah dengan kode binner yang terdiri dari dua angka (0 dan 1). Contoh kode binner 01000001

  • Bahasa Rakitan
    Bahasa rakitan atau umumnya dikenal dengan Assembly merupakan bahasa pemrograman tingkat rendah yang memberikan instruksi atau perintah pada komputer dengan kode-kode yang singkat (Mnemonic Code). Assembly sendiri biasanya digunakan dalam pemrograman komputer, pengendali mikro, mikroprosesor, dan perangkat lainnya yang dapat diprogram. Bahasa rakitan merupakan representasi atas bahasa mesin yang mulai menggunakan simbol-simbol agar lebih mudah dipahami oleh manusia. Berikut merupakan contoh dari kode mnemonic (Mnemonic Code), antara lain SUB, JMP, CMP, LOOP, dan sebagainya.

2. Bahasa Tingkat Menengah (Middle Level Language)

Bahasa tingkat menengah atau Middle Level Language merupakan tingakatan bahasa yang memakai campuran perintah atau instruksi dalam bentuk kode-kode yang diambil dari kata-kata manusia atau bisa juga berupa simbolik, sehingga tingkatan bahasa ini sudah mulai dipahami oleh manusia. Selain itu alasan tingkatan ini disebut tingkat menengah, itu karena bahasa tingkat ini mampu masuk ke dalam bahasa tingkat rendah dan bahasa tingkat tinggi. Contoh instruksi atau perintah simbolik dalam bahasa tingkat menengah, antara lain && (simbol untuk perintah dan), || (simbol untuk perintah atau), dan sebagainya.

3. Bahasa Tingkat Tinggi (High Level Language)

Bahasa Tingkat Tinggi atau dalam istilah bahasa Inggris biasa disebut High Level Language merupakan bahasa yang mengandung sekumpulan perintah atau instruksi yang diambil dari unsur-unsur kata dalam bahasa manusia, kurang lebih sama dengan bahasa tingkat menengah. Jadi baik bahasa tingkat menengah ataupun bahasa tingkat tinggi sudah mampu dipahami oleh manusia, itulah yang juga merupakan kelebihan dari bahasa tingkat tinggi. Selain itu bahasa tingkat tinggi merupakan bahasa yang dengan mudah bisa diperbaharui dan bahasa tingkat tinggi mampu berjalan pada berbagai mesin komputer dengan berbagai sistem operasi. Contoh kode dalam bahasa tingkat tinggi yang diambil dari kata-kata manusia, antara lain if, for, while, switch, array, and, or, dan lan-lain

source:
http://starfirm.blogspot.co.id/2013/08/3-tingkatan-bahasa-pemrograman.htmlhttp://3.bp.blogspot.com