Max Ventilla : Ex-Googler, CEO & Founder AltSchool

Source : Forbes

Biografi, Max Ventilla


Pekerjaan
Chief Executive Officer, AltSchool

Afiliasi Lainnya

  • Aardvark
  • Krypteian Systems Ltd.

Tempat dan Tanggal Lahir
New York, Maret 1980

Kewarganegaraan
Amerika Serikat

Pendidikan

  • Master of Bussiness Administration, Yale University - Yale School of Management
  • Bachelor of Science, Yale University
  • Phillips Academy, Andover
  • Buckley School

Riwayat Hidup


Max Ventilla lahir pada tahun 1980. Pada tahun 1985 hingga 1994, ia bersekolah di Buckley School. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di Phillips Academy, Andover hingga tahun 1998. Ia mengambil gelar Bachelor of Science bidang Fisika dan Matematika di Yale University pada tahun 1998 hingga 2002. Kemudian ia melanjutkan gelar masternya di Yale University – Yale School of Management dengan gelar Master of Business Administration di bidang Strategi dan keuangan. Kini ia telah menikah dengan Jenny Stefanotti dan dikaruniai dua orang anak. Ia bertempat tinggal di Silicon Valley, San Francisco, Amerika Serikat.

Riwayat Karier


Pada tahun 1999, Max bekerja di World Bank sebagai Project Assistant namun hanya berlangsung selama enam bulan sejak Juni 1999 hingga Desember 1999. Kala itu, Max masih berkuliah di Yale University. Kemudian ia mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Krypteian Systems. Ltd, dimana ia menjabat sebagai CEO. Perusahaan tersebut merekrut 10 orang pegawai full-time dan Max bertugas untuk mengawasi desain algoritma yang dibuat.

Pada tahun 2002, ia bekerja sebagai Associate Fund Manager di MM&M LLP. Lalu, ia bekerja di Trader Classified Media sebagai VP, Business Development. Di perusahaan tersebut ia bertugas untuk mengkoordinasikan regional pusat untuk pengembangan Internet, standarisasi optimasi search-engine dan fokus terhadap penawaran real estate di web. Max bekerja di Trader Classified Media selama 2 tahun 5 bulan yaitu hingga September 2005.

Kemudian Max melanjutkan kariernya di Google sebagai Senior Associate. Max bekerja sebagai Senior Associate hingga bulan Agustus 2007. Setelah itu, ia mendirikan sebuah perusahaan bernama Aardvark dan menjabat sebagai Zoo Director. Perusahaan tersebut (vark.com) didirikan untuk menghubungkan orang secara real time kepada orang yang tepat secara luas dalam jaringan sosial maupun professional. Namun, Aardvark diakuisisi Google di awal tahun 2010.

Pada Februari 2010, Max bekerja di Google sebagai Senior Product Manager dan ia merupakan salah satu dari enam orang pertama yang bekerja di Google+. Ia juga membangun dan memimpin berbagai kerja tim pada aspek lintas Google seperti Google’s unified header, multi-user sign-in dan notifikasi user. Kemudian pada Agustus 2011 ia menjabat sebagai Head of Personalization di Google. Max merekrut tim awal mengembangkan tim tersebut hingga lebih dari sepuluh kali lipat selama 18 bulan. Ia juga bertugas untuk membangun infrastruktur baru yang besar untuk menghubungkan user-experience di semua produk utama dan untuk mendukung penawaran terhadap pengguna baru yaitu, Google Now.

Namun, di tahun 2013 ia memutuskan untuk mendirikan sebuah start-up bidang pendidikan yaitu AltSchool. AltSchool menciptakan serangkaian sekolah mikro yang berfokus terhadap Personalized Learning. Max merekrut 15 orang sebagai tim awal dan berkembang hingga enam kali lipat selama 18 bulan, termasuk 14 pegawai Google diantaranya. Di tahun 2016, AltSchool telah membangun enam sekolah di San Francisco, Palo Alto dan Brooklyn.

Fakta-fakta


  • Ia pernah bekerja di World Bank sewaktu ia berkuliah di Yale University pada tahun 1999.

  • Sewaktu bersekolah di Phillips Academy Andover, Max termasuk ke dalam 5% peringkat teratas.

  • Max Ventilla meraih gelar Bachelor of Science in Physics and Mathematics dengan IPK 3.8

  • Ia mendapatkan beasiswa Full Merit-Based Schoolarship sewaktu mengambil gelar masternya di Yale University - Yale School of Management berkat prestasi yang ia raih di jenjang pendidikan sebelumnya.

  • Ia merupakan salah satu pendiri dari Aardvark, sebuah social search-engine yang menghubungkan orang secara real-time secara luas dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan.

  • Google mengakuisisi Aardvark pada tahun 2010 dengan nilai sebesar 50 juta US Dollar.

