Jelaskan ruang lingkup dari ilmu politik ditinjau dari lima konsep politik!

Jelaskan ruang lingkup dari ilmu politik ditinjau dari lima konsep politik! Atau 5 pandangan dari Politik.

Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat berwujud proses pembuatan keputusan khususnya dalam negara. Dengan demikian ilmu politik adalah cabang dari ilmu sosial yang berdampingan dengan cabang ilmu sosial lainnya seperti antropologi, sosiologi, ekonomi dan psikologi. Ilmu politik yang sama dengan ilmu sosial lainnya berobjekkan manusia sebagai kelompok masyarakat. Ilmu tersebut mempelajari tentang kerjasama manusia untuk mencapai sesuatu.

Secara etimologis, politik berasal dari bahasa Yunani “Polis“ yang berarti kota berstatus negara. Istilah politik diartikan berbagai macam kegiatan tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Plato dan Aristoles mengemukakan en dam onia atau thegood life (usaha-usaha mencapai kehidupan yang baik).

Ruang Lingkup Ilmu Politik ditinjau dari 5 Konsep Politik

1. Klasik

Politik dalam pandangan klasik dikemukakan oleh Arsitoteles, adalah usaha warga negara dalam mencapai kebaikan bersama atau kepentingan umum

Kebaikan bersama ini bisa berupa:

  • Nilai ideal yang bersifat abstrak seperti keadilan, kebajikan, kesejahteraan, dll
  • Keinginan orang banyak atau keinginan golongan mayoritas

Pandangan politik klasik ini terlalu bersifat filosofis sehingga tidak membumi, tidak melihat realitas.

2. Kelembagaan

Pandangan politik kelembagaan menurut Weber berarti politik berkaitan dengan penyelenggaraan negara. Negara adalah komuntas manusia yang sukses memonopoli penggunaan paksaan fisik yang sah dalam wilayah tertentu.

3. Kekuasaan

Pandangan ini dikemukakan oleh Robson, menurutnya politik adalah usaha untuk mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat. Kekuasaan adalah kemampuan mempengaruhi orang lain untuk berperilaku sesuiai dengan kehendak yang mempengaruhi.

4. Fungsionalisme

Politik dalam pandangan ini berarti merumuskan dan melaksanakan kebijakan umum. Artinya alokasi nilai-nilai berdasarkan kewenangan mengikat suatu masyarakat.

5. Konflik

Dalam mendapatkan kekuasaan selalu terjadi perbedaan pendapat, perdebatan, persaingan bahkan pertentangan maka lahirlah konflik. Pandangan ini terlalu menekankan aspek konflik padahal dalam politik ada juga konsensus, kerjasama maupun integrasi.

Memahami Politik

Dalam konteks memahami politik, yang perlu dipahami adalah kekuasaan kekuasaan politik, legitimasi, sistem politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik.

Teori politik juga tidak lepas dari pelaksanaan politik, teori politik merupakan kegiatan mengenai konsep penentuan tujuan politik, bagaimana mencapai tujuan tersebut serta segala konsekuennya. Dalam teori politik ada beberapa bahasan, antara lain filsafat politik, konsep tentang sistem politik, negara, masyarakat, kedaulatan, kekuasaan, legitimasi, lembaga negara, perubahan sosial, pembangunan politik, perbandingan politik, dan sebagainya.

Secara teoritis, ilmu polirik terbagi atas dua, yaitu :

  1. Valuational artinya ilmu politik berdasarkan moral dan norma politik. Teori ini terdiri dari filsafat politik, ideologi dan politik sistematis

  2. Non valuational artinya ilmu politik hanya sekedar mendeskripsikan dan mengkomparasikan satu peristiwa dengan peristiwa lain tanpa mengaitkannya dengan moral atau norma.

Jadi, Ilmu politik adalah suatu ilmu yang memproses pembentukan dan pembagian kekuasaan dengan pembuatan keputusan dalam suatu negara.

Ilmu politik tidak lepas dari kehidupan suatu negara dan pemerintahan, karena sangat berperan penting dalam berjalannya roda pemerintahan. Ilmu politik yang telah berumur kira-kira 2500 tahun ini dibentuk oleh para ilmuwan filosofi jelas memiliki banyak manfaat. Inti sarinya Ilmu politik pada dasarnya adalah ilmu yamg sangat berguna bagi negara, namun banyak orang menyalahgunakan ilmu poilitik sebagai wewenang untuk mereka melakukan tindakan kotor seperti KKN. Politik hari ini tidak sekedar mencakup Negara dan Kekuasaan. ia sudah menyangkup semua tingkatan, dari orang yang miskin sampai yang kaya sekalipun.

Prof. Dr. Miriam Budiardjo menulis bahwa setidaknya secara teori berbicara politik tidak akan lepas dari masalah state, power, decision making, public policy, allocation atau distribution.

Soal positif tidaknya image politik sangat tergantung pada perilaku politik seseorang dan pengetahuan masyarakat luas tentang apa sebenarnya politik. Namun demikian perlu disadari bahwa manusia yang jalan kiri lebih banyak dari pada manusia yang mendengarkan dan memanifestasikan nilai-nilai kamanusiaan universal dalam kehidupan. Tindakan seperti itu dikarenakan kurangnya pendidikan spiritual dikalangan sebagian politikus sehingga mereka melakukan praktek tersebut.

Masyarakat saat ini membutuhkan para politikus yang adil, jujur dan memiliki kecakapan yang luas. Kesimpulannya adalah pelaku politik harus memiliki konsep integritas yang menjadi landasan untuk berkehidupan.

Sumber:
http://tikapratiwi92.blogspot.co.id/2012/02/soal-uts-ilmu-politik.html?m=1, diakses pada 13 September 2017
https://kuswan.wordpress.com/2012/01/11/konsep-konsep-politik/, diakses pada 13 September 2017