Jadi, Apakah Perlu Keluar Dari Zona Nyaman?

image

Pernahkah kalian mendengarkan lagu Zona Nyaman milik Fourtwnty? Pada salah satu liriknya, seakan mengajak pendengar untuk “Keluarlah dari zona nyaman”. Zona nyaman diartikan sebagai suatu kondisi di mana kamu merasa nyaman dengan keadaan yang sekarang kamu jalani, entah itu pekerjaan, pertemanan maupun aktivitas keseharian lainnya. Zona nyaman sebenarnya memberikan kita kepastian, rasa nyaman dan perasaan yang menyenangkan saat menjalani suatu aktivitas atau kebiasaan. Kita bisa melakukan banyak hal dengan stabil tanpa gangguan, karena kita tidak menghadapi banyak tekanan.

Sebagai ilustrasi, saat ini kita bekerja di perusahan ternama, bekerja di ruangan ber AC, dengan jabatan yang tinggi, gaji yang stabil, keluarga harmonis karena kebutuhan ekonomi tercukupi. Bisa dibilang, nasib kita saat ini sangat diharapkan oleh orang-orang di luar sana atau saat ini kita sedang berada di zona nyaman, tapi adaaaa aja orang lain menyuruh kita untuk keluar dari zona nyaman

Jadi, menurut Youdics perlu ngga sih kita keluar dari zona nyaman? Padahal berada di zona nyaman tidak sepenuhnya salah. Apakah selama ini kita keliru memaknai zona nyaman?

4 Likes

Kalau dari pandangan aku, mungkin keluar dari zona nyaman tidak selalu soal kita mesti keluar dari pekerjaan kita atau mengganti relasi kita. Dalam hal ini kita juga diajak untuk mempertahankan zona nyaman kita dengan tidak terus-menerus terlena dengan kenyamanan yang kita terima. Banyak orang di luar sana yang ingin berada di posisi kita. Banyak orang yang ingin merebut relasi kita. Jadi, untuk itu kita tidak boleh terlalu tenggelam dalam kenyamanan. Bersyukur atas apa yang diperoleh amat penting. Namun, kita tetap harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dari orang-orang yang ingin mengambil zona nyaman kita.

menurutku perlu untuk meningkatkan kualitas diri kita. tidak ada orang sukses yang berada di zona nyaman sebelum dia sukses. keluar dari zona nyaman perlu untuk mengenal diri sendiri dengan lebih baik. keluar dari zona nyamanakan mendorong kita untuk memperdalam pengetahuan kita tentang apa yang kia inginkan dan cari dalam hidup. keluar dari zona nyaman akan membantu mengenali kelebihan dan kekurangan dalam dirimu dengan baik lagi.

keluar dari zona nyaman adalah langkah untuk upgrade diri agar semakin baik dan mengesankan kedepannya. salah satu cara untuk mengupgrade diri adalah dengan keluar dari zona nyaman. keluar dari zona nyaman akan membantu untuk menggali kecerdasan kita dengan lebih dalam lagi.

bisa berkenalan dan menjalin hubungan dengan lebih banyak orang. berada di zona nyaman akan membuat kita bersosialisai dengan orang-orang yang ada di lingkungan dan lingkaran hidup kita saja. ini akan berbeda jika kita memberanikan diri keluar dari zona nyaman kita. kita bisa mengenal lebih banyak orang, memperluas relasi dan bersosialisasi dengan lebih banyak orang di luar sana.

setelah keluar dari zona nyaman, disadari atau tidak ini akan mendukung kita menjadi pribadi yang lebih terbuka, kritis dan praktis terhadap apapun itu. diri kita juga akan berfikir lebih bijaksana dan hati-hati.

Referensi

merdeka.com

Perlu. Kalau kita mau menjadi seseorang yang lebih baik lagi. Karena menurut saya keluar dari zona nyaman itu adalah sebuah pilihan. Pilihan seseorang yang ingin maju/berkembang lebih jauh lagi dari kenyamanan yang mereka rasakan saat ini. Karena dengan keluar dari zona nyaman kita pasti akan mencoba dan mengalami tantangan baru, dan dari tantangan baru itu kita dapat belajar atau mendapatkan suatu hal yang belum kita dapatkan sebelumnya.

