[Hate Speech] Corona Membuat Tingkat Rasisme ke Orang China Naik 900 Persen

image

  • Hate Speech
  • Bukan Hate Speech

0 voters

Virus COVID-19 yang menyebar hampir di seluruh dunia membuat masyarakat menjadi rasis terhadap orang China. Menyadur dari Daily Mail, sebuah laporan dari L1ght organisasi yang biasa mengukur tingkat toksistas di dunia maya, menunjukkan bahwa tingkat rasisme kepada orang-orang China di twitter meningkat drastis. Apakah rasisme tersebut termasuk hate speech?

Sumber: https://www.suara.com/news/2020/03/28/172324/corona-membuat-tingkat-rasisme-dan-kebencian-ke-orang-china-naik-900-persen?page=all

1 Like

yes. benar terkait seberapa % meningkatnya. hal itu kembali ke negara masing masing.seperti yang saya dapatkan di berita ABC.net warga keturunan Asia dilaporkan telah mengalami sejumlah penyerangan, dalam bentuk fisik atau verbal, termasuk menerima ancaman kematian dan perusakan terhadap rumah mereka. Hal tersebut pun diawali karena info terkait corona yang berasal dari wuhan,china (asian)
https://www.abc.net.au/indonesian/2020-05-05/kampanye-nasional-anti-rasisme-terkait-virus-corona/12212822

Menurut saya, ini termasuk hate speech dan juga ada hoax di dalamnya. Karena penyakit yang menyebar itu adalah virusnya bukan rasnya. Memang betul pertama kali ditemukan di China, Asia. Tapi bukan berarti semua orang Asia pembawa virus dan harus selalu disalahkan. Banyak juga orang yang non - Asia tapi sering mencoba makanan esktrim seperti yang ada di China. Hal ini lama kelamaan lebih terfokus kepada rasisme nya dibandingkan virusnya. Sangat disayangkan, semoga dunia kita cepat sembuh dari masalah virus dan masalah kemanusiaan :slight_smile:

Selain rasisme juga stereotype juga didapatkan oleh warga china. Mereka berprasangka buruk dan men ‘cap’ warga china adalah biang dari virus corona.

Hal ini termasuk hate speech karena mengutarakan hal yang negatif terhadap suatu negara dan berdampak banyak orang tergiring untuk membenci atau menyalahkan warga China ataupun negara asia lainnya.
Sangat disayangkan semakin banyak orang yang melakukan rasisme dan diskriminasi terhadap warga China dan negara asia lainnya.
Padahal seharusnya kita bersama-sama saling membantu dan mendukung satu sama lain di tengah pandemi ini.

Menurut saya, ini termasuk hate speech. Memang benar, pertama kali ditemukan di China, Asia. Tapi bukan berarti semua orang keturunan china harus selalu dikaitkan dengan virus itu. Banyak juga orang yang non - Asia tapi sering mencoba makanan esktrim seperti yang ada di China. Hal ini lama kelamaan lebih terfokus pada ras dibandingkan virusnya. Sangat disayangkan, semoga dunia kita cepat sembuh dari masalah virus dan masalah kemanusiaan.