  • Max Ventilla merupakan salah satu dari enam orang pertama yang bekerja di Google+.

  • Ia dan istrinya, Jenny Stefanotti sama-sama pernah bekerja di Google.

  • AltSchool, start-up bidang pendidikan yang ia dirikan telah membangun enam sekolah di San Francisco, Palo Alto dan Brooklyn di tahun 2016.

  • AltSchool memperkerjakan 14 orang pegawai Google.

Beberapa Paten


  1. Social search engine[1]

  2. Online Word-of-Mouth Marketing of a Web Service Using Personalized Invitations via a Status Messaging Service[2]

  3. Affiliate linking[3]

  4. User generated advertising[4]

Quotes


“People who don’t have resources aren’t having the same experience as people who do have them" - Max Ventilla

“If a time traveler came back from the early 1900s and looked at schools, they would look relatively the same.” - Max Ventilla

“If you don’t pick your preschool right, your child will be penniless and alone at 30” - Max Ventilla

“The world in which my daughter is growing up is really different from the world I grew up in” - Max Ventilla


Referensi

Max Ventilla, seseorang yang patut diberikan sebuah penghargaan atas apa yang telah ia lakukan. Max merupakan karyawan di sebuah perusahaan ternama yaitu Google dan ia pun menjadi salah satu orang yang berpengaruh didalam berkembangnya Google+. Namun, di tahun 2013 ia memutuskan untuk meninggalkan Google dan kembali meraih apa yang ingin dia lakukan yaitu kembali ke akar kewirausahaannya dengan mendirikan AltSchool. Max Ventilla mendirikan AltSchool dengan tujuan ingin menata kembali dunia pendidikan yang diperuntukan untuk siswa SD dan SMP. AltSchool sendiri menawarkan prinsip bahwa kalau hanya memakai satu sistem maka belum tentu cocok untuk semua murid. Demi menciptakan inovasi, AltSchool menawarkan gaya yang berbeda dalam sistem pembelajarannya. Dengan mengandalkan teknologi untuk menawarkan berbagai alternatif cara belajar dan mengembangkan pelajaran yang secara khusus dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap murid berdasarkan kemampuan mereka.

Untuk mencapai keberhasilannya pun max harus berjuang tanpa kenal apa itu artinya menyerah. Max telah menjual dua startups yang didukung oleh usaha yang berfokus dengan menghubungkan orang-orang. Salah satunya adalah yang baru ia ciptakan adalah Aardvark. Aardvark sendiri merupakan layanan Social Search Sevice yang menghubungkan pengguna tunggal dengan teman-teman yang bisa menjawab pertanyaan antar satu sama lain, juga dikenal dengan pasar pengetahuan. Pengguna mengajukan pertanyaan melalui situs web Aardvark, email atau instant messenger dan Aardvark mengidentifikasi dan memfasilitasi obrolan langsung atau percakapan email dengan satu atau lebih pakar topik di jaringan sosial medianya. Aardvark digunakan untuk mengajukan pertanyaan subjektif yang menurut perkiraan atau rekomendasi manusia. Namun, startups tersebut diakusisi oleh Google pada tahun 2010. Dilihat dari perjalanan max untuk membentuk apa yang dia inginkan yaitu menata dunia pendidikan menjadi lebih baik diperlukan perjuangan yang tentunya tidaklah mudah. Dia membangun dua startups yang pada akhirnya dibeli oleh Google, tapi itu semua dilakukan untuk mencapai apa yang telah ia impikan sejak dahulu kala.

Dalam sebuah wawancara Max Ventilla mengatakan bahwa ia mendanai sendiri perusahaan yang ia bentuk dan merilis beberapa prototip sangat murah untuk diuji coba. Aardvark merupakan prototip ke 6 yang telah ia buat dan hasil dari prototip sebelum Aardvark sangatlah tidak jelas. Begitu ia memiliki Aardvark, max dan timnya terus berusaha mengembangkan Aardvark dengan mengumpulkan benih-benih dan rangkaian seri A sebelum di otomatisasi. Anggapan max adalah setidaknya kami membuktikan bahwa kami sedang membangun barang yang akan bermafaat dan diterima di masyarakat. Setelah ia meninggalkan google dan membangun AltShcool, yang menyediakan sistem pendidikan dimana anak-anak dapat belajar sesuai minat dan bakatnya. Max mengatakan “Saya percaya cara yang tepat untuk mengajar seseorang bukanlah sebagai subjek tapi melalui pendekatan yang tepat,” lanjutnya, “contohnya adalah jika Anda mengajar anak-anak tentang kehidupan akuatik, Anda dapat memasukkan subjek untuk mengajarkan kimia, ekologi, ekonomi, politik dan bahkan budaya”. Dengan didirikannya AltSchool, ia memperkerjakan beberapa mantan sekelompok insinyur Google dan merancang ulang keseluruhan pengalaman sekolah.

