Kenapa sih pada punya "Second Account" instagram?

Instagram merupakan platform media sosial yang banyak diminati oleh para penggunanya, dimana kita bisa membagikan berbagai cerita dalam bentuk foto, video, live streaming, dan instastory. Selain digunakan untuk mengabadikan momen, instagram juga menjadi wadah untuk sebagian orang pamer kekayaan, curhat, bahkan untuk berjualan suatu produk.

Normalnya kita memiliki satu account untuk satu orang, namun beberapa orang memilih untuk membuat dua account bahkan lebih. Tidak salah sebenernya untuk membuat beberapa account sosial media baik itu instagram maupun yang lain. Namun terkadang kita kepo, kira-kira apa alasannya orang-orang membuat dua atau lebih account sosial media contohnya instagram? padahal satu saja kan cukup?. Mungkin ada tujuan lain orang membuat beberapa account sosial media, bisa saja second account digunakan untuk spam foto/video, atau bahkan untuk ngestalk mantan? bisa jadi kan ya

Nah, menurut Youdics kira-kira kenapa sih orang-orang membuat second account? apakah kalian juga punya second account?

3 Likes

Second account atau akun alter adalah akun di mana penggunanya bisa sesuka hati mengekspresikan dirinya. Kebalikan dengan main account atau first account, tidak ada standar sempurna sama sekali yang memberatkan seseorang. Banyak alasan sepertinya seseorang mempunyai second akun, seperti saya sendiri membuat second akun untuk hiburan sekedar spam foto hasil-hasil jepretan dan caption gabut saya. Mungkin kebanyakan orang punya second akun untuk stalk mantan atau sekedar berbagi hiburan candaan. Karena saya sendiri berpendapat bahwa first akun itu digunakan untuk keadaan-keadaan yang formal seperti kepentingan kuliah dan semacamnya. Jadi saya membuat second akun itu buat hiburan aja sih tempat berkarya kalau bisa.

1 Like

aku pribadi merupakan pengguna second acc khususnya di instagram. alasan terbesarku untuk membuat 2nd acc karena merasa lebih leluasa dalam memposting atau bercerita sesuatu di akun tersebut. karena followers dari 2nd acc itu adalah orang orang terpilih yang dirasa memiliki kedekatan yang lebih daripada yang lainnya, dan orang orang tersebut juga aku percaya bisa menjadi tempat rahasia kehidupanku. ya walaupun 2nd acc berfungsi untuk menjadi tempatku bebas berekspresi/ bercerita, aku tidak serta merta membuka secara gamblang mengenai apa yang sedang aku lakukan atau yang sedang aku rasakan. karena sebagaimanapun kita percaya pada seseorang, kita tidak bisa mengontrol mereka untuk tetap menjaga rahasia kita.
kalau ditanya kenapa tidak bebas berekspresi juga di first account? yang kita ketahui semua, akun utama yang kita miliki terlalu general. bisa jadi di akun utama itu diikuti oleh rekan kerja, dosen, guru, bahkan keluarga. yang dimana jika kita terlalu bebas berekspresi akan menimbulkan banyak perspektif mengenai diri kita, dan menurutku tidak terlalu nyaman saja jika kita memposting mengenai problematika kehidupan kita jika disaksikan oleh orang-orang yang tidak terlalu mengenal kita secara personal.

Saya sendiri memang punya 2 akun aktif, yang pertama akun yang sering saya gunakan dan memposting apapun di publik, atau biasa saya sebut sebagai main account. Akun kedua, akun yang saya khususkan untuk memposting hal-hal yang lebih privasi dan sistemnya memag saya priivat akunnya. Followers nya pun hanya teman-teman terdekat saya. Kalau di main account saya merasa kurang nyaman aja kalau mau posting hal hal receh karena saya suka banget upload sesuatu yang menurt saya lucu tapi kalau diposting ke publik saya merasa malu hehe. Bahkan untuk posting foto-foto saya sendiri saya masih tidak percaya diri kalau posting di main account jadi saya lebih sering postingnya di second account apalagi yang liat Cuma temen-temen terdekat saya. Jadi saya puas kalau mau curhat, posting hal-hal remeh dan receh, nulis semau saya gitu… Walaupun saya tetap menjaga batasan dalam bermedia sosial di 2nd account saya. Saya nggak pernah posting foto nggak pakai kerudung, karena takutnya orang lain bisa melihat foto saya melalui salah satu akun teman saya di sana. Jadi tetap ada batasan-batasan yang tetap berlaku