Untukku pribadi, keluar dari comfort zone adalah hal yang sangat perlu, walau sangat susah. Apalagi jika comfort zone yang kita punya, tidak membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, Banyak orang yang enggan untuk keluar dari zona nyaman karena takut terjun ke dunia yang baru. Terus berada di zona nyaman lama-kelamaan bisa membuat kita merasa bosan, lelah, atau tidak bahagia. Terkadang, kita pun melamun tentang kehidupan atau petualangan yang berbeda. Sayangnya, kita masih ragu atau takut untuk berpindah di luar zona tersebut. Apasih yang akan kita dapatkan jika berani keluar dari comfort zone?

  1. Orang yang terlena dengan zona nyaman, punya kecenderungan untuk bergerak di situ-situ aja. Kehidupannya monoton dan hampir seperti siklus yang berulang. Padahal, dunia itu luas. Keluar dari zona nyaman, artinya kita bakalan melihat lebih banyak hal-hal baru yang menakjubkan. Melihat lebih banyak, artinya tahu lebih banyak.

  2. Satu keunggulan yang pasti kita dapatkan ketika keluar dari zona nyaman adalah pola pikir yang akan lebih terbuka. Banyaknya pengalaman dan lingkungan yang kita explore , lambat laun akan membuat kita menjadi lebih terbuka dan kritis terhadap kondisi di sekeliling kita. Kritis bukan berarti melihat sesuatu dari sisi negatif, melainkan bagaimana membangun analisis berpikir dan menciptakan kepekaan terhadap fenomena yang terjadi di sekeliling kita.

  3. Ketika kamu keluar dari zona nyaman, kamu bakalan ketemu sama lingkungan dan orang-orang baru yang mungkin bertolak belakang banget sama kepribadian kita selama ini. Well, itu sama sekali bukan hal yang buruk. Justru dengan begitu, kita bisa mengenal diri kamu sendiri dengan lebih baik lagi. Kita jadi paham apa yang menjadi kelebihan kita dan nggak dipunyai orang lain, dan di situlah kita bisa berkembang menjadi orang yang lebih baik lagi dan selangkah lebih maju dari kita yang dulu.

Selama ini saya memaknai keluar zona nyaman sebagai keputusan untuk mengeksplor hal-hal baru. Melakukan sesuatu yang jauh dari ekspetasi kita bahwa kita bisa/mau melakukan itu. Untuk saat ini saya senang memiliki zona nyaman saya sendiri, tetapi juga sedikit-sedikit menantang diri untuk melakukan hal-hal yang belum pernah saya coba.

Menurut saya pribadi perlu dan tidak perlu, Mungkin dalam artian keluar dari zona nyaman adalah belajar mengenai hal-hal yang baru namun tidak meninggalkan zona nyaman kita. Sebenarnya jika keluar dari zona nyaman diartikan mencari hal baru, menurut saya itu perlu dan harus, karena dengan keluar dari zona nyaman untuk mempelajari hal-hal baru akan memberikan banyak sekali pelajaran yang berguna bagi kehidupan kita dan dapat bermakna bagi kehidupan kita.

Saya pribadi sering kali disarankan untuk keluar dari zona nyaman. Katanya agar terasa lebih hidup, menantang diri dan melihat sejauh mana diri kita dapat berkembang. Sebenarnya hal-hal tersebut mempunyai tujuan yang baik, namun perlu diingat lagi bahwa setiap orang adalah berbeda dan memiliki sudut pandangnya sendri. Tidak semua orang akan bisa langusung keluar dari zona nyaman dan memulai sesuatu hal yang baru, lain dari bisanya.
Saya setuju bahwa kita harus terus berkambang dan mencoba hal-hal baru. Tapi harus diperhatikan bahwa tidak ada takaran khusus sejauh mana orang tersebut harus mencoba hal baru dann meninggalkan kebiasaannya tersebut.

