Kondisi fisik anjing anjing maltese

Bagaimana kondisi atau ciri-ciri fisik dari anjig maltese?

unleashed-maltese-owners

Berikut adalah ciri-ciri fisik dari maltese:

Kepala
Ukurannya sedang dan terlihat proposional sesuai dengan ukuran anjingnya. Tengkoraknya sedikit membulat dibagian atas, stopnya sedang. Kupingnya yang turun kebawah terletak agak rendah dan tertutup dengan lebat oleh bulu. Letak matanya tidak terlalu jauh, berwarna sangat hitam dan bulat. Lingkaran matanya memancarkan sinar yang lembut sekaligus ekspresi waspada. Panjang moncongnya sedang. Hidungnya berwarna hitam Giginya harus rata, edge-to edge bite atau scissors bite.

Leher
Panjang leher cukup untuk menyokong kepala.

Tubuh
Kompak (padat, kecil), Tinggi dari withers ke tanah sama dengan panjang dari withers ke pangkal ekor. Tulang bahunya agak sedikit miring. Sikunya terletak dengan baik dan dekat dengan tubuh. Punggungnya sejajar dengan tulang belakang. Tulang iganya terbuka dengan baik. Dadanya cukup dalam, Bagian pinggangnya cukup kuat, dan terletak dengan baik.

Ekor
Ekornya yang panjang dan berbulu terlihat sangat indah dibagian belakang. Ujung ekornya mumbul keatas.

Kaki
Tulang kakinya harus bagus dan kakinya tertutup dengan bulu dengan indah. Kaki depannya lurus, tidak bengkok. Kaki belakangnya kuat dan antara lutut dan pergelangan kakinya membentuk sudut yang baik. Kakinya kecil dan kuat, dengan jari-jari yang berwarna hitam. Bulu yang tidak rata dibagian kaki, sebaiknya di trim agar terlihat lebih rapi.

Bulu dan warna
Trah ini tidak memiliki undercoat. Bulunya panjang, lurus dan berkilau di seluruh bagian tubuh. Rambut bagian atasnya boleh diikat atau dibiarkan begitu saja. Bulunya tidak boleh keriting, atau bertekstur seperti wol. Warnanya putih bersih. Light tan atau warna seperti lemon pada bagian kuping diijinkan, tapi tidak terlalu diinginkan.