Hadiah dari Pengorbananmu

20200702_175713_0000

Tahukah kamu ? bahwa kegagalan dan keberhasilan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Begitu pula dengan mimpi, setiap orang tentu telah merangkai sederet mimpi yang harus dicapai semasa hidupnya. Saya, anda, dan kalian semua pasti memiliki mimpi, meskipun tak setiap orang mampu mewujudkannya dengan berbagai macam alasan. Mimpi adalah segala bentuk keinginan dan harapan yang harus dicapai dengan kerja keras. Mimpi ibarat nyawa bagi mereka yang memiliki target dan rencana besar dalam menjalani kehidupannya.

Seseorang yang memiliki mimpi, maka ia harus siap memperjuangkan mimpinya dan melakukan pengorbanan yang tidak sedikit, baik dari segi materi, tenaga, dan lain sebagainya. Karena tanpa pengorbanan dan juga perjuangan yang keras, maka mimpi tidak akan dapat terwujud. Hal itulah yang terkadang menjadi alasan kenapa seseorang selalu gagal dalam meraih mimpi-mimpinya.

Jika kita berbicara tentang kegagalan, kegagalan merupakan langkah awal menuju keberhasilan. Seseorang yang sering mengalami kegagalan dalam hidupnya, maka sepatutnya ia bersyukur dan berterima kasih kepada Yang Maha Kuasa, karena telah memberikan kesempatan agar dapat kembali mengevaluasi diri, menambah wawasan dan pengetahuan serta meningkatkan kemampuan agar kualitas diri menjadi semakin baik dan layak untuk mendapatkan predikat dari mimpi yang akan dicapai.

Sebagaimana isi dari quotes diatas, terkadang masing-masing dari kita sengaja diuji dengan kegagalan dalam perjalanan kita mewujudkan mimpi-mimpi. Nah, percaya atau tidak ? kegagalan yang kita alami saat itu adalah peluang atau kesempatan emas yang Tuhan berikan kepada kita untuk mencoba lagi dengan cara meningkatkan performa kita. Kegagalan tersebut juga merupakan salah satu cara Tuhan mengatakan kepada kita untuk terus mencoba, lagi dan lagi. Karena bisa jadi, Ia ingin melihat seberapa sabar dirimu, seberapa kuat tenagamu, seberapa tangguhkah kamu, seberapa lapang dadamu, dan seberapa ikhlaskah dirimu.

Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa ketika kita gagal dalam meraih mimpi kita, rasa kecewa, kesal, marah dan juga sedih akan menyelimuti isi kepala kita. Karena dalam benak kita hanya terpikir bahwa kita sudah berusaha dengan semaksimal mungkin, Namun ternyata hasil yang kita dapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Satu hal yang perlu kita ingat bersama, bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati proses.
Mari sejenak kita memutar waktu, mengingat kembali kisah perjalanan hidup dari seorang pengusaha asal Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Menko Perekonomian pada tahun 2014, yakni Chairul Tanjung. Siapa yang tidak mengenal beliau ? seorang pengusaha hebat dengan julukan “si anak singkong”.

Chairul Tanjung berasal dari keluarga kalangan menengah ke bawah. Ia memiliki sejuta mimpi dan juga rencana besar dalam hidupnya agar mampu mengubah kehidupan dirinya dan juga keluarganya. Sehingga, inilah yang menjadi alasan Chairul Tanjung untuk memulai dan menata hidupnya secara mandiri. Beberapa kali ia mencoba untuk membangun bisnis, namun beberapa kali pula ia mengalami kebangkrutan. Hingga setelah lulus kuliah, ia bersama tiga rekannya memulai sebuah bisnis pembuatan sepatu anak yang diberi nama PT Pariarti Shindutama. Mulanya, bisnis ini mengalami kemajuan yang cukup pesat. Namun sangat disayangkan, kerja sama mereka mendapat jalan buntu karena adanya perbedaan visi, hingga akhirnya ia memutuskan untuk memisahkan diri dari bisnis yang mereka bangun bersama.

Perjuangannya pun tidak berhenti sampai disitu, ia kembali memulai bisnis dengan mengarahkan bisnisnya ke konglomerasi (perusahaan yang punya beragam bisnis dan memungkinkan untuk tidak ada kaitan antara satu sama lain). Alhasil, ia mampu membangun bisnisnya walau harus jatuh bangun dan berselisih pendapat bersama rekan-rekannya. Hingga pada akhirnya, bisnis tersebut mampu mewujudkan mimpinya untuk menjadi orang hebat dan ia pun berhasil mengubah keadaan dirinya dan juga keluarganya.