Memilih antara dua pilihan keluar atau tetap berada di zona nyaman adalah pilihan dari masing masing individu.
Aku sendiri memiliki alasan mengapa keluar dari zona nyaman diperlukan. alaasan pertama ku adalah aku mampu mengenal diri ku lebih baik, dengan keluar dari zona nyaman tentu akan mendorong kita unutk memperdalam bagaimana diri kita dalam menjalani kehidupan, dengan kita memperdalam pengetahuan tersebut secara langsung akan meng-upgrade diri dengan pengetahuan baru di luar zona nyaman. Selain itu juga kita akan bertemu orang orang baru dan membangun hubungan dengan mereka dan hal terkakhir adalah menjadi pribadi yang mampu berpikir lebih kritis terhadap suatu hal.

Menurut aku pribadi, sebagai seorang manusia kita perlu keluar dari zona nyaman untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik lagi. Namun, keluar zona nyaman pun sebenarnya adalah sebuah pilihan, bukan suatu kewajiban. Ketika seseorang merasa tergerak untuk mengimprove dirinya, pasti ia akan mencoba keluar dari zona nyamannya untuk mengeksplor lebih jauh lagi sampai mana kemampuannya berkembang.

Dengan keluar dari zona nyaman, kita akan menemukan lingkungan baru, menjalin relasi dengan orang-orang baru yang akan membantu kita untuk bertukar pikiran dengan orang lain.

1 Like

menurut saya, pandangan zona nyaman itu berbeda bagi orang lain. Zona nyaman menurut saya adalah fokus sebagai mahasiswi tapi berbeda dengan tuntutan ekonomi keluarga, dimana kontribusi berupa finansial saat ini dibutuhkan terlebih situasi pandemi. Zona nyaman memang tidak bisa disia-siakan, tapi tergantung pemikiran orang itu dan lingkungannya. Keluar dari zona nyaman berarti mencari sisi yang lebih baik dari zona nyaman itu sendiri. Hidup itu sebuah pengalaman dan tidak menutup kemungkinan untuk selalu berprogress dan berusaha mendapatkan sisi yang lebih baik dari sebelumnya.

Menurut saya sebenarnya tidak perlu, selama zona nyaman tersebut memang menjanjikan dan memang baik untuk kita. Akan tetapi keluar dari zona nyaman dapat meningkatkan kualitas diri guna meningkatkan kesiapan dalam persaingan dimasa depan. Misalnya kesiapan belajar daring pada awal pandemi sangat tidak baik karena kita sudah nyaman dengan belajar secara langsung.
Kemudian kemampuan analisa data dan coding sangat bermanfaat di era digital seperti sekarang dimana sebelumnya di Indonesia sendiri dipandang sebelah mata. Bahkan dimasa pandemi ini, kita dipaksa untuk mengenal dan menggunakan teknologi informasi lebih jauh lagi.

Menurut saya, kita tidak perlu keluar dari ‘zona nyaman’, kita bisa mempertahankannya akan tetapi kita juga jangan terlalu bergantung pada zona nyaman tersebut. Jika kita terlalu bergantung dengan zona nyaman maka diri kita tidak akan berkembang, kita bisa mengeksplor diri kita di luar zona nyaman tersebut tetapi kita juga bisa tetap mempertahankannya. Contohnya saya, salah satu zona nyaman saya adalah menari. Menari sudah menjadi bagian dari diri saya akan tetapi saya tidak bergantung pada menari saja, saya justru melanjutkan studi di bidang lain yaitu ilmu komunikasi. Tetapi saya tetap mempertahankan zona nyaman saya dengan cara menjalankannya berdampingan, saat saya harus menari bertemu dengan orang asing saya harus menerapkan kemapuan komunikasi saya agar orang lain mengenal budaya Indonesia. Selain itu ketika saya mendapatkan tugas untuk studi saya, saya bisa menambahkan mengenai pengalaman saya menari.

