Kesalahan yang sering dilakukan dalam pembuatan product roadmap

Membuat sebuah peta jalan produk atau yang lebih sering kita kenal sebagai product roadmap adalah hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Saking sulitnya, kesalahan-kesalahan yang terjadi bahkan melebihi dari apa yang kita duga sebelumnya. Lantas apa saja kesalahan yang sering dilakukan dalam pembuatan product roadmap?

Kegagalan roadmap terjadi lebih sering daripada yang mungkin kita sadari dikarenakan roadmap sangat sulit untuk dibuat dengan benar. Agar efektif, roadmap harus mengakomodir fungsi strategis secara bersamaan, termasuk:

  • Mengomunikasikan strategi dan visi produk dengan jelas
  • Membantu pemilik produk mendapatkan persetujuan pemangku kepentingan untuk melanjutkan pengembangan
  • Memastikan semua tim yang terlibat memahami dan bekerja menuju tujuan strategis
  • Berfungsi sebagai panduan yang membantu di seluruh proses yang dapat dirujuk oleh manajer produk, pengembang, dan tim lainnya dan memastikan mereka masih di jalur

Dari berbagai macam syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah roadmap, inilah beberapa kesalahan-kesalahan yang ‘mungkin’ tidak kita sadari akan membuat roadmap kita mengalami kegagalan.

  1. Roadmap yang dibuat hanya sebatas ‘List of Features’
  2. Roadmap yang dibuat merupakan dokumen statis
  3. Terlalu banyak versi dokumen roadmap
  4. Roadmap yang dibuat sangat detail dan gagal menunjukkan strateginya
  5. Tema dari roadmap tidak memberikan nilai yang tepat
  6. Roadmap yang dibuat tidak realistis

referensi:
https://startupbisnis.com/pentingnya-menjual-visi-dalam-membangun-suatu-perusahaan/
https://www.productplan.com/reasons-product-roadmaps-fail/