Tentunya untuk menjadi seseorang yang hebat diperlukan pengorbanan yang berat. Tekad yang kuat dan impian menjadi salah satu modal untuk tetap bertahan pada jalan yang diinginkan. Max Ventilla memiliki hal ini, ia telah mendapatkan perusahaan yang menjadi raja di dunia internet. Namun, dia meninggalkannya dan tetap berfokus pada jalannya. Itu merupakan hal yang sangat sulit dilakukan dan tidak semua orang berani ataupun mau melakukan hal tersebut. Dengan modal tersebut, dia dapat mendirikan perusahaan yang ia inginkan dan tentunya sangat bermanfaat untuk banyak orang. Dengan kemampuannya, ia membangun Aardvark yang pada akhirnya dijual. Namun, itu menjadi salah satu langkah untuk meraih impiannya yaitu membangun AltSchool. Dedikasinya sangatlah kuat untuk mencapai impiannya dan menjadikan dirinya seseorang yang patut dicontoh akan keberhasilan maupun langkah-langkah yang ia tempuh untuk mecapai keberhasilan. Tentunya pengalaman Max tidak dimiliki oleh semua orang. Namun, pengalamannya dapat kita jadikan contoh bahwa sikap yang ia tunjukan merupakan langkah-langkah meraih kesuksesan yang kita inginkan. Kondisi yang ia hadapi tidaklah mulus, melainkan jatuh bangun, tapi itu merupakan modal yang sangatlah berharga, karena dengan kesalahan kita dapat mengetahui kekurangan diri kita dan menjadi lebih baik dikedepannya dan max menerapkan hal itu dalam perjalanan hidupnya hingga pada akhirnya ia menjadi Founder dari AltSchool.

Quotes :
People who don’t have resources aren’t having the same experience as people who do have them" - Max Ventilla

If you don’t pick your preschool right, your child will be penniless and alone at 30” - Max Ventilla

If the purpose of school is to prepare kids for the future, and future is changing faster and faster, then school need to change faster and faster” - Max Ventilla

Source :


https://www.linkedin.com/in/ventilla/?trk=public-profile-join-page

Max Ventilla mendirikan Aardvark, yang diakui oleh Google pada tahun 2010. Sebelum memulai Aardvark, ia pernah bekerja di Google, mengerjakan operasi bisnis dan strategi. Setelah itu , ia menjadi satu dari enam orang pertama yang bekerja di Google+ dan memimpin berbagai tim yang mengerjakan komponen lintas Google. Setelah meluncurkan G+, ia mengerjakan rancangan ulang seluruh perusahaan dan kemudian memulai sebuah tim yang berfokus pada personalisasi lintas Google. Secara keseluruhan, ia mengembangkan sejumlah tim teknik besar dari nol untuk mengerjakan infrastruktur global dalam skala yang lebih besar dibandingkan semua hal yang telah dikembangkan oleh perusahaan manapun (jutaan QPS, miliaran pengguna, dan ratusan miliar tayangan halaman setiap hari).

Pada tahun 2013, ia meninggalkan Google dan kembali ke akar kewirausahaannya untuk memulai AltSchool. AltSchool adalah sebuah sekolah yang mempunyai prinsip pertama untuk memikirkan kembali bagaimana pendidikan dapat melayani keluarga di era modern. Ia semakin termotivasi untuk mengatasi masalah impor sosial dan membangun tim besar yang berkembang pesat. Saat mengerjakan startupnya sendiri, ia terus berinvestasi dengan kecepatan sekitar satu tahap awal perusahaan sebulan. Banyak pemula yang pernah bekerja dengannya telah berkembang ke tahap berikutnya (misalnya, Wavii, Movity, Lookflow, Black Drumm, Hipster, Livestar, Stem, dan Evo).

Sebelum bergabung dengan SF di tahun 2006, ia membuat database untuk Bank Dunia sebelum mendirikan perusahaan perangkat lunak. Max Ventilla mengambil jurusan fisika & matematika di Yale sebelum masuk langsung ke program MBA Yale. Selama bersekolah bisnis, ia menghabiskan dua setengah tahun bekerja menjadi CEO sebuah bisnis media rahasia senilai $ 2 miliar, meningkatkan pembiayaan dan melakukan M & A internasional sebelum beralih untuk memimpin pengembangan bisnis online.

Pengalaman Max Ventilla :

  1. Kepala dan CEO AltSchool
    Max Ventila meciptakan sekolah yang memberikan pendidikan yang sangat dipersonalisasi tanpa menggunakan pembelajaran di layar. Ia juga merekrut tim awal 15 dan tim yang ttelah berkembang lebih dari enam kali lipat selama 18 bulan menjadi 100 orang, termasuk 14 karyawan Google dengan masa kerja gabungan lebih dari 70 tahun.

