Marketing Public Relation (Materi 7) NEW

Materi 7 : Faktor-faktor Dibutuhkannya Strategi Marketing Public Relation

E-LEARNING DICTIO

Marketing Public Relation

Disusun Oleh : Ayu Retno Puri

Materi 7 : Faktor Dibutuhkannya Strategi Marketing Public Relation

1.1 Peran Marketing Public Relation

Marketing Public Relations (MPR) merupakan proses perencanaan dan pengevaluasian program-program yang merangsang pembelian dan kepuasan konsumen melalui komunikasi mengenai informasi yang dapat dipercaya dan melalui kesan-kesan yang menghubungkan perusahaan dan produknya sesuai dengan kebutuhan, keinginan, perhatian dan kepentingan para konsumen. (Ruslan,2002:p.253)

Peranan Marketing Public Relations dalam upaya mencapai tujuan utama organisasi menurut Rosady Ruslan :

  1. Menumbuhkembangkan kesadaran konsumennya terhadap produk yang tengah diluncurkan itu.
  2. Membangun kepercayaan konsumen terhadap citra perusahaan atau manfaat (benefit) atas produk yang ditawarkan / digunakan
  3. Mendorong antusiasme (sales force) melalui suatu artikel sponsor (advertorial) tentang kegunaan dan manfaat suatu produk.
  4. Menekan biaya promosi iklan komersial, baik di media elektronik maupun media cetak dan sebagainya demi tercapainya efisiensi biaya.
  5. Komitmen untuk meningkatkan pelayanan-pelayanan kepada konsumen, termasuk upaya mengatasi keluhan-keluhan (complain handling) dan lain sebagainya demi tercapainya kepuasan pihak pelanggannya.
  6. Membantu mengkampanyekan peluncuran produk-produk baru dan sekaligus merencanakan perubahan posisi produk yang lama.
  7. Mengkomunikasikan terus menerus melalui media Public Relations (House PR Journal) tentang aktivitas dan program kerja yang berkaitan dengan kepedulian sosial dan lingkungan hidup agar tercapainya publikasi yang positif di mata masyarakat / publik.
  8. Membina dan mempertahankan citra perusahaan atau produk barang dan jasa, baik dari segi kuantitas maupun kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumennya.
  9. Berupaya secara proaktif dalam menghadapi suatu kejadian negatif yang mungkin akan muncul di masa mendatang . (Ruslan, 2002: p.262).

1.1.2 Marketing Objectives

Tujuan pemasaran adalah target yang dapat ditindaklanjuti yang dirancang untuk memberikan tidak hanya arahan secara keseluruhan tetapi juga tindakan yang jelas dan spesifik. * Marketing objectives* adalah tujuan spesifik dan terukur yang dirancang untuk memberikan instruksi dan target. Cara menentukan marketing objectives yaitu :

  • Mengadakan riset pasar untuk mendapatkan informasi bisnis yang sesuai dengankebutuhan dan keinginan konsumennya.

  • Menciptakan produk yang sesuai dari hasil riset pasar tersebut.

  • Menentukan harga produk yang rasional dan kompetetif.

  • Menentukan dan memilih target konsumen (target audience).

  • Merencanakan dan melaksanakan kampanye promosi (pre-project selling) yang akan diluncurkan, serta mampu bersaing di market plance dan cukup menarik (eyes catching) baik segi kemasan, maupun kualitas produk yang ditawarkan terhadap konsumennya.

  • Komitmen terhadap pelayanan purna jual.

Marketing adalah sebuah ide untuk memuaskan keinginan pelanggan dengan menampilkan produk dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya, yang diasosiasikan dengan pembuatan, pendistribusian, dan akhirnya pengkonsumsian produk tersebut

1.2 Faktor Dibutuhkannya Strategi Public Relation

Didalam Marketing Public Relations dalam pelaksanaannya ada factor-faktor yang menyebabkan dipergunakan dan dibutuhkannya taktik dan strategi Marketing Public Relations dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya, Kotler 1993:155 menyebutkan di antara faktor tersebut sebagai berikut :

  1. Meningkatnya biaya promosi periklanan yang tidak seimbang dengan hasil keuntungan yang diperoleh dan keterbatasan tempat.

  2. Persaingan yang ketat dalam promosi dan publikasi, baik melalui media elektronik maupun media cetak dan sebagainya.

  3. Selera konsumen yang cepat mengalami perubahan dalam waktu relatif pendek (tidak loyal) karena banyaknya pilihan atau produk yang ditawarkan di pasar.

  4. Makin menurunnya perhatian atau minat konsumen terhadap tayangan iklan, karena pesan dalam iklan yang kini cenderung berlebihan dan membosankan perhatian konsumennya.

  5. Peranan Marketing Public Relations dalam upaya mencapai tujuan utama organisasi atau perusahaan dalam berkompetisi, secara garis besarnya yaitu :

  6. Menumbuhkan kesadaran konsumennya terhadap produk yang tengah diluncurkan itu.

  7. Membangun kepercayaan konsumen terhadap citra perusahaan atau manfaat (benefit) atas produk yang ditawarkan/digunakan.

  8. Mendorong antusiasme (sales force) melalui suatu artikel sponsor (advertorial) tentang kegunaan dan manfaat suatu produk.

