© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Kisah Simpleton dan Angsa Emas

Simpleton adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Mereka bertiga adalah tukang kayu. Suatu hari, si sulung pergi ke hutan dan bertemu manusia kerdil.

“Maukah kau membagi makananmu denganku?” tanya manusia kerdil.

“Enak saja, pergi!” usir si sulung.

Keesokan harinya, giliran si anak tengah yang pergi ke hutan. Di hutan dia juga bertemu dengan manusia kerdil.

“Maukah kau membagi makananmu denganku?” tanya manusia kerdil.

“Siapa kau? Enak saja minta makananku. Pergi sana” bentak si anak tengah.

Hari berikutnya, Simpleton yang pergi ke hutan. Di hutan dia bertemu manusia kerdil.

“Kau pasti tidak mau membagi makananmu denganku,” kata manusia kerdil sedih. “Kenapa tidak? Ayo, makanlah bersamaku,” ajak Simpleton.Manusia kerdil itu sangat senang. Mereka berdua pun makan dengan lahap.

Setelah selesai makan, manusia kerdil memberitahu sebuah rahasia pada Simpleton.“Tebanglah pohon pinus besar yang ada di sana. Kau akan menemukan sesuatu yang luar biasa di antara akar pohon itu,” kata manusia kerdil.

Simpleton pun melakukan apa yang disuruh manusia kerdil. Dia pergi ke pohon pinus itu dan menebangnya. Ternyata, Simpleton menemukan seekor angsa emas. Angsa emas itu juga mengeluarkan telur emas. Akhirnya, Simpleton membawa angsa itu pulang. Sejak saat itu, Simpleton menjadi kaya dan hidup bahagia.

Kepribadian yang bisa diambil dari Dongeng Cerita Anak Jerman adalah Senang Berbagi. Berbagilah dengan sesama. Jika kita berbagi, kita akan merasa bahagia. Kita juga tidak akan miskin karena berbagi.

Apa pean moral yang terdapat pada kisah tersebut?

SUMBER :

kalaunya kita mempunyai rezeki yang cukup, kenapa kita tidak berbagi kepada mereka. hidup harus berarti buat banyak orang karena pada saat kita meninggal kita tidak membawa apa-apa hanya satu yang kita bawa yaitu kasih sesama serta amal dan perbuatan baik ,

kalaunya hari ini kita bisa mengamalalkan sesuatu yang baik buat banyak orang kenapa kita harus tunda??

hari ini kita memiliki segalanya namun satu jam kemudian atau besok kota dipanggil sang khalik,
apa yang kita bawa??