Kesalahan yang sering dilakukan saat baru mencoba Skincare Korea

Menggunakan rangakaian produk skincare Korea memang tidak boleh asal. Butuhkan banyak pengetahuan agar bisa memilih produk yang tepat.

1. Asal beli semuanya tanpa tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan

Ini jadi kesalahan pertama yang paling banyak dilakukan oleh yang baru mulai memakai skincare Korea. Ya, seperti yang kamu tahu, skincare Korea memang sangat menggoda. Baik karena kemasannya yang cantik dan cute, warnanya yang menarik atau berbagai manfaat yang dijanjikan hingga yang sedang tren. Tidak aneh kalau kamu jadi mudah tergoda dan akhirnya main beli begitu saja, walau pun sebenarnya kamu belum tentu butuh. Saat dipakai tidak cocok dan akhirnya terbuang.

Untuk menghindarinya, pastikan dulu jenis, masalah dan kondisi kulitmu. Jika sudah tahu baru lah mencari referensi mana kira-kira produk yang paling bagus. Kamu bisa cari berbagai review di blog, termasuk di blog Bukalapak. Setelah itu, coba beli dulu sample atau travel size-nya, jangan langsung membeli yang besar.

Atau jika kamu benar-benar on budget dan bukan tipe orang yang rajin juga punya waktu untuk menggunakan rangkaian skincare yang panjang, kamu bisa coba skincare Korea yang bersifat all in one. Jadi semua kebaikan serum, essence dan pelembap menjadi satu dalam satu produk. Misalnya Mizon Snail Recovery Gel. Atau kamu bisa cek rekomendasi produk skincare Korea all in one di sini.

2. Tidak mencari tahu bahan skincare apa yang sebenarnya tidak cocok untukmu

Kamu sempat membeli beberapa produk dan ternyata tidak cocok, berhenti memakainya, kemudian mencoba-coba produk baru yang lain dan terus begitu selanjutnya. Di sini ada satu kesalahan yang kamu lakukan yaitu tidak mencari tahu sebenarnya bahan apa yang tidak cocok bagi kulitmu, atau yang membuat kulitmu breakout atau iritasi.

Contohnya begini, kamu memakai essence dengan kandungan BHA lalu kulit kamu breakout. Tanpa meneliti lebih lanjut kamu memutuskan untuk berhenti. Lalu kamu mencoba lagi essence baru dengan kanduangan niacinamide dan ternyata kamu breakout lagi, lalu berhenti lagi dan coba lagi yang baru. Kesalahanmu adalah kamu tidak memeriksa kandungan bahan dengan detai dalam produk yang kamu anggap tidak cocok, sehingga terjabak dalam masalah yang sama.

Coba kamu lihat kandungan detail dalam produk skincare yang kamu pakai, misalnya ternyata selama ini dari dua atau tiga essence yang kamu rasa tidak cocok, semuanya sama-sama mengandung salicylic acid. Namun karena bukan bahan utama dan tidak ditonjolkan di Namanya, kamu jadi tidak menyadarinya. Padahal ternyata bahan itulah yang selama ini tidak cocok untuk kulitmu.

Dengan memerhatikan kandungan bahan detainya dan akhirnya tahu bahan apa yang tidak cocok untuk kulitmu, kamu jadi bisa menghindari skincare lain yang mengandung bahan tersebut kan? Jadi kamu tidak akan jatuh ke dalam masalah yang sama.

3. Mencoba beberapa produk baru sekaligus dalam waktu bersamaan dan langsung menilai buruk

Perlu kamu ketahui bahwa kulit wajah beregenerasi atau memperbarui diri setiap 28 dari. Jadi, saat kamu ingin mencoba sebuah produk baru, berikan jangka waktu penggunaan setidaknya selama satu bulan, baru kamu tentukan apakah produk itu bagus dan efektif untuk kamu atau tidak. Dengan catatan, produk tersebut tidak langsung membuat kulitmu breakout atau iritasi ya.

Lalu saat menggunakan sebuah produk baru, jangan juga menggunakan produk baru lainnya. Kalau begitu nanti kamu jadi bingung mana produk yang memberikan efek baik dan mana yang tidak. Jadi gunakan satu per satu selama setidaknya satu bulan, setelah itu beri jeda selama satu hingga dua minggu jika ingin mencoba produk baru, agar terlihat jelas perbedaannya. Dengan begitu, kamu jadi akan lebih mudah dan efektif dalam menentukan mana produk yang cocok untukmu dan mana yang tidak.

Sumber: