Kita bukan milik kita

Kita bukan milik kita

Dalam lorong yang hampa

Pada malam yang tak bernyawa

Bersama pejamku, kujumpa pada alang yang tak bercermin pada suka

Ia membunuh rakus tiap denyut luka

Harta, tahta, rupa

Tidak akan kekal selamanya

Kepada pemilik semesta

Ribuan kapal berlayar tak tau arah

Lengah, terombang ambing nafsu, ilusi fatamorgana

Kita, bukanlah milik kita

Untuk apa kita dicipta

Untuk apa Dia menitipkan nyawa pada raga

Jika bukan untuk menghamba padaNya

Yang menjulang tinggi tidak akan dibawa mati

Kau kejar berlari, bayangnya yang kau dapati

Langkah yang kau cipta, tawa yang kau ruah, tiada guna

Malam menyeka, tangis ruah tumpah

Kehidupan bukanlah perkara harta

Kehidupan bukan pula semata-mata perkara rupa

Ia adalah perkara manfaat

Seberapa banyak yang kita tebar untuk sesama

Ikhlas memberi, mengosongkan pamrih

Pada kalamnya yang mulia,

Sebaik-baik kita adalah yang memberi manfaat untuk sesama

Itulah seutuh-utuhnya manusia