LGBT Ditinjau dari Perspektif Agama Islam, Hukum Indonesia, Psikologi, dan Hak Asasi Manusia serta Upaya Preventif yang Dapat Dilakukan Orangtua Dengan Pendidikan Islami ( GBQ VII )

LGBT Ditinjau dari Perspektif Agama Islam, Hukum Indonesia,
Psikologi, dan Hak Asasi Manusia serta Upaya Preventif yang Dapat

Dilakukan Orangtua Dengan Pendidikan Islami
Rumaisya Milhan, Gandis Aulia Syahirah
MAN 1 Kota Malang
Icha.milhan11@gmail.com

Abstrak
LGBT adalah singkatan untuk lesbian, gay, biseksual, dan transgender. LGBT
telah menjadi perbincangan masyarakat yang menimbulkan pro dan kontra
bahkan sudah memasuki pembahasan politik. Mayoritas masyarakat Indonesia
yang kontra terhadap permasalahan ini karena alasan agama dan moral,
terutama agama Islam yang secara eksplisit menerangkan dalam Al-Qur’an dan
hadis bahwa LGBT merupakan perbuatan keji dan dilarang. Namun, sama
halnya masyarakat yang kontra memiliki alasan yang jelas begitu pula
masyarakat yang pro terhadap perilaku LGBT. Masyarakat yang pro terhadap
LGBT mengatasnamakan hak asasi manusia atau HAM, dalam hal ini mereka
beralasan bahwa LGBT merupaskan bentuk pengekspresian diri terhadap
perasaan seseorang sehingga harus dilindungi dan merupakan kebebasan yang
dilindungi oleh HAM. Dari sudut pandang psikologi, LGBT merupakan suatu
penyakit atau gangguan jiwa sehingga harus dan dapat disembuhkan. Hal ini
menimbang bahwa LGBT banyak menimbulkan dampak negatif mulai dari
aspek pendidikan, kesejahteraan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat.
Maka dari itu pada penelitian ini penulis mengemukakan pandangannya
terhadap LGBT dan mengulas tentang bagaimana tindakan preventif yang dapat
dilakukan keluarga dalam menanggulangi LGBT.
Kata Kunci : LGBT dalam perspektif agama Islam, hukum Indonesia,
psikologi, dan HAM, faktor penyebab LGBT, dampak LGBT terhadap
kesehatan, pendidikan, dan lingkungan masyarakat, cara pencegahan LGBT
berdasarkan cara Islami