Kisah perjalanan kesuksesan dari Chairul Tanjung, berhasil mendarat dengan mulus dan menyentuh hati mereka yang membaca maupun mendengar kisahnya. Bisa kita lihat bersama bahwa kegagalan adalah tamparan keras bagi kita untuk membangkitkan semangat kita, bukan untuk menjatuhkan apalagi menghentikan impian kita. Kegagalan memberikan pelajaran penting kepada kita bahwa meraih mimpi tidak semudah membalikkan telapak tangan, tidak secepat mengedipkan mata, dan tidak seringan mengangkat segelas air. Meraih mimpi membutuhkan proses yang cukup panjang, waktu yang cukup lama, perjuangan yang keras, dan juga pengorbanan yang besar. Menangis menyesali diri karena kegagalan yang menimpa hidup kita adalah suatu kewajaran, namun setelahnya kamu harus tetap bangkit, semangatmu harus tetap bergejolak, dan ragamu harus tetap kuat.

Pastinya kamu tidak ingin terjatuh di lubang yang sama, bukan ? oleh karena itu, tanamkan dalam diri kita untuk terus berpikir positif, menjauhkan diri dari pikiran-pikiran buruk yang pada akhirnya dapat merusak pola pikir kita dan membuat kita semakin jauh dari mimpi yang akan kita raih. Jangan membiasakan diri untuk memandang kegagalan dari satu arah, karna kamu hanya akan menemukan keburukan diarah yang lain. Tapi pandanglah kegagalan dari segala arah, maka kamu akan menemukan kebaikan dan hikmah yang terkandung didalamnya.

Lalu bagaimana tips dan trik agar kita tetap semangat dalam mengejar mimpi ?

Sederet makna dari kata-kata mutiara dan penjabaran dari setiap persoalan, maka tidaklah sempurna jika tidak disertai dengan solusi atau jalan keluar dari persoalan yang ada. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa cara agar semangat kita tetap membara dalam mewujudkan mimpi-mimpi kita :

1. Ingat tujuan awalmu

ketika kamu mengejar mimpimu, maka kamu punya alasan yang kuat, bukan ? untuk apa kamu ingin mendapatkan mimpi tersebut. Alasan inilah yang menggerakkan hati dan pikiranmu untuk bersatu dan saling mendukung agar dapat segera mewujudkannya. Nah, ketika kamu gagal dalam meraihnya, maka kamu harus kembali menggenggam tujuan awal dari perjuanganmu itu dan meyakinkankan kembali bahwa kamu bisa, kamu pasti bisa mendapatkannya.

2. Perbanyak koneksi

Ini adalah salah satu hal penting yang menjadi pendukung atas keberhasilanmu, kamu harus bersifat terbuka atau transparan kepada orang lain. Kamu harus menggali informasi sedalam mungkin, baik melalui sahabat, teman, orang asing, bahkan media sosial. Karena dengan memperbanyak koneksi atau jaringan, maka pengetahuan dan wawasanmu akan bertambah dan kemampuanmu juga akan terasah. Ketika semangatmu sedang luntur, maka kamu bisa bercerita kepada orang lain, meminta semangat, dukungan dan juga motivasi dari mereka untuk menumbuhkan semangatmu kembali.

3. Buatlah deadline atau batas waktu

Dalam mengejar target dan mimpimu, tentu kamu harus membuat deadline. Deadline berfungsi sebagai tolak ukur kemampuanmu. Seberapa baik kinerja yang kamu lakukan dan seberapa banyak target yang sudah kamu raih saat mencapai deadline. Ketika kamu sedang patah semangat, maka kamu harus kembali melirik kapan kamu harus mencapai targetmu. Jangan sampai pencapaian target atau mimpimu melebihi batas waktu hingga akhirnya kamu tidak akan bisa fokus terhadap target atau mimpi lain yang sedang menantimu.

Maka dari itu, letakkanlah mimpimu diatas langit dan melompatlah setinggi yang kamu bisa hingga kamu dapat meraihnya. Jangan mudah berputus asa karena Tuhan akan segera mengganti luka yang pernah menggores hati hambaNya. Oleh karena itu, belajarlah lebih giat dan berjuanglah lebih keras niscaya Tuhan akan memberimu kejutan yang jauh lebih besar.


Ingin mendengarkan podcastnya, klik tombol dibawah ya

Podcast Button 150px

4 Likes