© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Gunung apa saja yang mudah untuk didaki oleh pemula ?

Untuk para pendaki pemula sebaiknya jika igin mendaki gunung haruslah memiih gunung - gunung yang medan atau jalur pendakiannya tidak terlalu sulit. Hal ini karena minimnya pengalaman pendaki agar meminimalisir hal - hal yang tidak di inginkan.
Apa saja gunung - gunung yang cocok didaki oleh pemula ?

1. Gunung Nglanggeran, Yogyakarta (700 mdpl)

Gunung ini pas banget buat kamu yang baru pertama kali mendaki gunung. Dengan ketinggian yang cuma 700 mdpl dan medan yang landai, cuma dibutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di puncak. Puncak di sisi selatan cocok buat dijadikan tempat camping.

2. Gunung Andong, Jawa Tengah (1.762 mdpl)

TIdak jauh dari Yogyakarta, tepatnya di Magelang, Jawa Tengah ada juga gunung yang cocok buat belajar mendaki pertama kali yakni bernama Gunung Andong. Gunung ini tingginya 1.762 mdpl, tapi menawarkan pemandangan yang menawan dengan view gunung merbabu yang paling dekat. Kamu gak usah khawatir tersesat di sini, bahkan jika kamu mendaki hanya seorang diri karena jalurnya mudah dan jelas dilengkapi sejumlah papan penunjuk.

Dari basecamp sampai ke puncak cuma butuh waktu sekitar 1,5 jam berjalan kaki. Di atas kamu bisa menemukan puncak menyerupai punuk sapi. Untuk bisa mencapai puncak punuk sapi tersebut, kamu harus cukup bernyali karena harus melewati jalan setapak yang sempit dengan jurang di kiri kanannya.

3. Gunung Papandayan, Jawa Barat (2.265 mdpl)

Gunung yang terletak di Garut, Jawa Barat ini mempunyai pesona sendiri. Dalam perjalanan menuju puncak kamu akan disuguhkan pemandangan beberapa kawah belerang seperti Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak dan Kawah Manuk. Ada pula padang Edelweis luas yang bernama Tegal Alun, sebelum kamu akhirnya mencapai puncak dan menemukan Kawah Papandayan. Kamu juga akan menemukan pemandangan keren sekaligus mistis di hutan mati.

Meski katanya cocok buat pemula, tetap gak boleh merehkan gunung ini. Butuh waktu sekitar 4 jam untuk mencapai puncak Gunung Papandayan yang terletak di ketinggian 2.265 mdpl melalui trekking yang landai. Tetapi tetap siapkan stamina dan perbekalanmu sebelum mendaki.

4. Gunung Gede, Jawa Barat (2.958 mdpl)

Gunung Gede yang menjadi bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat adalah salah satu gunung favorit para pendaki baik yang pemula maupun yang sudah berpengalaman. Di perjalanan kamu bisa menemukan berbagai lokasi menarik seperti air terjun Cibeureum, sumber air panas, telaga maupun padang edelweis.

Untuk sampai ke puncak Gunung Gede yang tingginya 2.958 mdpl kamu yang masih pemula disarankan mengambil jalur Cibodas yang treknya cukup landai dengan waktu tempuh sekitar 6 jam. Jangan lupa bawa peralatan yang diperlukan karena perlengkapanmu akan dicek petugas sebelum kamu mulai mendaki.

5. Gunung Prau, Jawa Tengah (2.565 mdpl)

Gunung Prau adalah salah satu gunung dengan puncak terluas di Indonesia sehingga tempat ini menjadi tempat favorit pendaki atau pecinta alam untuk camping sambil menanti matahari terbit. dari puncaknya kamu bisa melihat pemandangan puncak Gunung Sindoro, Sumbing, serta Merapi dan Merbabu dari kejauhan.

Jalur trekking tersingkat bisa kamu lewati dari basecamp Desa Patak Banteng, Dieng Wonosobo. Cukup dengan melibas medan yang agak curam selama kurang lebih 2 jam kamu bisa menginjakkan kaki di puncak yang tingginya 2.565 mdpl.

6. Gunung Ungaran, Jawa Tengah (2.050 mdp)

Gunung Ungaran terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sekitar 40 km dari kota Semarang. Gunung ini memiliki tiga puncak yaitu : Gendol, Botak dan puncak tertingginya Ungaran yang tingginya 2.050 mdpl. Untuk sampai di puncaknya kamu perlu trekking selama 4 jam melalui jalur Jimbaran. Jalurnya landai, tapi akan semakin curam ketika kamu hampir sampai di puncak.

Sepanjang perjalanan kamu akan disuguhi pemandangan hutan serta kebun teh. Selain itu waspadailah cuaca buruk jangan memaksa ke puncak gunung kalau memang kondisinya gak memungkinkan.

7. Gunung Ijen, Jawa Timur (2.443 mdpl)

Ke ujung timur pulau Jawa tepatnya di kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur terdapat gunung yang cocok untuk didaki oleh pemula yaitu Gunung Ijen. Di sini kamu bisa menikmati indahnya pesona kawah ijen di ketinggian 2.443 mdpl. Gak hanya itu kamu juga bisa menikmati aktivitas penambang belerang. Di malam hari kamu juga bisa menikmati indahnya fenomena api biru kawah ijen.

Dari pos pendakian Paltuding kamu cuma butuh waktu sekitar 2 jam untuk sampai di puncaknya. Tapi hati-hati karena medannya berpasir dan lumayan curam pada beberapa titik di jalur pendakian.

8. Gunung Batur, Bali (1.717 mdpl)

Nah kali ini kita sedikit menyeberang ke timur pulau Jawa, yaitu di Pulau Bali, tepatnya di daerah Kintamani. Kamu bisa menjajal pendakian ke Gunung Batur dengan ketinggian 1.717 mdpl. Gunung Indah yang satu ini termasuk ramah buat pendaki pemula. Tapi keindahan jangan ditanya, pastilah bakal membuatmu terkagum-kagum.

Di puncak Gunung Batur kamu akan menemukan satu kaldera terindah di dunia dengan Danau Batur dengan pusatnya. Untuk sampai di atas hanya diperlukan waktu sekitar 2-3 jam dengan medan tidak terlalu sulit. Pastikan kamu memburu sunrise di puncak, karena akan sangat indah bila kamu bisa mendapatkan sunrise di puncaknya.

9. Gunung Lawu, Perbatasan Jawa Tengah - Jawa Timur (3.265 mdpl)

Jangan ciut dulu dengan sosok Gunung Lawu yang menjulang setinggi 3.265 mdpl. Gunung yang terletak di perbatasan Jateng dan Jatim ini cukup ramah bagi pendaki pemula. Kamu gak perlu cemas dengan medannya karena medannya relatif mudah dan aman. Selain itu sudah tersedia bangunan beratap di setiap pos, sehingga memungkinkan pendaki untuk berteduh dan beristirahat.

Ada tiga jalur pendakian yang bisa kita lalui yaitu : Jalur Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, dan Candi Ceto. Buat pendaki pemula yang ingin muncak disarankan mengambil jalur cemoro sewu yang jarak tempuhnya lebih pendek. Yang unik di pos 5 sebelum puncak terdapat sebuah warung yang menjajakn makanan, jadi kamu gak perlu takut kelaparan. Saat turun barulah kamu mengambil jalur cemoro kandang karena treknya lebih aman buat lutut.