  9. Menekan biaya promosi iklan komersial, baik dimedia elektronik ataupun media cetak dan sebagainya demi tercapainya efisiensi biaya.

  10. Komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, termasuk upaya mengatasi keluhan-keluhan (complaint handling) dan lain sebagainya demi tercapainya kepuasan pihak pelanggan.

  11. Membantu mengkampanyekan peluncuran produk-produk baru sekaligus merencanakan perubahan posisi produk yang lama.

  12. Mengkomunikasikan terus menerus melalui media PR (House PR Journal) tentang aktivitas dan program kerja yang berkaitan dengan sosial dan lingkungan hidup, agar tercapai publikasi yang positif dimata masyarakat/publik.

  13. Membina dan mempertahankan citra perusahaan atau produk barang dan jasa, baik segi kuantitas maupun kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumennya.

  14. Berupaya secara proaktif dalam menghadapi suatu kejadian negatif yang mungkin akan muncul di masa mendatang. Misalnya terjadi krisis kepercayaan, menurunnya citra perusahaan hingga resiko terjadinya krisis manajemen, krisis moneter, krisis multidimensional, dan lain sebagainya.

1.3 Peran Ganda PRO (Public Relation Officer)

Public Relations memiliki peran ganda baik terhadap lembaga maupun organisasi yang diwakili. Pada sisi lain PR harus berhadapan dengan situasi yang kurang menguntungkan seperti opini publik yang kontroversial sehingga menghadapi saat-saat yang paling genting. Public Relations harus mampu menjalankan tugas sebagai manajemen krisis, menciptakan citra yang baik, memulihkan citra pasca krisis dan mempertahankan citra hingga manajemen publikasi. Terdapat 2 peran ganda Public Relation Officer yaitu :

  1. Marketing Publlic Relations untuk mencapai tujuan pemasaran

  2. Corporate Public Relations untuk mencapai tujuan utama dari perusahaan dalam menciptakan identitas dan citra perusahaan yang positif

1.4 Komponen Marketing Public Relation

Ada beberapa komponen yang terdapat pada Marketing Public Relation, yaitu:

Marketing Public Relation Plan Yaitu inti dasar untuk mencapai tujuan yang sesuai dengan perencanaannya

Marketing Public Relation Strategy Yaitu sarana untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut

Marketing Public Relation Tactics Yaitu pelaksanaan program untuk tujuan tersebut.

1.4.1 Landasan acuan untuk pelaksanaan program kerja kehumasan

  • Analisis Situasi

Anda perlu Mempelajari keadaan sekarang, Apa yang sedang terjadi, Siapa yang terlibat, Di mana masalahnya, Kapan masalah mulai muncul, Mengapa terjadi masalah, dan Bagaimana kronologis masalah terjadi.

  • Strategy

Dalam perencanaan strategis dapat diuraikan dalam langkah: Tentukan misi dan tujuan, Mengidentifikasi indikator keberhasilan, Memilih dan menentukan sasaran, Menyiapkan rencana aksi, membuat rancangan Program, Tim kerja, Penjadwalan, merancang Anggaran, Akuntabilitas, Rekonsiliasi, Menetapkan control, Berkomunikasi, dan langkah terakhir yaitu Implementasi.

  • Implementasi

Implementasi yaitu melaksanakan komunikasi kepada: Sasaran yang telah ditetapkan , Pesan yang sesuai dengan rencana, Saluran/media yang tepat, Endorser yang kredibel, Waktu dan tempat yang tepat, Frekuensi yang cukup, dan terakhir Anggaran yang cukup.

  • Evaluasi

Evaluasi teridiri dari:

Mengukur apakah program berjalan sesuai rencana
Tim bekerja dengan maksimal Proses berjalan sesuai rencana Unsur-pendukung memberi kontribusi
Hasil diharapkan dapat diperoleh
Evaluasi dapat dilakukan bila jelas tujuan dan indikator keberhasilan. Karena itu dalam perencanaan harus disiapkan instrumen keberhasilan.
Hasil evaluasi akan memberikan rekomendasi atau tindakan lanjutan yang diperlukan.

Daftar Pustaka

  1. Kotler, Philip., Hermawan Kartajaya. Dan Iwan Setiawan. 2010. Marketing 3.0. From Product to Customers to the Human Spirit. New Jersey: John Wiley &Sons

  2. Ruslan, Rosady. 2008. Kiat Dan Strategi Kampanye Public Relation, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

1 Like

Saya rasa summary-nya nggak perlu. Kalau perlu dimasukkan ke paragraf sebelumnya.

Kedua poin ini tidak dijelaskan lebih lanjut ya kak?


Ini penjelasannya tidak perlu dibuat poin kak. Nanti dihapus saja poinnya. selain itu tiga komponen ini apa ada penjelasan lebih lanjutnya?


Karena bagian di atas menyebutkan langkah-langkah, maka harunsnya poin-poin yang disebutkan berupa kata kalimat aktif. Misalnya membuat rancangan program, merancang anggaran dll


Daftar pustaka jangan lupa diperbaiki

Ini mata kuliah apa ya ? Kok kategorinya masih di e-learning, bukan di mata kuliahnya. Apa belum dibikinkan kategorinya ya hehe…

kalau belum nanti saya bikinkan kategorinya