© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Kenapa permainan tradisional perlu untuk dilestarikan ?

Mungkin banyak yang akan bertanya kenapa permainan tradisional perlu untuk dilestarikan, sedangkan permainan permainan elektronik berbasis gawai lebih mengasyikan untuk dimainkan. Bagaimana pendapat mu ?

Karena dalam permainan tradisional terdapat kandungan nilai-nilai kearifan lokak. Dan tentunya segala nilai-nilai kearifan lokal perlu dijaga dan dilestarikan.

Permainan tradisional adalah aset bangsa. Permainan tradisional merupakan bukti dari kekayaan budaya kita sebagai bangsa. Tentunya, permainan ini adalah warisan dari leluhur jati diri bangsa ini. Apabila permainan tradisional kelak menjadi barang yang asing maka dapat dipastikan kebudayaan Indonesia telah bergeser kepada kebudayan bangsa lain dan anak cucu kita tidak akan pernah merasakan kekayaan warisan leluhur kita.

Dapat dikatakan permasalahan ini sudah menjadi hal yang mungkin lumrah pada kalangan keluarga saat ini atau dapat dikatakan keluarga yang modern. Kenapa demikian? dikarenakan satu faktor utama menurut saya yaitu praktis, pada akhirnya orang tua memiliki pemikiran untuk lebih memilih permainan elektronik berbasis gawai daripada permainan tradisional dengan ekspetasi anak akan lebih diam atau sering dikatakan dalam bahasa jawa “Anteng”. Selain itu sebagai alasan hiburan ketika anak - anak berada dirumah dan juga banyak orang yang membuka usaha game seperti rental playstation dan warnet pada jaman sekarang, sehingga anak akan menjadi lebih pasif pada kehidupan nyata.

Pada kenyataannya, yang saya alami dulu ketika masih kecil, dimana permainan tradisional masih sangat di minati anak kecil pada zamannya. Memiliki banyak manfaat bagi anak - anak, yaitu :

  1. Melatih saraf motorik anak - anak (menyehatkan)
  2. Melatih anak untuk bersosialisasi
  3. Membentuk pola pikir anak - anak agar lebih kreatif

Mungkin untuk para orang tua modern lebih memerhatikan “asupan” yang diberikan kepada anak - anaknya saat ini. Mungkin dapat lebih mengenalkan permainan tradisional kepada anak sekaligus dapat melestarikan permainan tradisional yang merupakan salah satu aset dari sebuah negara.