Hadis-hadis apa saja yang berbicara tentang sihir ?

sihir

(Bima Satria) #1

Sihir adalah tipuan dan sulapan yang hanya dilakukan oleh setan, baik yang berbentuk manusia ataupun yang berbentuk jin, yang digunakan untuk tujuan tertentu, seperti penangkal dan mencelakai orang.

Hadis-hadis apa saja yang berbicara tentang sihir ?


(Denta Ileana Akleema) #2

Hukum Pelaku Sihir


Telah mengabarkan kepada kami 'Amr bin Ali, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Daud, ia berkata; telah menceritakan kepada kami 'Abbad bin Maisarah Al Manqari dari Al Hasan dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Barang siapa yang mengikat buhul kemudian meniupnya sungguh ia telah berbuat sihir, dan barang siapa yang melakukan sihir maka sungguh ia telah berbuat syirik dan barang siapa yang menggantungkan sesuatu maka ia akan diserahkan kepadanya”. (Abû ´Abd al-Rahmân Ahmad ibn 'Alî Syu’aib ibn 'Alî ibn Sînân al-Nasâ`î, Sunan al-Nasâ’î (Beirut: Dâr al-Ma´rifah, t.th), Jilid 1, Huz 12,)

“Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani’, telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Isma’il bin Muslim dari Al Hasan dari Jundub iaberkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Hukuman bagi penyihir adalah dipenggal dengan pedang.”

Menurut Asy Syafi’i, Sesungguhnya seorang penyihir dibunuh jika ia melakukan perbuatan sihir yang mencapai kekufuran namun jika ia melakukan perbuatan selain kekufuran maka kami tidak berpendapat ia harus dibunuh”

Sihir termasuk dosa besar


“Telah bercerita kepada kami 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah berkata telah bercerita kepadaku Sulaiman bin Bilal dari Tsaur bin Zaid Al Madaniy dari Abu 'Al Ghoits dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan”. Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah itu? Beliau bersabda: “Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan haq, memakan riba, makan harta anak yatim, kabur dari medan peperangan dan menuduh seorang wanita mu’min yang suci berbuat zina” Sahĩh Muslim

“Telah mengabarkan kepada kami 'Amr bin Ali, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Daud, ia berkata; telah menceritakan kepada kami 'Abbad bin Maisarah Al Manqari dari Al Hasan dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Barang siapa yang mengikat buhul kemudian meniupnya sungguh ia telah berbuat sihir, dan barang siapa yang melakukan sihir maka sungguh ia telah berbuat syirik dan barang siapa yang menggantungkan sesuatu maka ia akan diserahkan kepadanya. Sunan An-nasî`î

Pengobatan pencegah sihir


„‟Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir telah mengabarkan kepada kami Sufyan dia berkata; telah menceritakan kepadaku Ma’bad bin Khalid dia berkata; saya mendengar Abdullah bin Syaddad dari Aisyah radliallahu 'anha dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami supaya meruqyah orang yang terkena penyakit 'ain (gangguan sihir)." Sahîh Al Bukhârî

„‟Telah menceritakan kepada kami Jum’ah bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepada kami Marwan berkata, telah mengabarkan kepada kami Hasyim bin Hasyim berkata, telah mengabarkan kepada kami Amir bin Sa’d dari Bapaknya ia berkata; " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Barangsiapa setiap pagi mengkonsumsi tujuh butir kurma 'Ajwah, maka pada hari itu ia akan terhindar dari racun dan sihir." Sahîh Al Bukhârî

Telah menceritakan kepadaku Al Hasan bin Ali Al Hulwani telah menceritakan kepada kami Abu Taubah ia adalah Ar Rabi’ bin Nafi’, telah menceritakan kepada kami Mu’awiyah yakni Ibnu Sallam, dari Zaid bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata, telah menceritakan kepadaku Abu Umamah Al Bahili ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Qur’an, karena ia akan datang memberi syafa’at kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti. Bacalah Zahrawain, yakni surat Al Baqarah dan Ali Imran, karena keduanya akan datang pada hari kiamat nanti, seperti dua tumpuk awan menaungi pembacanya, atau seperti dua kelompok burung yang sedang terbang dalam formasi hendak membela pembacanya. Bacalah Al Baqarah, karena dengan membacanya akan memperoleh barokah, dan dengan tidak membacanya akan menyebabkan penyesalan, dan pembacanya tidak dapat dikuasai (dikalahkan) oleh tukang-tukang sihir.” Sahĩh Muslim