Jika Kalian Bisa Kembali Ke Masa Lalu, Ke Era Waktu Mana Kalian akan Pergi dan Apa Alasannya?

Pernahkah kalian berpikir jika apa yang bisa kita lakukan jika time travel atau perjalanan waktu itu pada akhirnya menjadi sebuah kenyataan ? ya, saya juga berpikir secara demikian dan berandai - andai mengenai apa yang hendak saya lakukan dan akan pergi ke era mana jika time travel atau perjalanan waktu itu memungkinkan atau bahkan suatu saat menjadi kenyataan. Tetapi satu hal yang pasti adalah, melakukan perjalanan waktu itu untuk saat ini memang sangat mustahil untuk dilakukannya kendati beberapa ilmuwan seperti Einstein seolah memberikan semacam " hint ’ jika perjalanan waktu itu mungkin saja dapat dilakukan secara ilmiah.

Banyak film - film yang menggambarkan bagaimana manusia dapat melakukan perjalanan waktu, terutama untuk kembali ke masa lalu untuk berbagai macam alasan seperti Back to the Future, Looper, dan lain sebagainya dengan alat - alat canggih yang menembus dimensi - dimensi yang tidak kita mengerti sama sekali. Semua film itu hanyalah bentuk khayalan dan dugaan - dugaan dari bagaimana manusia dapat melakukan perjalanan waktu. Banyak orang yang kembali ke masa lalu untuk sekedar melihat - lihat dan ingin tahu, dan ada juga orang yang ingin kembali ke masa lalu untuk sebuah tujuan yang lebih besar lagi.

Nah, asumsikan jika perjalanan waktu itu menjadi sebuah kenyataan, dan youdics sekalian berkesempatan untuk mencoba-nya untuk kembali ke masa lalu, pertanyaannya, ke era waktu mana youdics akan pergi dan apa alasannya , serta apa yang akan youdics lakukan ?

Wishlist perjalanan time travel saya cukup simple … kembali ke 2012 dan membeli bitcoin dalam jumlah banyak yang waktu itu masih sangat murah … lalu menunggu sampai harganya naik besar-besaran di tahun 2020 dan … boom profit :3

ke masa 2012-2014 karena saat itu masa-masa Sekolah Menengah Pertama, dan momen paling menyenangkan yang aku rasakan di hidupku ada di masa itu. Seru banget karena sering main sama teman-teman kelas terus kalau free class nanti karokean bareng-bareng apalagi kalau ada satu orang yang bisa main gitar jadi tambah seru.

Selain itu, di masa-masa itu belum punya beban pikiran selain Pekerjaan Rumah dan aktif organisasi sejenis osis pun masih menyenangkan banget rasanya tidak membebani pikiran sama sekali, bahkan saat itu aku ikut osis, pramuka dan green generation. Kalau dipikir-pikir banyak banget tiap hari ada aja yang dikerjain tapi tetep asik karena dilakukan bersama teman-teman.

mungkin masa setelah lulus SMP. Aku pengen bilang ke diriku yang dulu “cari hobi, lakuin apa yang kamu suka, tempuhlah pendidikan sesuai keinginan dan passionmu, jangan pernah takut mencoba dan jangan takut terlihat berbeda dari orang lain”.

Jika membicarakan masa lalu saya selalu ingin pergi ke zaman kerajaan. Saya selalu tertarik dan penasaran bagaimana sistem kerajaan di Indonesia berjalan dan bagaimana pola pikir mereka sehingga isa menciptakan sebuah teknologi yang bisa dibilang maju di zaman itu. Saya juga ingin kembali ke masa Yunani Kuno dan menyaksikan apa saja yang terjadi pada saat itu.

Menarik! Kalau saya tidak mau muluk-muluk saya hanya ingin kembali ke tahun lalu dan memperbaiki kesalahan saya. Saya merasa penyesalan terbesar saya ada di tahun itu, tentunya saya akan memperbaiki masalah sehingga saya bisa hidup ditahun ini tanpa ketakutan apapun. Sayang sekali itu hanya harapan yang tidak akan pernah terwujud.

