Indahnya bersyukur karena-Mu

bersyukur-atas-musibah
Setelah sekian purnama ia lewati, akhirnya ia bisa berdamai dengan keadaan
“Bu, Putri sudahan aja ya sekolahnya, biar Putri bisa lebih fokus kerja dan jagain ibu”
“Gaboleh nak, kamu haru sekolah, biar hidupmu tak seperti ibu yang serba kesusahan”
Tak ada yang bisa Putri perbuat, sebenarnya Putri sudah kerja secara diam-diam setelah pulang sekolah, ia tidak membebani uang sekolah kepada ibunya, yang ibunya tahu sekolah itu gratis, padahal banyak pembayaran yang harus di bayar Putri.
“Nak, ibu tanya sekali lagi, emang bener gak ada pembayaran apapun di sekolah? Kamu gak pernah minta uang sama ibu, kalau ada pembayaran biar ibu kerja Nak”
“Ibu, sudah berapa kali Putri ngomong sama ibu, gak ada pembayaran apapun Bu, sekolah itu gratis, sudah ibu istirahat saja, kondisi ibu kan lagi kurang sehat” Putri terpukul dalam hatinya tetepi ia tetap memberikan senyuman untuk ibunya.
“Yaudah Bu, aku mau siap-siap dulu untuk sekolah besok”
“Iya nak, yang rajin ya”
Putri masuk ke kamarnya dan menangis disana sambil menatap rembulan di jendelanya.
Mentari pagi menyambut hari nya untuk memulai rutinitas seperti biasanya. Putri turun dari tangga menuju ruang tengah untuk berpamitan kepada ibunya.
“Nak mau berangkat sekarang?” Ucap ibunya.
“Iya bu, takut telat, aku pamit ya ibu dahhh”. “Tapi kan kamu belum sarapan” ucap ibu.
Putri tak menghiraukan ucapan ibunya, ia langsung meninggalkan rumah untuk pergi ke sekolah.
~Di sekolah~
“Bugh” Putri terjatuh di depan gerbang, gadis itu menyeru kepada seorang lelaki yang akan menutup gerbang sekolahnya,
“pak tunggu sebentar”
“monggo dek” balasnya ramah.
“Makasih pak satpam yang baik hati, hehehe”. Putri bergegas menuju lapangan karena upacara akan segera dimulai.
“Indonesia tanah airku…” Suara itu mengiringi bendera merah putih yang akan menyapa langit biru diatas sana. Langit yang ia pandangi “cerah, aku ingin terbang kesana, gelap? Kok makin gelap?” Bugh… Putri jatuh pingsan.
Perlahan Putri membuka mata “dimana ini? Apa aku udah terbang dilangit? Ucapnya setengah sadar”
“hahaha kamu ada di UKS Put, kenapa lagi sih? Belum sarapan lagi ya?”
Putri hanya terdiam, “aku hanya…”
“Udah jangan cari alasan lagi, aku tahu kok kondisi kamu yang sebenarnya”
“Kamu tahu dari mana? Aku gak pernah ceritain kehidupanku kepada orang lain”
Angga tersenyum “jangan dipikirin, yang penting sekarang istirahat, terus itu ada nasi, di makan ya, nanti jam kedua baru boleh ikut pembelajaran”.
Putri berasal dari keluarga yang tidak mampu, hidupnya serba kekurangan, jangankan kepikiran untuk sarapan, ia harus membiayai ibunya yang sedang sakit, tapi ia tak pernah cerita kepada siapapun, ia optimistis bisa melewati masa itu. Suatu ketika Angga tak sengaja bertemu dengan Putri di apotek, Putri sedang membeli obat untuk ibunya, ia memohon kepada kasir untuk memberinya potongan harga karena Putri tak mampu membayar obat itu dengan harga sepenuhnya, sampai ia memohon dan memberikannya KTP untuk jaminan agar dia bisa kembali lagi untuk membayarnya. Dan akhirnya kasir itu memberikan obatnya. Putri langsung bergegas pulang. Angga hanya terdiam melihat keadaan tersebut, rasa iba menyelimutinya kali ini. Ia menghampiri kasir itu lalu membayar kekurangan Putri tanpa sepengetahuannya. Angga mengikuti Putri pulang ke rumahnya diam-diam, dan sesampainya di rumah Putri, Anggal menyaksikan langsung kehidupan Putri seperti apa. Satu yang Angga banggakan pada Putri, ia tak pernah mengeluh dengan keadaannya.
Di sekolah Angga menemui Putri
“Put, kok bisa kamu tetap semangat menjalani kehidupan?”
Putri tertawa “Hidup itu harus dinikmati, ya walau menyakitkan, kita harus tetap bersyukur, semakin kita bersyukur Allah akan menambah nikmat kita, begitupun sebaliknya. So, bawa happy aja, dengan bersyukur, kita akan lebih bahagia menjalani kehidupan, percaya deh”
Anggapun tersenyum mendengar ucapan Putri.
Harai demi hari berlalu, Putri selalu bekerja keras, tak pernah menyerah, sampai akhirnya ibunya sembuh, di sekolah Putri mendapat beasiswa karena prestasinya sangat baik.
Usaha tidak akan mengkhianati hasil, siapapun yang bersungguh-sungguh dia pasti berhasil. Dan jangan lupa untuk selalu bersyukur.

Summary

https://images.app.goo.gl/VgQdR6tamL3uVum4A