Frederick Smith : CEO FedEx

FSMITH

A Manager is not a person who can do the work better than his men; he is a person who can get his men to do the work better than he can.

Frederick Smith, Founder dan Chairman dari FedEx, lahir pada tahun 1944 di Marks, Mississipi, Amerika Serikat, anak kedua dari dua bersaudara ini mendapatkan gelar bachelor of economics nya di Yale University, AS. Setelah lulus kuliah Fred bekerja sebagai tentara (masa perang Vietnam) selama tiga tahun sampai 1969. Sekembalinya dari Vietnam, Fred berniat untuk menerapkan ide dari paper yang dia buat pada saat kuliah dan kemudian berdirilah FedEx pada tahun 1971

FedEx merupakan perusahaan logistik terbesar di dunia saat ini. Awalnya tidak berjalan mulus terutama karena banyaknya masyarakat yang belum percaya terhadap ide dari Fred yaitu menjamin pengiriman selesai dalam waktu kurang dari 24 jam ,yang waktu itu masih dianggap tidak mungkin. Setelah melalui banyak masalah pada tahun tahun awal berdirinya perusahaan. Akhirnya FedEx mulai mendapat profit yang stabil dan baik pada tahun 1976, hal ini terutama karena FedEx sudah bisa mengirim berbagai macam dokumen, barang, bahkan organ dari dan ke dalam AS

Tidak mau hanya diam dan beroperasi di dalam negeri dan juga karena kompetisi dengan perusahaan serupa (UPS). Fred memutuskan untuk mulai mengembangkan perusahaanya ke pasar global. Dimulai dari pembelian pesawat carrier Flying Tiger sebagai sarana pengiriman ke luar negeri pada tahun 1988, yang pada waktu itu mulai difungsikan untuk menjangkau pasar Eropa. Walaupun pertumbuhan FedEx di pasar Eropa masih sangat lambat, Fred percaya bahwa kesuksesan di AS pasti akan merambat ke Eropa karena pentingnya masalah pengiriman barang pada proses bisnis. Selain pembelian pesawat carrier untuk mendukung pengembangan perusahaan ke luar negeri. Fred juga mulai membeli banyak ground unit untuk diposisikan baik di luar ataupun dalam negeri sebagai salah satu usaha membuat FedEx menjadi powerhouse pada bagian pengiriman barang

Pada tahun 1994, Fred merasakan pentingnya Internet, Fred mengenalkan InterNetShip, sebuah layanan yang membuat pelanggan bisa mengkoordinasi pengiriman domestik mereka melalui software pada komputer yang terhubung dengan internet (semacam fungsi monitor barang).

Fred juga mengembangkan BusinessLink, sebuah layanan pemasaran yang menyediakan katalog bisnis barang online mereka langsung yang terhubung dengan FedEx.

Pada tahun 1997 FedEx tercatat telah mempekerjakan 120.000 karyawan di seluruh dunia; mengirimkan rata-rata 2,5 juta paket per hari di 211 negara ; dan telah menjadikan Smith salah satu dari empat ratus orang terkaya di dunia.

Tentu saja salah satu kunci keberhasilan Smith adalah menciptakan budaya perusahaan yang monomor satu kan loyalitas terhadap perusahaan.Selain itu Smith juga berpegang pada konsep P-S-P: People, Service, Profit sebagai dasar mengoperasikan perusahaan. Idenya adalah ketiga konsep itu bekerja dalam satu lingkup, masing-masing didukung oleh yang lain.

Sejak awal perusahaan, Smith sudah dikenal selalu berusahan merangkul para pekerjanya, bahkan saat-saat sulit. Bahkan saat keuangan perusahaan sedang sulit, Smith berusaha memastikan bahwa karyawannya diberi jaminan medik. Smith sangat mengakui pentingnya pekerjanya terhadap perusahaan.

Seperti contoh pada 1990an, ketika pekerja dari perusahaan logistik serupa (UPS) mogok, ribuan pegawai FedEx bekerja berjam-jam untuk memproses tambahan 800.000 paket yang membanjiri pusat FedEx. Smith tidak lupa memberi penghargaan kepada karyawannya dengan bonus khusus ditambah juga dengan menerbitkan iklan pada surat kabar secara full-page untuk mengucapkan terima kasih atas kerja keras mereka.

Selain itu Smith juga dikenal sebagai bos pekerja keras dan mengayomi. Dia dikatakan sering mengunjungi kantor FedEx di Memphis larut malam, untuk menyapa banyak karyawannya yang sedang lembur. Dia juga menawarkan undangan berdiri untuk setiap karyawan dengan 10 tahun pelayanan untuk datang ke Memphis untuk sarapan bersama bosnya.

Meskipun terkenal suka berteman, Smith cenderung untuk tetap low-profile. Smith melihat potensi pasar global di masa depan seiring dengan didirikannya Federal Express yang dengan kata lain juga berani mengambil resiko yang lebih besar daripada perusahaan lain (ide untuk pengiriman cepat 1 hari).

Smith berpandangan bahwa teknologi baru bukan sebagai hambatan tapi sebagai tantangan yang harus dikuasai, diimplementasi, dan digunakan sebagai searana memajukan masyarakat global dan perusahaannya itu sendiri. Dengan mengikuti filosofi ini, FedEx terus membentuk wajah komunikasi global.

Sumber :

  1. https://www.entrepreneur.com/article/197542
  2. http://www.referenceforbusiness.com/biography/S-Z/Smith-Fred-1944.html
  3. https://en.wikipedia.org/wiki/Frederick_W._Smith
1 Like