Menurutku arti zona nyaman bagi setiap orang pasti berbeda-beda dan soal keliru atau tidak, bisa dilihat dari bagaimana pribadi yang menjalaninya, apakah menghambat kehidupannya atau tidak?

untuk anak-anak muda, saya rasa perlu keluar dari zona nyaman. Rasa percaya diri yang tinggi dan keberanian untuk melakukan sesuatu hal yang baru (mengeksplorasi) akan meningkat, bisa juga jadi lebih mengenali diri sendiri karena tau mana kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Di usia muda kita perlu melatih diri untuk siap menghadapi banyak hal, jika sudah “terjebak” di zona nyaman yang tidak aman (misal: tidak terbiasa melakukan basic skill life karena terbiasa dilayani oleh asisten rumah tangga atau sebagainya, ketika dia berkeluarga atau hidup sendiri akan kesulitan untuk mengurusi hidupnya karena tidak mengerti basic skill life dan akan terus bergantung kepada orang lain), saya rasa nantinya akan sulit mendapatkan kenyamanan dalam menjalani keseharian karena tidak mau mengenal hal-hal yang ada di dalam dan di luar dirinya.

Bagaimana dengan usia yang sudah lanjut?
dilihat dari pengertian zona nyaman ini:

Blockquote

ketika di masa mudanya dia sudah keluar dari zona nyaman yang kurang baik untuk dirinya, dan membangun zona nyaman yang “sesungguhnya” (misal; sudah mengerti bagaimana cara bertahan hidup dengan baik, tidak melulu bergantung pada orang lain) yang benar-benar tidak merugikan dirinya atau menghambat kesehariannya, mempunyai lingkungan yang baik dan aman untuk dirinya, maka tidak perlu untuk keluar dari zona nyamannya.

Maka dari itu selagi di usia muda, kita harus berani untuk keluar dari zona nyaman agar kelak di masa tua kita nanti sudah bijak menghadapi zona nyaman yang akan dijalani.

Mungkin bukan keluar dari zona nyaman, tapi hanya memperluas zona nyaman kita. Kalau kita menggunakan istilah “keluar zona nyaman”, yang muncul di pikiran kita pasti hal-hal yang tidak enak sehingga kita merasa berat untuk melakukannya. Namun, bila yang digunakan adalah istilah “memperluas zona nyaman” pasti pikiran kita akan memberikan reaksi yang berbeda walaupun sebenarnya keduanya adalah hal yang sama. Perlahan-lahan perluaslah zona nyaman kita, bukan justru tiba-tiba kabur darinya.

Untuk detail bagaimana cara memperluas zona nyaman dapat kamu telaah di sini:

Comfort Zone: Haruskah Stay atau Keluar? Halaman all - Kompasiana.com

Diperlukan, zona nyaman merupakan situasi dimana seseorang merasa nyaman dan terbiasa dalam menjalani aktivitas sehari-harinya. Seseorang akan merasa risiko yang dihasilkan di dalam zona nyaman lebih rendah sehingga seseorang enggan untuk meninggalkannya. Karena itulah, zona nyaman dapat membuat seseorang menjadi tidak berkembang akibat terus berdiam diri di dalam zona tersebut. Hal ini dapat memicu sesorang mengalami kebosanan dan ketidakpuasan bahkan perkembangan diri dapat terhambat jika terus-terusan berada di zona tersebut.

Berdasarkan referensi yang saya temukan di artikel kompasiana, seseorang memang lebih menyukai berada di lingkungan yang membuatnya merasa nyaman. Akan tetapi, sampai kapan seseorang akan berada di zona nyaman? Dengan mulai mengambil keberanian untuk keluar dari zona nyaman, akan membuat seseorang menjadi lebih berkembang dengan mengambil risiko. Bukankah sesorang akan merasa lebih puas jika berhasil melewati berbagai rintangan ketika keluar dari zona nyaman? Walaupun sulit, keluar dari zona nyaman memberikan seseorang kesempatan kepada seseorang untuk terus mencoba hal baru.