1 Like

Setuju banget nih sama tanggapan temen-temen di atas, kalau di second account itu kita bisa menampilkan sesuatu secara lebih leluasa dan berbeda kepada orang-orang dekat kita dibandingkan dengan yang kita bagikan di main account.

Tapi, menurut aku sebagai tambahan second account juga bisa dipakai untuk lebih fokus ke satu hal. Kalau di main account biasanya orang-orang cenderung bertujuan untuk memperluas jejaring dengan saling follow maupun saling like dan share. Nah, sebaliknya di second account ini kita bisa mengikuti akun-akun tertentu saja. Misalnya, nih kita mau fokus belajar bahasa asing tapi kalau di follow pakai main account postingan yang terkait bahasa asing ini kemungkinan besar ya bakal tenggelam, dan… kalau mau buka akun bahasa asing satu-satu cukup ribet. Di sini second account bisa membuat kita fokus dalam improve diri kita tanpa dikira sombong dan sebagainya oleh jejaring kita, karena jejaring ini masih dapat terhubung di main account.
Yah, jadi menurut aku second account ini sangat berguna, baik dalam menampilkan apa yang ingin kita tampilkan maupun melihat hanya apa yang sedang ingin kita lihat, tanpa perlu mengkhawatirkan pandangan orang lain :wink:

Hampir semua aplikasi saya punya second account. Kalo buat game sih biasanya untuk menunjang akun utama kita. Untuk twitter digunakan untuk tempat berkeluh kesah.Untuk instagram sendiri saya punya 3 akun. Akun pertama, saya gunakan sebagai representasi diri saya dengan follow teman-teman dan kerabat. Akun kedua, saya gunakan untuk pengembangan diri seperti follow akun self development, posting twibbon dsb. Dan untuk akun ketiga, buat keperluan stalking hehe.

Orang-orang yang membuat second account biasanya untuk memisahkan keperluan yang berbeda. Seperti saya, saya memiliki 2 akun juga pada aplikasi Instagram . Hal ini dikarenakan untuk memisahkan dan membuatnya lebih rapih saja. Seperti pada main account, saya gunakan untuk berinteraksi dengan teman-teman, keluarga, dan kerabat dekat.

Tetapi, untuk second account saya gunakan untuk mem follow akun-akun informatif seperti volunteer, magang, lembaga kursus, artis-artis yang saya suka, bahkan akun-akun online shop . Yang dimana hal ini perlu saya pisahkan dikarenakan jika tetap digabung dalam satu akun, akun membuat akun saya berantakan sekali, terlebih jika mem follow online shop yang cenderung ramai postingannya, bisa-bisa apa yang perlu saya lihat dari teman-teman saya bisa saja tertumpuk dan terabaikan.

Dan lagi, pada second account biasanya orang-orang cenderung lebih bebas untuk posting apapun yang mereka mau tanpa takut adanya judgement dari teman-teman sekitar. Karena biasanya second account hanya berisikan teman terdekat dan terpercaya atau bahkan tidak adanya sama sekali jadi hanya diisi oleh orang-orang asing yang pastinya tidak akan men judge hidupmu karena mereka tidak melihatnya secara langsung.

Kemarin saya coba tanya ke teman-teman saya kenapa punya second account di Instagram? Mereka menjawab bahwa itu menyenangkan dan memberi kesan bebas. Bebas yang dimaksud adala, mereka bisa upload apapun yang mereka mau tanpa harus mikir keestetikan atau apalah itu hehehe. Mereka juga semakin leluasa untuk mengungkap dan membagikan momen apapun di second account mereka tanpa khawatir untuk dihujat oleh orang - orang yang tidak mereka kenal dengan dekat.

