MATERI 4 Masa Dewasa

Materi 4 Masa Dewasa

Seorang remaja yang sudah menginjak usia 18 tidak lagi disebut remaja, individu dengan rentang usia 18 hingga 25 memasuki fase perkembangan dewasa awal/ early adulthood.

Pada fase dewasa menengah, terjadi perubahan yang seimbang antara faktor biologis dan sosial budaya. Seorang individu mulai memasuki fase ini pada usia 40 hingga 45 tahun dan berakhir pada usia 60 hingga 65 tahun.

4.1 Perkembangan dan Perubahan Secara Fisik

Dewasa Awal : puncak performansi fisik seseorang biasanya tercapai pada usia 19 hingga 26 tahun. Seringkali setelah melalui fase dewasa awal, individu mulai mengalami tanda-tanda penurunan pada kinerja fisiknya.

Dewasa Tengah : perubahan fisik pada fase ini terjadi secara bertahap. Faktor genetis dan pola hidup memegang peran penting pada kemunculan penyakit-penyakit kronis. Pada fase ini juga individu akan mulai berkeriput, tinggi badan berkurang dan berat badan bertambah, dan berkurangnya fungsi pada persendian dan tulang, penglihatan dan pendengaran serta sistem kardiovaskular.

4.2 Perkembangan Pada Aspek Kognitif

Dewasa Awal : pada fase ini individu mencapai kemampuan untuk berfikir lebih realistis dan pragmatis.

Dewasa Tengah : berdasarkan teori Cattell-Horn-Carroll, saat individu menginjak fase menengah ini, crystallized intelligence terus meningkat sedangkan fluid intelligence mulai menurun. Apa itu crystallized intelligence (GC) dan fluid intelligence (GF)? GC terkait dengan kemampuan menggunakan informasi umum untuk mempertimbangkan sesuatu dan memecahkan masalah. Sedangkan GF berkaitan dengan kemampuan untuk mengembangkan teknik pemecahan masalah yang baru dan beda dari teknik sebelumnya.

4.3 Perkembangan Pada Aspek Sosioemosional

Dewasa Awal : pada fase ini, cinta memiliki peran penting pada kehidupan individu. Pada fase ini individu memiliki berbagai macam bentuk gaya hidup, sebagian memilih untuk melajang, sebagian memilih menikah, sebagian sudah melalui perceraian atau menikah lagi.

Dewasa Tengah : pada fase ini, individu memiliki beragam bentuk hubungan dengan orang-orang terdekatnya.

  1. Pada hubungan percintaan dan pernikahan, mulai tercipta hubungan yang penuh kasih sayang. Menurut penelitian, perceraian tidak banyak terjadi pada fase ini. Mayoritas populasi yang menikah dan tengah berada pada fase dewasa menengah ini mengaku pernikahannya dalam kondisi yang sangat baik─ hingga sempurna.

  2. Grandparenting , terdapat peran dan cara yang bervariasi dalam menjalani hubungan sebagai kakek dan nenek. Secara umum, nenek lebih banyak menghabiskan waktu dengan cucu-nya daripada kakek. Pada beberapa kasus, terjadinya peningkatan perceraian pada golongan dewasa awal menciptakan gaya hidup dimana cucu tinggal dengan nenek dan kakeknya, sedangkan orangtua dari cucu tersebut akan sibuk mencari penghidupan di luar rumah, fungsi nenek dan kakek sebagai supervisor pertumbuhan anak.

  3. Hubungan antargenerasi, generasi dewasa menengah ini umunya disebut generasi sandwich . Apa itu generasi sandwich? Generasi sandwich adalah kelompok individu yang secara bersamaan memberikan perawatan, dan mendukung secara finansial untuk generasi yang lebih muda (anak) dan lebih tua (orangtua).

4.4 Masa Transisional : Transisi kehidupan masa SMA ke perkuliahan

Pergerakan dan perubahan kehidupan seorang individu dari masa SMA ke perkuliahan memiliki dampak positif dan negatif. Walaupun mereka akan merasa lebih seperti orang dewasa karena pada fase ini sebagian besar individu sudah memiliki otoritas mandiri terhadap dirinya masing-masing dan memiliki tuntutan akademik yang harus dipenuhi, sebagian besar individu dewasa muda ini juga merasa perubahan ini memberikan mereka tekanan yang besar. Hal ini terjadi karena kelompok usia ini harus merasakan menjadi kelompok yang paling muda dan tidak memiliki kekuatan dan kekuasaan, padahal pada fase sebelumnya mereka adalah kelompok yang paling tua sehingga memiliki kekuatan dan kekuasaan terhadap kontrol di lingkungan.