Kisah "The Lovely Girl with Two Apples"

Seorang gadis kecil yang cantik memegang dua buah apel dengan kedua tangannya. Ibunya masuk dan dengan lembut meminta putri kecilnya dengan senyuman, “Sayangku, bisakah kamu memberi ibumu satu dari dua buah apelmu?”

Gadis itu mendongak menatap ibunya selama beberapa detik, lalu tiba-tiba dia menggigit satu apel dengan cepat, lalu cepat-cepat di sisi lain.

Sang ibu merasakan senyum di wajahnya membeku. Dia berusaha keras untuk tidak mengungkapkan kekecewaannya. Kemudian gadis kecil itu menyerahkan salah satu apelnya yang digigit ke ibunya, dan berkata, “Ibu, ini dia. Ini lebih manis.”

Tidak peduli siapa Anda, seberapa berpengalaman Anda, dan seberapa berpengetahuan Anda, jangan mudah menuduh.

Beri orang lain hak istimewa untuk menjelaskan diri mereka sendiri.

Apa pendapat Anda tentang kisah ini?

Sumber:
http://www.pravsworld.com/the-lovely-girl-with-two-apples/

Kisah ini mengajarkan kita untuk tidak menilai seseorang terlalu cepat. Ketika mereka melakukan sesuatu di luar ekspektasi anda, jangan langsung menilai. Biarkan mereka menjelaskan terlebih dahulu alasan mereka melakukan hal tersebut. Bisa jadi mereka melakukan itu untuk kebaikan anda.