Kemenangan yang diinginkan rehan

Hai, namaku rehan. Iya, rehan yang itu yang punya adik seorang fangirl kpop.
Dalam hidup, kita semua memiliki keinginan yang sederhana, yang menciptakan kebahagiaan kecil. Yang mengubah hari yang suram jadi terang. Hangat, dan menyenangkan. Kebahagiaan yang kecil tapi tak ternilai harganya. Kebhagiaan-kebahagiaan yang biasa. Layaknya orang lain, kita hidup dengan itu.
Akupun begitu, selalu berharap kebahagiaan kecil bernama kemenangan.
Bukan kemenanganku, atas apa aku terus mengharap kemenangan? Kemenangan adalah suatu yang tidak biasa bagiku dan itu bukanlah kebahagiaan kecilku, melainkan kebahagiaan terbesarku mungkin. Tapi jika BTS memenangkan suatu penghargaan atau menjadi yang nomor satu dalam sesuatu yang entah aku tak faham itu, aku bahagia. Bukan karena aku penggemarnya, tapi karena aku akan berada pada hari-hari yang tenang.
Akhir-akhir ini memang tenang karena BTS selalu menjadi yang pertama, menjadi nomor satu di dunia musik di dunia. Kelasnya iternasional yang tak tertandingi. Adikku dan para army sedunia memang yang mewujudkannya hanya saja ada kala diaman mereka belum sebesar ini, ketika BTS bukan artis global yang terus menjadi nomor satu, melainkan sasaran penghinaan. Setidaknya yang aku dengar semua hanya hinaan. Entah itu hanya hiperbola dari reina atau memang seperti itu, tapi dikala BTS susah, aku juga susah.
Adikku terus menangis. Melihat hinaan akan BTS yang bukan menjadi nomor satu. Yang diremehkan oleh fanbase lain. Dia terus menangis. Membayangkan BTS membaca ini semua dan tersakiti, hati adiikku ini ikut sakit. Dan aku? Selalu menjadi kambing hitam atas tangisannya.
Sungguh, sebuah derita tanpa akhir.
Setelahnya aku selalu berdoa di akhir sujudku. Doa yang ditujukan untuk para member dan perusahaan dari BTS yang entah aku lupa namanya. Aku berharap mereka menjadi yang terdepan, yang nomor satu dan jadi yang terbaik dari yang terbaik. aku berharap adikku senang dan tidak menangis lagi. Jadi, taka da alas an bagiku untuk di salahkan dan di marahi lagi karena adiknya menangis. Semua kesalahpahaman yang tidak adil ini akan berakhir.
Doa sederhanaku hanya itu. Aku ingin bahagia.
Dan sepertinya doaku terkabul. Bahkan billboard kini menjadikan lagu-lagu BTS pada top 10 list chart lagu mereka. Tidak ada lagi yang merendahkan BTS, tidak ada lagi tangisan adikku, begitu pikirku. Kini aku bisa Bahagia, sederhana, tanpa ketidak adilan yang terus melanda hidupku.
Yang aku tidak tahu adalah doaku itu salah.
Aku tak perlu mendoakan perusahaannya, harusnya aku hanya berdoa akan lagunya atau sampai dengan membernya. Karena ketika perusahaannya juga ikut sukses, mereka akan membuat suksesi berikutnya.
Iya, BTS memiliki adik, Namanya TXT. Dan TXT masih belum berhasil. Setidaknya kelas TXT masih seperti artis lainnya. Dibawah BTS, EXO, BLACKPINK, TWICE, dan Red Velvet. Ketika mereka masih dibawah itu, tandanya fan war akan terus terjadi. Jadi, aku memang tidak akan disalahkan ketika BTS mengeluarkan lagu terbarunya , hanya saja omelan akan tetap terdengar ketika TXT yang mengeluarkan karya baru. Karena komen negatif membuat adikku menangis. sungguh, rasa cinta yang besar yang seharusnya untukku, ya kan setidaknya aku keluarganya.
Tapi, baiklah. Aku harus kembali berdoa. Kini aku akan mengubah doaku menjadi
β€œ ya tuhan, hilangkanlah segala komentar negatif pada sosial media. Kalau bisa seorang-orangnya juga. Dan berilah kemenangan pada BTS dan TXT dan artis-artis lain yang nantinya dikagumi oleh reinaβ€œ
Amin.


Sumber gambar : pinterest