  2. Kepala Personalisasi Google
    Max Ventilla membangun infrastruktur baru yang besar untuk menghubungkan pengalaman pengguna yang masuk dalam semua produk utama dan untuk mendukung penawaran pengguna baru yang signifikan (misalnya, Google Now). Dan membantu menegosiasikan iterasi hukum dan kebijakan Google seputar privasi melalui kombinasi desain berbasis pengguna dan peningkatan backend dalam skala besar.

  3. Sr. Product Manager Google
    Max Ventilla memimpin berbagai tim yang mengerjakan aspek Google G + silang (misalnya, header terpadu Google, multi pengguna, pemberitahuan pengguna). Ia juga memimpin berbagai prakarsa yang terkait dengan perancangan ulang semua Googlewide 2011 untuk semua produk utama.

  4. Direktur pendiri Aardvark
    (vark.com) dibangun dan disusun untuk menghubungkan orang secara real time ke orang yang dalam jaringan sosial. Tim yang ia rekrut lebih dari 25 insinyur, ilmuwan riset, perancang, dan teknisi. ops profesional. Selain itu, Max Ventilla dipilih sebagai salah satu pengusaha teknologi muda Business Week di tahun 2009.

  5. Pendiri dan CEO Krypteian System Ltd.
    Max Ventilla mendirikan kemitraan dengan Grup Monitor dan mendapatkan lebih dari $ 700.000 untuk pembiayaan. Ia merekrut 10 pegawai tetap dan mengawasi rancangan algoritma yang sedang berjalan. Dan juga ia membantu menegosiasikan penjualan Krypteian tahun 2001 dan membantu transfer pengetahuan.

Quotes :

“If the purpose of school is to prepare kids for the future, and the future changing faster and faster, then schools need to change faster and faster” – Max Ventilla

Sumber :

https://www.linkedin.com/in/ventilla/

Max Ventilla CEO and CO-Founder AltSchool

Max Ventilla mendirikan Aardvark diakui google Tahun 2010,sebelum itu terjadi Max adalah seorang karyawan di perusahaan Google ia dalah salah satu orang berpengaruh disalah satu google apps yaitu Google+ tetapi,tahun 2013 ia mengundurkan diri dari gooogle dan kembali mengejar mimpinya yaitu kembali ke dasar kewirausahaan dengan mendirikanya AltSchool

AltSchool adalah sebuah sekolah yang mempunyai prinsip pertama untuk memikirkan kembali bagaimana pendidikan dapat melayani keluarga di era modern. Ia semakin termotivasi untuk mengatasi masalah impor sosial dan membangun tim besar yang berkembang pesat. Saat mengerjakan startupnya sendiri, ia terus berinvestasi dengan kecepatan sekitar satu tahap awal perusahaan sebulan. Banyak pemula yang pernah bekerja dengannya telah berkembang ke tahap berikutnya (misalnya, Wavii, Movity, Lookflow.

Dia juga pernah membuat sebuah database untuk World Bank sebelum mendirikan Perusahaan perangkat lunak.Max ventilla mengambil jurusan fisika dan math lebih dahulu sebelum ke Program MBA Yale,saat bersekolah bisnis ia menghabiskan 2 setengah tahunya dengan bekerja sebagi CEO sebuah bisnis media rahasia senilai $ 2 M,meningkatakan pembiayaan dan melakukan M & A internasional sebelum mendapatkan memimpin pengembangan bisnis Online.

-pernah bekerja di World Bank sewaktu ia berkuliah di Yale University pada tahun 1999.

-Sewaktu bersekolah di Phillips Academy Andover, Max termasuk ke dalam 5% peringkat teratas.

-Max Ventilla meraih gelar Bachelor of Science in Physics and Mathematics dengan IPK 3.8

  • mendapatkan beasiswa Full Merit-Based Schoolarship sewaktu mengambil gelar masternya di Yale University - Yale School of Management berkat prestasi yang ia raih di jenjang pendidikan sebelumnya.

  • merupakan salah satu pendiri dari Aardvark, sebuah social search-engine yang menghubungkan orang secara real-time secara luas dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan.

QUOTES:
“If a time traveler came back from the early 1900s and looked at schools, they would look relatively the same.” - Max Ventilla

Paten

  • Social search engine[1]
  • Online Word-of-Mouth Marketing of a Web Service Using Personalized Invitations via a Status Messaging Service[2]
  • Affiliate linking[3]
  • User generated advertising[4]

https://www.linkedin.com/in/ventilla/



https://www.forbes.com/sites/alexkonrad/2015/05/04/altschool-takes-on-classroom-learning/#7f2e4b304cbf