Mengapa air panas/mendidih lebih cepat beku dibandingkan air dingin?


(Dictio Community) #1

Ketika kita meletakkan air panas/air mendidih kedalam freezer, mengapa air panas tersebut lebih cepat membeku dibandingkan air dingin?


(Rizcy Cahyo) #2

Hal ini dikenal dengan fenomena Mpemba. Secara singkat, mengapa air panas lebih cepat membeku dari pada air dingin adalah dikarenakan adanya gaya pembalik yang dipengaruhi suhu dingin terhadap air panas maupun air dingin. Seperti yang kita tahu, bahwa molekul pada air adalah H2O yang saling terikat.

Ketika air berada pada suhu panas, molekul atom pada air akan bergerak cepat ke segala arah.

Namun ketika air berada pada suhu dingin, molekul atom pada air akan bergerak lebih lamban.

Lalu penyebab yang menyebabkan bahwa air panas lebih cepat membeku adalah adanya gaya pembalik yang lebih kuat yang dilakukan oleh suhu dingin terhadap air panas. Gaya pembalik tersebut terjadi pada sebuah “tali pengikat” atau biasa disebut dengan pengikat kovalen yang mengikat kedua atom ini. Pengikat kovalen memiliki sifat elastis. Jika kita mengambil sebuah karet dan memanjangkannya, gaya pembalik pada karet tersebut akan lebih besar dan lebih cepat. Logika sederhana tersebut juga dapat diterapkan pada kasus ini. Pada gambar pertama, pengikat hidrogen pada air dingin cenderung lebih pendek ketimbang pengikat hidrogen pada suhu panas. Karena pengikat kovalen pada air bersuhu panas, akan kehilangan sebagian energinya yang disebabkan oleh suhu dingin, dan menyebabkan “tali pengikat” antara atom H dan O menjadi lebih pendek secara cepat.

Hal ini lah yang menyebabkan ketika air panas dilempar ke udara yang bersuhu dingin, air tersebut akan langsung menjadi bongkahan es atau berupa salju.