Hal-hal apa saja yang membuat kita kurang fokus?

Dalam judul ini saya akan membahas tentang bagaimana cara kita untuk menemukan kefokusan dalam diri kita. Sebelum menginjak ke cara supaya kita fokus, kita harus memahami apa itu fokus dan konsentrasi terlebih dahulu. Fokus sering diartikan sebagai konsentrasi penuh terhadap 1 tujuan.

Konsentrasi Pemusatan perhatian atau pikiran pada satu hal. itu, kita harus mengetahui penghalang-penghalang yang membuat kita tidak mencapai konsentrasi dan kefokusan tersebut. Beberapa hal yang membuat kita tidak fokus antara lain :

  • Kurang minum air putih
    Ini merupakan hal-hal yang sepele yang sering kita lakukan, kita tidak merasakan dampaknya secara langsung, tetapi banyak kerusakan-kerusakan paa tubuh kita dikarenakan kekurangan air, antara lain :

  • Kurang Konsentrasi
    Daya konsentrasi di kontrol melalui otak. Efek kekurangan air putih, maka bagian otak pun akan mengalami kekurangan cairan. Kondisi otak yang mengalami kekurangan cairan ini akan menyebabkan berbagai gangguan konsentrasi. Konsentrasi ini sangat diperlukan untuk melakukan aktivitas. Beberapa hal yang bisa terjadi yaitu mudah bengong dan melamun, sering salah dalam mengambil keputusan, sulit mengerjakan tugas, mudah melakukan kesalahan.

  • Berhalusinasi
    Halusinasi adalah kita melihat objek – objek yang tampak nyata, padahal objek-objek itu tidak ada. Hal ini dikarenakan kurangnya asupan air putih pada otak yang membuat rendahnya dalam berkonsentrasi. Namun efek halusinasi ini berbeda dengan efek dari hipnosis, perbedaannya yaitu pada efek hipnosis orang tersebut tidak mengalami halusinasi tetapi memusatkan perhatian pada satu titik, dengan kata lain hipnosis memiliki fokus tinggi dan konsentrasi dengan kemampuan untuk berkonsentrasi intens pada pikiran atau memori tertentu, sementara memblokir sumber-sumber gangguan

  • Kepala Pusing
    Rendahnya air yang diasup oleh tubuh dapat menjadikan kepala kita pusing dikarenakan air yang kita konsumsi akan menjadi pengencer darah, “Jika kekurangan air, komunikasi di otak akan terganggu,” ujar Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, dengan semakin kentalnya darah maka sirkulasi darah, pertukaran oksigen dan komunikasi yang ada diotakpun akan terganggu dan menimbulkan pusing-pusing atau sakit kepala.

  • Dehidrasi
    Ketua Umum Persatuan Peminat Gizi dan Pangan (PerGizi Pangan) Indonesia Hadiansyah punya penjelasan tentang kondisi yang dialami murid Musa. “Dehidrasi memang bisa mengakibatkan memory loss sementara,”. Dampak dehidrasi dapat langsung menyerang sel di tubuh kita. Airlah yang membuat sel tubuh solid dan bersatu, karena air membuat lapisan sel memproduksi ion hidronium, yang menjadikan air berfungsi seperti lem atau perekat antarsel. Dalam kondisi seperti ini, efisiensi protein dan enzim pun meningkat. Sebaliknya, bila sel mengalami dehidrasi, metabolisme pun terganggu. Dehidrasi berdampak buruk pada metabolisme gula, daya tahan tubuh, dan proses detoksifikasi (mengeluaran racun dari tubuh). Dehidrasi juga sangat mempengaruhi aliran getah bening (cairan limfa)-cairan interstitial, berupa plasma darah yang keluar dari pembuluh darah dan beredar sebagai cairan ekstraseluler. Bila asupan air kurang, arus getah bening pun terhambat, bahkan mogok. Padahal cairan limfa berfungsi mempermudah pertukaran nutrisi antara darah dan jaringan tubuh-jaringan inilah yang membentuk organ tubuh. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris awal tahun ini, dehidrasi memang mempengaruhi ukuran otak dan cara kerjanya. “Ada pengerutan jaringan otak,” kata peneliti Matthew Kempton dan Ulrich Ettinger dari Institute of Psychiatry di King’s College London.

  • Menyelesaikan sesuatu tidak sampai selesai
    Zeigarnik Effect menyatakan bahwa ada keinginan atau kebutuhan untuk menyelesaikan sesuatu/tugas yang sudah kita mulai. Zeigarnik Effect juga menerangkan mengapa pikiran akan merasa tidak nyaman dan selalu ingat untuk menyelesaikan rangkaian tindakan yang belum selesai. Mengerjakan sesuatu tidak sampai selesai dan beralih ke pekerjaan yang lain dan begitu seterusnya membuat kita hilang fokus terhadap apa yang kita lakukan. Karena ketika kita mengerjakan pekerjaan saat ini, tetapi pikiran kita tertuju pada pekerjaan yang belum selesai sebelumnya.