Di second account mereka juga difollow semua teman terdekat mereka yang tentunya punya second account juga. Pokoknya following mereka isinya adalah orang - orang yang sangat mereka percaya dan mereka kenal dengan sangat dekat. Dan yang paling penting adalah, second account harus diprivate atau dikunci alias digembok. Jadi, mereka tidak sembarangan menerima permintaan pertemanan.

Bagaimana nasib first account mereka ?. Mereka merasa setelah punya second account, first account mereka terlupakan, terduakan, dan bahkan ada yang lupa punya first account karena terlalu sering on di second account . Hal ini juga saya rasakan sebagai orang yang hanya punya satu akun dan sudah follow semua first account teman - teman saya jauh sebelum mereka membuat second account . Rasanya beranda saya isinya second account semua hehehe. Bahkan untuk first account sendiri, mereka jarang menggunakannya. Saya terkadang berpikir, first accountnya masih aktif gak ya ? Sepi amat first account nya. Tapi hal itu tidak membuat saya kesal atau bahkan ingin unfollow first account mereka. Saya menghargai keinginan mereka yang ingin berpindah ke second account.

ngomongin tentang second acc, bahasannya menarik sih. Jujur, menurut ku penting sih punya second acc, karena kalau aku pribadi first acc ku bersifat bebas dan umum dan kebetulan juga akun instagram nya bisnis, so second akun merupakan ‘buku diary’ kedua kali ya HEHE. karena memang hanya orang tertentu aja yang bisa akses.

Menurut saya, second account ini bisa berperan macam-macam dalam kehidupan sosial media seseorang. Banyak teman saya, bahkan saya juga mempunyai second akun ini. Tergantung mereka ingin memiliki second account atau tidak. Memiliki juga tidak apa-apa, tidak memiliki juga tidak apa-apa. Ada beberapa peran yang dimiliki oleh second account menurut pengalaman saya :

Pertama, melalui second account kita bisa mengupload momen-momen tanpa perlu memikirkan feeds instagram ataupun memikirkan kata orang lain. Menurut saya, di first account ini perlu untuk memperhatikan feeds instagram seperti apa dan berbagai pertimbangan lainnya.

Kedua, melalui second account ini bisa lebih dekat dengan teman-teman kita. Biasanya teman-teman yang sudah dekat dengan kita juga memiliki second account, jadi kita lebih dekat melalui second account ini salah satunya. Terkadang, masih banyak juga yang membuat kategori close friend pada instagram second account mereka.

Ketiga, menggunakan second account untuk keperluan lainnya. Keperluan tersebut, seperti memfollow akun-akun informasi beasiswa, memfollow artis-artis, stalking juga, upload twibbon, dan berbagai kepentingan lainnya. Mereka yang mempunyai second account biasanya akan jarang membuka first account mereka.

Menarik nih!!..
Kalau menurutku alasan orang membuat second account itu tergantung dari umur. Kalau anak jaman now bikin second account tu biasanya isinya untuk mengekspresikan diri sendiri, ga pake jaim, temenannya sama temen2 deket. Isinya kebanyakan nyampah curhat galau2 gitu. Sedangkan first accountnya yg versi jaim, soalnya disitu temenannya sama orgtuanya & keluarganya.

Nah kalau orang dewasa punya second account itu biasanya cuma buat follow account2 yang “menjurus”, stalking ke mantan atau sekedar nyampah comment2 hate ala netijen ke accountnya public figure juga bisa.

Beda orang tentu beda pula alasannya.
Ada beberapa orang yang punya second account untuk pengembangan bisnis mereka, ada juga yang untuk akun pribadi sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengaksesnya, bisa juga sebagai portfolio online bagi desainer, dll.
Apapun tujuannya, menurutku alasan mereka kurang lebih ingin semuanya terorganisir agar tidak ada postingan yang tercampur satu sama lain dan menciptakan citra yang baik dimata pengikut mereka.

