Materi 1: Mengenal Apa itu Komunikasi

A. Pengertian Komunikasi

Komunikasi memiliki peran penting dalam dunia ini. Komunikasi
bahkan sanggup untuk menyentuh segala aspek kehidupan. Manusia
sebagai makhluk social, hanya dapat hidup berkembang dan
berperan sebagai manusia dengan berhubungan dan bekerja sama dengan
manusia lain dengan cara komunikasi. Hampir sebagian besar kegiatan
manusia selalu berkaitan dengan komunikasi. Semuanya membutuhkan
komunikasi.

Menurut Miller komunikasi berarti informasi disampaikan dari satu tempat ke
tempat lain. Clevenger (1959) Komunikasi adalah istilah yang berkaitan
dengan semua proses berbagi informasi yang dinamis.

Komunikasi adalah proses sosial dimana individu-individu menggunakan
simbol-simbol untuk menciptakan dan menginterpretasikan makna dalam
lingkungan mereka. Komunikasi merupakan proses memberi dan
menerima berbagai makna diantara dua orang.

Komunikasi adalah usaha penyampaian pesan antar sesama manusia. Proses
komunikasi memiliki beberapa unsur, yaitu: pengirim pesan (komunikator);
penerima pesan (komunikan); saluran/media; pesan itu sendiri; timbal balik
terhadap pesan yang diterima. Hal ini sesuai dengan apa yang dibuat oleh
David K. Berlo ditahun 1960-an yang membuat formula komunikasi yang
dikenal dengan “SMCR”, yaitu Source (pengirim), Message (pesan), Channel
(saluran media) dan Receiver (penerima).

B. Tujuan Komunikasi

1. Memberikan Informasi

Salah satu tujuan komunikasi yang paling dasar adalah memberikan suatu informasi kepada target audiens kita. Sebagai contoh, tim Human Resource (HRD) memiliki tujuan komunikasi untuk menyampaikan informasi baru terkait peraturan dan kebijakan baru kepada seluruh karyawan di dalam organisasi atau perusahaan. Tanpa komunikasi yang baik, tentunya karyawan tidak akan tahu apa-apa tentang kebijakan baru di perusahaan tersebut, bukan?

2. Meyakinkan atau Membujuk Seseorang dan Kelompok.

Tujuan komunikasi yang kedua adalah mengubah pola pikir dari target audiens kita tentang suatu hal. Bagaimana contohnya? Jika 40% orang-orang di dalam organisasi atau perusahaan rekan pembaca berpikir bahwa strategi di dalam perusahaan adalah kebijakan yang irasional (tidak masuk akal), maka disinilah tujuan komunikasi harus memainkan perannya. Para pemimpin atau staf Human Resource harus bisa mencapai tujuan komunikasinya dengan sangat baik, yaitu berhasil dalam membujuk atau meyakinkan 40% karyawan lainnya bahwa kebijakan tersebut hadir demi kebaikan kita semua.

3. Menyampaikan Emosi.

Setiap manusia memiliki sisi emosional di dalam dirinya, baik itu terkait dengan kesedihan, marah, rasa bahagia, ketakutan, dan lain sebagainya. Melalui komunikasi inilah seseorang bertujuan untuk menyampaikan emosi kepada orang lain. Beberapa contoh diantaranya seperti, menceritakan kisah lucu sehingga orang lain juga bisa ikut tertawa, menghibur orang lain dan menyampaikan rasa empati kepada orang yang sedang terkena musibah.

4. Mempengaruhi Orang Lain.

Sikap mempengaruhi akan membuat orang lain mengubah tindakan atau aksi yang mereka lakukan. Bagaimana contoh tujuan komunikasi ini dalam dunia kerja? Sebagai contoh, seorang tim marketing ketika bertemu dengan klien harus melakukan komunikasi yang baik yaitu, berusaha mempengaruhi klien untuk membeli produk atau layanan jasa mereka melalui presentasi bisnis yang baik.

5. Menyampaikan Persepsi.

Apa yang dimaksud dengan persepsi? Persepsi adalah suatu ide, emosi atau pemikiran yang tidak terlalu kuat, namun dapat mempengaruhi sikap dan tindakan seseorang. Dalam kehidupan pekerjaan, seorang pemimpin dapat menyampaikan persepsinya kepada anggota tim, begitu juga sebaliknya. Dalam hal ini, kegiatan komunikasi bertujuan untuk menjalin hubungan yang baik antara satu individu dengan individu lainnya, sehingga setiap orang akan mampu memahami persepsi orang lain.

6. Menangkap Wawasan (Ilmu Pengetahuan) dengan Baik.

Komunikasi bertujuan untuk mempermudah individu dalam menangkap wawasan dan ilmu pengetahuan dengan lebih cepat. Bagaimana contohnya? Menyampaikan wawasan tersebut melalui, dokumen, media dan presentasi. Dengan cara ini, orang lain akan jauh lebih mudah dalam melihat dan memahami data-data yang disampaikan oleh pengirim pesan (presenter).

7. Pengembangan Wawasan (Ilmu Pengetahuan).

Salah satu tujuan komunikasi adalah membantu kita dalam mengembangkan wawasan atau ilmu pengetahuan baru. Misalnya, tim marketing dalam perusahaan Anda sedang mengalami kesulitan untuk memecahkan tantangan baru dalam bidang customer service.

Nah melalui sebuah seminar, seluruh anggota tim marketing dapat menyampaikan kesulitannya dalam membangun kualitas customer service yang baik, sehingga mereka dapat memahami pendekatan baru berdasarkan pengalaman yang dimiliki.