Saya akan pergi ke era 70-80an, dimana belum ada teknologi mutakhir seperti sekarang. Saya tertarik melihat kehidupan dimasa lalu itu seperti apa, melihat kehidupan di Indonesia seperti apa, lalu mengunjungi kota kelahiran saya, desa tempat ayah ibu saya lahir. Kemudian saya mungkin akan mencoba ke negara lain untuk melihat mereka juga. Dunia tanpa smartphone, belum ada internet, belum ada kamera digital.

Kalau saya pribadi mungkin akan kembali ke era 60an untuk melihat bagaimana kepemimpinaan era Soekarno serta ingin lebih mengetahui perstiwa G30S. Di sisi lain, saya juga ingin pergi ke era 90an karena era tersebut sangat asyik dengan tontonan di televisi yang masih dibilang waras dan ingin melihat peristiwa mundurnya Soeharto dari jabatannya serta cara dia memerintah dengan mata kepala saya sendiri.

Wah ini menarik sekali ya. Jika mendapat kesempatan untuk bisa kembali ke masa lalu saya ingin sekali bisa merasakan hidup di tahun 90-an. Saya sering sekali mendengar cerita ayah dan ibu saya ketika masa itu dimana mereka masih muda. Dari cerita yang saya dengar membuat saya tertarik untuk merasakan menjadi remaja tahun 90an. Bahkan saya suka sekali dengan lagu-lagu dari penyanyi tahun 90an. Ketika mendengarkan lagu-lagu tersebut rasanya seperti tersedot ke tahun itu dan rasanya begitu menyenangkan. Selain itu saya ingin sekali merasakan saling berkirim surat dengan teman ataupun kekasih. Merasakan kehidupan dimana barang-barang masih murah dan belum banyak gedung tinggi bermunculan.

Pertanyaan yang sangat menarik. Kebetulan saya adalah orang yang tertarik dengan sejarah alternatif/alternate history. Mempertanyakan “bagaimana jika” pada kejadian-kejadian sejarah dunia, dan apa saja dampaknya kini jika sejarah tersebut berbeda kejadiannya dengan yang seharusnya. Misal, bagaimana jika Jepang dan Jerman menang PD2? Bagaimana jika Belanda tidak pernah datang ke Nusantara, dan lain-lain.

Nah karena saya sering mempertanyakan sejarah alternatif ini, saya penasaran bagaimana jika saya kembali ke suatu event sejarah dan turun tangan untuk mengubah sejarahnya. Mungkin satu yang akan saya pilih adalah, bagaimana jika saya kembali ke tahun 1453 dan menyelamatkan Konstantinopel dari kejatuhan? Saya berandai-andai datang sebagai raja dari negeri antah berantah dengan pasukan dan persenjataan modern untuk memukul mundur pasukan Ottoman dan membantu Kekaisaran Byzantium. Pada akhirnya, Konstantinopel akan tetap berdiri tegak dan Byzantium pulih kembali. Apa saja dampaknya bagi sejarah? Ini akan terjadi bagai efek domino.

Konstantinopel merupakan jalur perdagangan antara Asia dan Eropa. Dengan tidak tertutupnya akses dagang ini, barang dari Asia akan masuk dengan mudah. Sehingga tidak akan mendorong bangsa Eropa dan Columbus untuk menjelajah dunia. Pada akhirnya mungkin saja benua Amerika belum akan ditemukan atau bahkan tidak akan ditemukan. Orang Eropa tidak akan berusaha untuk menjelajah Asia demi mendapatkan rempah-rempah. Dan, kolonisasi Amerika dan Asia oleh bangsa Eropa mungkin saja tidak akan terjadi. Belanda tidak akan datang ke Indonesia untuk mencari rempah. Teknologi pelayaran tidak akan maju karena tidak ada tuntutan untuk berlayar jauh.

Pada akhirnya, Indonesia mungkin saja tidak akan dijajah Belanda.