Wah menarik, kebetulan saya juga memiliki second account pada instagram saya. Mayoritas orang termasuk saya sendiri, membuat second account adalah untuk bisa mengekspresikan diri secara bebas kepada orang-orang yang dianggap sebagai “close friend” atau teman dekat. Dengan sifatnya yang lebih privat ini, orang-orang yang masuk dalam second account adalah orang pilihan yang notabene sudah mengetahui diri si pemilik account yang sebenarnya. Dalam second account ini, pemilik account bisa melakukan hal-hal yang menunjukkan siapa diri mereka tanpa harus memikirkan pandangan buruk yang bisa saja muncul dari orang lain terhadap mereka. Konten-konten yang disajikan dalam second account pun merupakan konten yang sifatnya privacy dan tidak mungkin untuk disebar dalam main account karena akan menimbulkan berbagai persepsi dari publik yang melihatnya. Selain itu bagi saya sendiri, second account kerap saya gunakan sebagai galeri pribadi saya. Dimana saya bisa memposting foto-foto sesuka saya tanpa memikirkan tanggapan publik. Terakhir, second account juga saya gunakan untuk mengikuti online shop yang biasanya sering melakukan spam yang sifatnya mengganggu jika kita follow menggunakan main account kita.

Berbeda dengan first account yang kebanyakan digunakan sebagai “main account” dimana sifatnya lebih formal. Main account ini kerap kali difungsikan untuk kepentingan formal dan sifatnya serius seperti urusan kerjaan dll.

Menurutku second account ini difungsikan berbeda oleh setiap orang, ada yang menggunakan akun tersebut untuk mengekspos kegiatan sehari-harinya secara random, ada pula digunakan untuk mengikuti akun-akun tertentu seperti akun online shop, atau bahkan hanya sekadar digunakan untuk stalking seseorang. dan biasanya second account ini hanya diikuti oleh orang-orang terdekatnya saja. Berbeda halnya dengan first account yang mana penggunanya lebih menjaga image diri mereka terhadap orang lain, sehingga jarang sekali penggunanya mengekspos hal-hal random.

Aku pribadi memiliki second account di instagram yang dipergunakan untuk post berbagai hal yang aku mau, karena gaperlu memperhatikan hal-hal seperti feeds, kualitas foto atau video dan lain sebagainya.

Menurutku second account banyak dimiliki oleh orang-orang. Biasanya dikarenakan berbagai faktor.

Saat ini perkembangan “online shop” sangat pesat sejalan dengan perkembangan teknologi ditambah pandemi COVID-19. Banyak orang yang sekarang ini memiliki online shop. Berdagang melalui online shop di akun instagram seakan menjadi hal yang wajib bagi penjual untuk dapat mempromosikan produknya. Hal inilah membuat penjual memiliki “second account” khusus untuk berjualan.

Disamping itu, terdapat beberapa tipe orang yang kurang percaya diri untuk mengupload seperti twibbon mengikuti kompetisi ataupuntwibbon mengikuti seleksi beasiswa. Hal ini menyebabkan seseorang memiliki “second account” agar bebas mengupload semua kegiatan produktifnya.

“First account” lebih digunakan untuk kalangan umum dan minim informasi diri sendiri. Biasanya first account lebih banyak followingnya agar memperluas relasi.

Setiap orang yang mempunyai second akun di instagram memiliki alasan yang berbeda. Dan menurut ku sendiri alasan kenapa memiliki second akun, karena di second akun kita lebih bebas berekspresi, lebih terjaga privasi nya karena followers dan following adalah teman yang saling kenal dan sama-sama memiliki second akun, di second akun juga kita bisa mengepost hal-hal yang kita suka seperti hasil jepretan foto, video (spam) dan second akun juga berguna sebagai tempat menyimpan setiap moment yang bisa dilihat kembali kapan pun kita mau.

