Haruskah Papua Merdeka?

image

Integrasi tiap daerah merupakan faktor yang penting bagi sebuah negara. Dalam konteks yang lebih kecil saja seperti organisasi akan sangat tidak enak rasanya apabila ada beberapa anggota yang tidak bisa bersatu padu dengan tujuan organisasi. Hal itu tentunya akan menghambat perjalanan sebuah organisasi dalam mencapai misinya. Inilah yang terjadi dengan Indonesia dan Papua saat ini. Sebenarnya ini bukanlah pergerakan lama, beberapa tahun lalu sudah timbul gerakan separatis yang dipimpin oleh OPM (Organisasi Papua Merdeka) saat ini gerakan ini dinahkodai oleh KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) Papua. Gerakan ini diklaim melakukan serangkaian aksi terror serta kekerasan terhadap TNI di Papua.

Keinginan untuk melepaskan diri juga sebenarnya bukan tanpa alasan. Banyak sekali aksi rasial yang dilakukan di beberapa daerah yang menyebabkan sangat sulit bagi mereka (warga papua) untuk berintegrasi dengan sesama warga negaranya. Angka kemiskinan di Papua juga tertinggi di Indonesia yang dinilai merupakan bentuk ketidakadilan Pemerintah dalam membangun negerinya dan hanya berfokus pada Pulau Jawa. Kualitas pendidikan di Papua juga masih sangat rendah dimana terdapat 21,9 % dari penduduknya masih buta aksara.

Menurut Youdics sendiri apakah Papua sebaiknya merdeka? atau haruskah gerakan tersebut diredam? Lalu apa yang seterusnya harus kita lakukan agar keadilan dapat terlaksana di tanah saudara kita disana?

Referensi

Papua: Mengapa pemerintah Indonesia tidak membuka dialog seperti perundingan damai dengan GAM? - BBC News Indonesia
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200904205645-20-543021/kemendikbud-219-persen-penduduk-papua-buta-aksara
Organisasi Papua Merdeka - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
You are being redirected...

Pemerintah harus meningkatkan keseriusannya untuk memperbaiki Papua. Bangun infrastruktur, pendidikan, kesehatan, beri lapangan kerja kepada anak-anak Papua. Sekolahkan anak Papua ke perguruan tinggi ternama di Indonesia, ke luar negeri. Mereka pintar membangun negeri sendiri, maka itu makin lama keinginan untuk bicara 1 Desember makin pudar.