8. Mengembangkan Talenta Baru.

Komunikasi bertujuan untuk membantu kita dalam melakukan pengembangan diri terutama dalam hal keterampilan atau talenta. Misalnya, seseorang ingin mengembangkan talenta di dalam dirinya untuk menjadi seorang ahli di dalam public speaking atau menjadi pendengar yang baik. Ketika individu tersebut berhasil melakukannya, maka ini mengindikasikan bahwa dirinya telah berhasil mencapai tujuan komunikasi yang diharapkan.

9. Penggunaan Wawasan (Ilmu Pengetahuan).

Tujuan komunikasi ini membuat seseorang benar-benar menggunakan wawasan, pesan dan informasi yang dimilikinya dalam kehidupan sehari-hari. Maksudnya, bagaimana seseorang benar-benar menerapkan wawasan dan keterampilannya ke dalam kehidupan nyata. Misalnya, selama ini kita hanya membaca buku. Tapi, kita juga perlu menyampaikan nilai-nilai positif yang terkandung di dalam buku tersebut kepada orang lain. Dengan begitu, tujuan komunikasi yang ditargetkan dapat terimplementasikan secara baik.

10. Mentransfer Wawasan (Ilmu Pengetahuan) kepada Orang Lain.

Komunikasi bertujuan agar kita lebih mudah dalam mentransfer atau menyampaikan ilmu dan wawasan yang dimiliki kepada orang lain. Komunikasi ini bisa dilakukan dengan cara bercerita tentang sejarah perusahaan di depan peserta pelatihan atau menulis buku dan jurnal yang nantinya akan dibaca oleh orang banyak. Tanpa komunikasi, orang akan sulit untuk menyebarkan ilmu pengetahuan yang mereka pahami.

11. Pendidikan dan Pelatihan

Tujuan komunikasi juga bisa membantu kita dalam memaksimalkan kualitas pendidikan dan pelatihan (education and training).

Komunikasi bertujuan untuk mendukung pendidikan dan pelatihan, karena hal ini merupakan gabungan antara mentransfer wawasan dengan mengembangkan talenta baru. Jadi melalui pendidikan dan pelatihan, kita bukan hanya mendapatkan ilmu baru, namun juga talenta atau keterampilan baru. Misalnya, seorang lulusan teknik yang sangat introvert belajar untuk berbicara di depan umum (public speaking). Sampai akhirnya dia berhasil menjadi seorang yang terampil dalam public speaking.

C. Macam-Macam Komunikasi

  1. Komunikasi berdasarkan cara penyampaiannya terdiri dari dua yaitu komunikasi verbal dan komunikasi tertulis.
  2. Komunikasi berdasarkan maksud. Contohnya seperti komunikasi pidato, pemberian saran atau trik, memberikan perintah, memberikan ceramah dan wawancara.
  3. Komunikasi berdasarkan ruang lingkup ada dua, yaitu komunikasi internal dan komunikasi eksternal
  4. Komunikasi berdasarkan aliran informasi

D. Fungsi Komunikasi

  • Sebagai Alat Kendali

Komunikasi berfungsi sebagai alat untuk mengendalikan dan mengontrol emosi pada diri. Jadi fungsi komunikasi disini bertujuan untuk mengontrol individu atau kelompok dengan cara membuat aturan yang harus dipatuhi dan ditaati.

Komunikasi sebenarnya bersifat persuasif. Oleh kerana itu tujuan dari sebuah komunikasi adalah untuk meningkatkan sebuah dorongan atau motivasi kepada seseorang untuk melakukan sesuatu kegiatan yang bersifat positif. Jadi komunikasi bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada individu atau kelompok untuk diraih dalam kehidupan untuk memotivasi seseorang.

  • Sebagai Ungkapan Emosional

Fungsi komunikasi selanjutnya adalah sebagai ungkapan emosional, maksudnya komunikasi sebagai ungkapan adalah sebuah perasaan yang ada pada diri seseorang yang akan diungkapkan kepada orang lain dengan cara berkomunikasi secara langsung. Biasanya ungkapan ini bisa berupa perasaan senang, marah, kecewa, gembira dan sedih.

Komunikasi dapat dijadikan sebagai alat untuk memberikan informasi yang sedang dibutuhkan oleh individu atau kelompok, sehingga informasi yang didapat akan diproses untuk pengambilan keputusan dengan cara baik.

E. Unsur-unsur Komunikasi

Komunikasi bisa terjadi jika memenuhi beberapa syarat yang menjadi unsur pembentuknya yaitu:

  1. Komunikator, merupakan orang yang menyampaikan pesan ke
    seseorang atau sejumlah orang. [5] Komunikator ini bisa satu orang,
    lebih dari satu atau massa.
  2. Komunikan adalah seseorang yang menerima pesan dari komunikator.
    Peran antara komunikator dan komunikan disini bersifat dinamis,
    dimana mereka bisa bersifat dinamis dalam artian saling bergantian
    dalam memberikan pesan.
  3. Pesan itu sendiri bersifat abstrak. Pesan dapat bersifat konkret bila
    berupa suara, mimik, gerak-gerik, bahasa lisan, dan bahasa
    tulisan. Pesan yang disampaikan oleh pengirim kepada penerima dapat
    dikemas secara verbal atau nonverbal. komunikasi verbal adalah
    penyampaian makna dengan menggunakan kata-kata.