© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Kisah inspiratif : Orang Pintar Dan Muridnya

Ada seorang pintar yang tinggal di kota Yorkshire, Inggris. la mempuyai “Kitab Hitam”. Kitab itu berisi

tentang cara memanggil malaikat dan iblis. Kitab itu sangat berbahaya. Karenanya, ia menyimpan buku itu di kamar pribadinya yang selalu dikunci agar aman.

Suatu hari, saat si orang pintar pergi ke kota, si murid masuk ke dalam kamar pribadi sang guru yang kebetulan tidak terkunci. Setelah masuk, ia melihat “Kitab Hitam” di atas meja. la membuka halaman kitab itu.

Tulisannya menggunakan tinta merah. Kalimatnya tidak dimengerti oleh si murid. Tapi, ia tetap mengejanya. Selesai si murid mengeja, tiba-tiba ruangan terisi asap dan halilintar menyambar.

Setelah asap hilang, terlihat sosok menakutkan di depan si murid. la adalah Beelzebub, iblis nomor dua setelah Lucifer. la datang Iangsung dari neraka Jahanam. Ternyata, secara tidak sengaja si murid telah memanggil Beelzebub.

“Berikan aku tugas! Kalau tidak, aku akan mencekikmu,” kata Beelzebub.

Si murid ketakutan. “Si…si…siram bunga itu…!” jawab si murid sekenanya.

Beelzebub Iangsung pergi membawa air dan menyirami bunga di dalam kamar. Beelzebub terus menyiram bunga. Lama-lama, air mulai memenuhi ruangan.

“Cukup! Cukup!” teriak si murid. Tapi, Beelzebub tidak mau berhenti.

Si murid tidak tahu bagaimana cara menghentikan Beelzebub. Air sudah mulai naik sampai dada. Si murid takut jika Beelzebub tidak berhenti, seluruh Yorkshire akan tenggelam.

Sementara itu di kota, si orang pintar teringat belum mengunci kamar pribadinya dan menyimpan “Kitab Hitam” dengan baik. la pun memutuskan kembali. Saat tiba di rumahnya, air sudah setinggi mulut muridnya. la segera membaca mantra untuk mengembalikan Beelzebub ke neraka. Si murid pun meminta maaf atas kebodohannya

Pesan moral :
dengarkan dan patuhi nasihat gurumu. Jangan coba-coba hal yang belum kamu mengerti benar. Ingatlah, kebodohan akan berakibat bencana.

Apa pesan moral yang dapat diambil dari kisah tersebut ?

SUMBER :

Peran guru selain mengajarkan kita berbagai keterampilan hidup serta berbagai nasehat-nasehat agar si murid itu menjadi pribadi ideal di masa mendatang.

Untuk itu, pengaruh seorang guru dan peran besarnya bagi si-murid tidak terlepas dari kemampuan si murid menerima pesan dan juga menerima keadaan guru yang akhirnya akan melahirkan ikatan emosi, antara murid dengan guru.

Jika murid itu menerima keadaan guru dan segala perbuatannya maka di tahun-tahun mendatang, murid itu akan selalu menjadi teman dan kadang-kadang si murid mengirimkan doa dan bantuan ataupun melakukan kunjungan ke rumanhnya. Tujuannya untuk menyambung tali kekerabatan dan juga sebagai bentuk menghormati guru.