Wah, pembahasan yang menarik nih. Aku pribadi adalah salah satu dari banyak orang yang mempunyai second account tersebut, dan, ya, followers/ing ku pun hanya teman-teman terdekat saja. Menurutku pribadi, Second account atau akun alter atau finstagram ( fake instagram ) adalah akun di mana penggunanya bisa sesuka hati mengekspresikan dirinya. Kebalikan dengan main account atau first account , tidak ada standar sempurna sama sekali yang memberatkan seseorang. Banyak alasan di balik terbentuknya second account ini. Alasan mendasarnya adalah kebebasan. Umumnya second account berisi candaan, video absurd , pandangan sensitif tentang suatu hal, sindiran, curhatan dan lain-lain. Pengguna tidak perlu khawatir tentang komentar negatif karena salah satu syarat utama second account adalah akunnya yang private. Ketika sebuah akun di private, pemiliknya bisa menentukan siapa saja yang berhak follow atau melihat isi dari akun tersebut. Karena sudah diseleksi, maka yang melihat isi akun tersebut biasanya sudah terpercaya dan tidak akan merespon negatif terhadap kebebasan dan ke-apa-adaan akun tersebut.

Kalau dipikir berulang kali, lucu memang, padahal social media itu dikenal sebagai tempat atau wadah dimana kita bebas mengekspresikan diri, yang dimana artinya, harusnya kita tidak sungkan untuk posting apapun di akun utama kita. Tapi kembali lagi, level kepercayaan diri tiap orang berbeda, dan tujuan mereka pun berbeda juga.

Sangat setuju dengan pernyataan ini

Saya sendiri memiliki 3 akun, kok banyak banget? kenapa?
Alasannya karena ingin sama-sama merasa nyaman dalam ber-sosial media, di akun pertama ku semua kenalan, teman, sahabat sejak sd hingga saat ini ada semua disana, dan memang konten yang di-upload yang general dari hidup saya. Berbincang-bincang, branding diri, saling menyapa dan berkabar, namun tidak untuk curhat yang mendalam disana, itu porsi akun utama menurutku. Akun ini juga yang akan disebar jika ditanya username sosial media.

Berbeda dengan second account disana tempatku berkeluh kesah, curhat masalah yang lebih bersifat pribadi karena memang lingkup nya jauh lebih kecil dan dekat, dan saya merasa nyaman dan tidak ada rasa ragu jika berada disana. Kita sebagai makhluk sosial juga butuh mengekspresikan sesatu yang sedang kita rasakan kan? nah dengan second account ini bisa mereda hal tersebut, entah nanti curhat lagi people by people atau dengan circle kita, dan akhirnya beban pikiran itu hilang. Tentu berbeda jika dilakukan di first account yang isinya adalah orang yang sangat luas jangkauannya, pasti ada rasa takut dan was-was.

Kalau aku pribadi, tujuan membuat second account itu buat paid promote sih hehe. Karena kalau di post di first account menurutku terlalu mengganggu followers lain. Selain buat paid promote, sec account pribadiku ya buat follow akun akun yang bermanfaat. Misal info lomba, volunteering, buat belajar juga, kadang juga buat posting twibbon dan hasil karya ketika lomba. Dengan sec account ini aku ngerasa jadi lebih memiliki privacy aja, karena fisrt account udah banyak yang tahu, dan aku pengen ketika lagi “produktif” tidak ada orang yang tahu hehe. So, buat aku, second account hanya untuk keperluan kepanitiaan atau lomba sehingga tidak bercampur dengan kepentingan pribadiku.

Aku juga salah satu orang yang punya dua akun IG. Alasannya sederhana, akun kedua lahir sebagai wadah khusus postingan karya-karya hasil hobiku, jadi biar ga ganggu akun pertama yang normalnya untuk berinteraksi sama mutualku.

Selain alasan yang sama sepertiku, alasan lain orang milih punya dua akun itu persis yang sender katakan: untuk lebih bebas khususnya dalam hal stalking akun orang lain. Biasanya yang begini milih jadikan akun keduanya sebagai akun fake (palsu) agar identitasnya ga ketahuan publik. Jadi, dia ga perlu khawatir atau ragu buat stalk atau bahkan komentar di postingan seseorang.