Ya! Tentu saja kita perlu keluar dari zona nyaman untuk menciptakan zona nyaman yang baru. Well, saya percaya bahwa zona nyaman itu dinamis. Yang mana ia dapat bergerak, berubah, dan berkembang sesuai dengan keinginan dan kapasitas kita. Di dalam zona nyaman, sering kali kita merasa aman dan dapat mengontrol sekeliling dengan baik. Namun, tidak selamanya zona nyaman itu benar-benar aman. Saya merasa bahwa apabila kita tetap berada di dalam zona nyaman, maka kita tidak dapat berkembang secara maksimal. Dengan rutinitas yang ada di dalam zona nyaman, kita biasanya sudah mengetahui apa yang akan terjadi, ya mungkin gitu-gitu aja. Hal tersebut yang mendorong kita untuk keluar dari zona nyaman dan mengeksplorasi sekeliling. Pertama kali kita akan merasa tidak tenang dengan adanya perubahan, menjadi tidak percaya diri, mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain, hingga sering mencari alasan untuk menghindar. Adanya ketidaknyamanan tersebut yang nantinya akan mendorong kita untuk menemukan titik nyaman yang baru. Kita akan belajar bagaimana menghadapi tantangan dan permasalahan, memperoleh kemampuan baru, juga belajar untuk mengembangkan zona nyaman sesuai dengan passion yang sudah ditemukan. Di titik ini, saya percaya bahwa passion merupakan kunci dari berkembangnya seorang individu. Apabila ia sudah memiliki passion, maka ia akan menentukan tujuannya, membuat goals baru, dan mulai menjalani misi untuk mewujudkan mimpinya. Bagaimana ia menjalani passion-nya itu yang akan menjadi zona nyaman baru untuk individu tersebut.

Jadi, saya pikir kita perlu keluar dari zona nyaman untuk menciptakan zona nyaman baru dengan passion kita.

Menurut aku ada masa dimana kita dipaksa dan dituntut untuk benar-benar keluar dari zona nyaman, sebab kehidupan ini terus berputar. Setiap hal ada masa atau tenggat waktunya.
zona nyaman disini yang aku maksud adalah dalam menjalani keseharian, misalnya yang selama ini menerima hal-hal yang sesuai dengan yang diinginkan dengan mudah, semua hal berlangsung dengan lancar, dan lain sebagainya.

Kita harus melatih diri sendiri agar siap menerima segala sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Kalau aku mengalami hal yang tidak terduga, yaitu awalnya semua terasa baik-baik saja, keluarga, pendapatan, proses belajar, dan masih banyak lagi. Tetapi suatu hari semua berubah menjadi berada titik terendah, dan sejak saat itu semua semakin rumit dan kusut, akhirnya setiap hari aku mencoba untuk merubah daily activity, dan tidak merasa puas ataupun nyaman (dalam artian) tidak mau keluar dari zona tersebut, karena mindset aku sudah mulai berubah yaitu setiap harinya akan ada hal-hal yang tidak terduga yang mungkin saja akan aku alami.

Untuk keluar dari zona nyaman itu perlu dan tidak perlu. Untuk sebagian orang mungkin akan lebih memilih untuk tetap berada dalam zona nyaman karena berpikir “buat apa lagi keluar orang udah nyaman”, dan tentu saja tidak salah. Tapi mungkin untuk seseorang yang memiliki jiwa petualangan dengan rasa yang ingin tahu tinggi mereka akan mengatakan sangat penting untuk keluar dari zona nyaman. dan aku sangat setuju akan hal itu, seseorang akan merasa lebih puas dan bahagia jika berani keluar dari zona nyaman, karena dengan keluar dari zona nyaman tersebut kita akan dihadapkan dengan berbagai macam kejadian yang membuat kita belajar bagaimana untuk tetap survive di segala macam kondisi atau permasalahan yang terjadi.