  • Multitasking
    Melakukan berbagai hal secara bersamaan ini sering dilakukan oleh kaum hawa menurut temuan - temuan para ahli dan peneliti seperti itu. Namun multitasking juga dapat mempengaruhi konsentrasi kita, kita melakukan berbagai macam kegiatan dalam satu waktu, energi yang kita butuhkan menjadi berkali-kali lipat, dan juga kita tidak bisa fokus untuk menyelesaikan sesuatu. Dengan demikian pengupayaan yang bisa dilakukan adalah kita berfikir satu tujuan yang nantinya kita capai, supaya hasil yang kita dapatkan maksimal.

  • Social Media
    Ini merupakan fenomenal yang pasti terjadi disetiap kita, namun kita tidak menyadari bahwa musuh utama kefokusan kita adalah Social Media yang kita miliki di smartphone. Beberapa hal yang penting sekalipun ketika kita sedikit mengalihkan perhatian untuk melihat social mediapun kita akan sulit mengembalikan kefokusan yang sudah dibangun, karena sosial media hampir sama dengan narkoba yang membuat orang menjadi ketagihan untuk ingin tahu. Bahkan beberapa fenomena yang terjadi sosial media bisa menjadikan kita untuk “mendekatkan yang jauh, tapi juga menjauhkan yang dekat”.

Setelah kita mengetahui ini semua, maka kita mulai menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut. Mulai meningkatkan kebiasaan minum air putih, Tubuh manusia pada dasarnya terdiri dari 80 % air pada bayi, dan 60 % air pada orang dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa tubuh sangat membutuhkan kandungan air yang banyak setiap harinya. Para ahli sendiri merekomendasikan agar dalam sehari, kita harus mengkonsumsi air minum minimal 8 gelas dalam sehari, dengan ukuran gelas 200 ml. itu berarti tubuh kita harus memiliki asupan air mineral sebanyak 1 – 2 liter per hari. Dan juga mulai memilih dan memilah atau memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang akan kita selesaikan supaya memberikan hasil yang semaksimal mungkin dan melewati keterbatasan yang ada.

Referensi :

Menurut Psychologist Lucy Jo Palladino, PhD, sosial media merupakan penyebab utama kita tidak bisa fokus saat ini. Sosial media menjadi pengalih perhatian terbesar ketika kita sedang bekerja.

Beberapa hal yang bisa anda lakukan terkait dengan hal tersebut antara lain :

Logout dari sosial media

Jauhi sosial media ketika anda ingin fokus terhadap apa yang anda kerjakan sekarang. Cari paling mudah adalah dengan melakukan logout dari sosial media anda untuk sementara waktu. Apabila pekerjaan anda tidak membutuhkan koneksi internet, mematikan koneksi internet merupakan langkah terbaik.

Email overload

Email merupakan teknologi yang sangat membantu ketika kita bekerja. Dengan email, informasi dapat disebar dengan mudah dan koordinasi antar anggota tim bisa menjadi lebih baik. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah, jangan tergoda untuk membalas email secepat mungkin, terutama ketika anda sedang fokus melakukan sesuatu.

Semakin sering anda berhenti bekerja,untuk menjawab email,semakin lambat progres pekerjaan anda. Sediakan waktu khusus untuk membaca dan membalas email-email anda. Beberapa CEO top meluangkan waktu di pagi hari untuk membaca dan membalas email-email mereka.

Telepon

Selalu masukkan nomer-nomer hp orang-orang yang anda anggap penting, sehingga anda dapat memfilter untuk menjawab telepon yang masuk. Tidak semua bunyi telepon harus anda angkat. Selain itu,apabila anda sedang melakukan hal yang penting, selalu seting telepon anda dalam mode silence.

Multitasking

Default-nya kita bukanlah makhluk yang bisa melakukan multitasking dengan baik, terutama pria. Untuk pekerjaan yang penting, hindari kondisi multitasking. Multitasking dapat anda lakukan untuk kegiatan atau pekerjaan yang tidak terlalu membutuhkan kosentrasi tinggi.

Kebosanan

Rasa bosan biasa muncul apabila kita mengerjakan pekerjaan yang sama secara berulang-ulang dan atau dalam waktu yang lama. Sering-sering melakukan istirahat kecil,misalnya tiap 60 menit bekerja,istirahat 5 menit. Lakukan aktifitas yang benar-benar berbeda.

Selain itu, ketika muncul rasa bosan, sebaiknya anda mengingat kembali alasan kenapa anda melakukan pekerjaan tersebut, agar muncul motivasi kembali dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada.

Stress

Salah satu cara terbaik untuk mengatasi stress adalah dengan berdoa. Beberapa orang biasa melakukan “meditasi” untuk menenangkan batin.

Kurang tidur

Tidur cukup, 7-9 jam sehari, dapat membantu anda beraktivitas di siang hari. Tetapi yang lebih penting lagi adalah kalitas tidur itu sendiri.