FoodShare iPhone App: You eat a meal, we donate a meal

                FoodShare iPhone App: You eat a meal, we donate a meal

Tentang FoodShare:

FoodShare, LLC didirikan oleh Andrew Glantz dan Aidan Folbe pada bulan Juli 2014. Pada saat istirahat makan siang waktu magang di Navitas Capital, sebuah perusahaan modal ventura di Los Angeles, Aidan dan Andrew memantul ide-ide yang mereka miliki,dan pada akhirnya menciptakan FoodShare. Mereka mendanai sendiri ide mereka ini saat pengembangan dan peluncuran aplikasi iPhone, setelah mencari dan memperoleh persetujuan dari Apple, yang ditandatangani pada batu tulis restoran, setelah memenangkan kompetisi Ideabounce lapangan, membentuk kemitraan dengan Operasi FoodSearch, dan menyewa seseorang yang sedang magang saat musim panas bernama Jacob. Jacob meningkat pada Wash U yang memiliki keahlian dalam pemasaran startup dan strategi bisnis. Andrew dan Aidan bekerja keras untuk memastikan bahwa FoodShare memberikan pengalaman yang berharga bagi pengguna, restoran, dan masyarakat.

Andrew Glantz - Pendiri dan Chief Executive Officer:

Andrew saat ini memiliki kerja sama non-profit Dengan A Purpose, yang sedang menjalankan sebuah toko bernama Trading Post.Trading Post adalah toko bebas di mana individu dapat menyumbangkan dan mengambil barang-barang tanpa biaya. Melalui upaya Andrew, Trading Post mendorong keberlanjutan dan penggunaan kembali, setiap tahun mengalihkan 1,5 ton sampah. Sebagai kepala pengembangan bisnis, Andrew melaksanakan inventarisasi dan penilaian sistem baru untuk lebih efisien melacak item yang telah diambil dan disumbangkan, serta nilai yang diciptakan setiap hari. Selama musim panas 2014, Andrew magang di Navitas Capital, di mana ia menganalisis perusahaan, menulis kertas putih untuk perusahaan untuk mengirimkan kepada investor, dan berpartisipasi dalam pertemuan dengan perusahaan portofolio. Memberikan kembali kepada masyarakat sangat penting untuk Andrew. Dia meraih penghargaan Layanan Presiden 4 tahun berturut-turut melalui dedikasi untuk membantu anak-anak yang membutuhkan. Ia menjabat sebagai Wakil Presiden dari amal anak-anak yang disebut Jr. Variety, meningkat lebih dari $ 300.000 selama masa 4 tahun itu. Dia juga menjabat sebagai penasihat kamp relawan untuk anak-anak tunawisma di Southern California di Camp Harmony selama dua tahun. Andrew membawa latar belakang bisnis yang tajam bersama dengan dedikasi untuk filantropi untuk memberikan perspektif yang unik untuk FoodShare.

Aidan Folbe - Pendiri dan Chief Operating Officer:

Aidan adalah pemdiri Bagel pengiriman Anak laki-laki dan telah memiliki dan mengoperasikan bisnis selama empat tahun. Aidan mengelola biaya dan penjualan sementara juga mencari tahu bagaimana untuk meminimalkan biaya dan meningkatkan pendapatan. Aidan juga magang di Siegel Financial di mana ia membuat panggilan dingin untuk fasilitas manufaktur, menciptakan daftar bisnis yang potensial untuk dijual, dan berpartisipasi dalam proses percaloan. Selain itu, Aidan dianalisis paket pinjaman yang diajukan oleh franchisee untuk waralaba Amerika Finance, dan menilai apakah perusahaan sudah siap untuk mengajukan pinjaman SBA. Selama musim panas 2014, Aidan magang di Navitas Capital di mana ia menganalisis perusahaan dan menyajikan rekomendasi investasi untuk perusahaan. Aidan juga berpartisipasi dalam pertemuan dengan perusahaan portofolio. Amal adalah pilar utama untuk nilai Aidan. Dia telah terlibat dalam Friendship Circle, di mana ia dibimbing anak-anak dengan kebutuhan khusus, serta program Pertama Tee, menginstruksikan anak-anak miskin tentang cara bermain golf. pikiran kreatif Aidan mendorongnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan strategi gambaran besar dari FoodShare.

Risiko dan tantangan

Sebagai dua mahasiswa, Andrew dan Aidan terus menyeimbangkan sekolah mereka dengan bisnis. Mereka memanfaatkan bahan dari program mereka untuk membantu mereka meningkatkan FoodShare, dan menganalisis isu-isu melalui lensa yang berbeda. Selain itu, FoodShare benar-benar didanai sendiri oleh Andrew dan Aidan sejauh ini. Sekarang kehabisan uang untuk menjaga proyek berjalan, Andrew dan Aidan sangat menghargai bantuan Anda melalui sumbangan untuk membantu mereka mendorong FoodShare ke tingkat berikutnya.

Aplikasi FoodShare merupakan aplikasi yang sangat mulia, dimana aplikasi ini membuat cara baru dalam berbagi. Potensi dari aplikasi ini untuk membantu lebih banyak lagi komunitas-komunitas di bidang pangan tentunya sangat besar. Munculnya budaya baru dimana banyak orang terutama kaula muda yang memfoto makanan yang akan dimakan lalu mengunggahnya ke media sosial merupakan potensi yang sangat besar.

Keunggulan dari aplikasi ini adalah kesederhanaan dalam penggunaannya, layaknya fitur-fitur pada aplikasi ternama seperti facebook dan instagram, cara untuk menyumbangkan sebuah makanan hanya dengan memfoto makanan yang kita beli di restoran yang bekerja sama dengan foodshare lalu membagikannya dan selesai. ini merupakan suatu kemudahan dimana selain kita dapat melakukan kebiasan gaul juga dapat melakukan kebaikan dengan mengamalkan makanan.

Kekurangan dari aplikasi ini adalah terbatasnya atau sedikitnya tempat makan yang diajak bekerja sama, tentunya hal ini akan sangat merugikan karena keterbatasan tersebut.

Usulan saya adalah dengan memperbanyak kerjasama dengan tempat makan yang sudah memiliki cabang di berbagai dunia seperti KFC, McD, DD, dan tempat makan lainnya sehingga konsep berbagi atau beramal ini semakin mendunia dan populer sehingga semakin banyak yang terbantu.

Pasar di Indonesia tentunya merupakan target yang bagus karena aplikasi sejenis atau kompetitor belum ada di Indonesia, selain itu ini merupakan aplikasi di bidang amal yang tentunya sangan dibutuhkan di hampir seluruh dunia. Indonesia juga merupakan salah satu negara berkembang yang masih memiliki masalah di bidang pangan yaitu masih banyak anak di indonesia yang kekurangan gizi. Tentunya upaya dari pemerintah untuk memperbaiki gizi anak-anak indonesia dapat dibantu oleh aplikasi foodshare sehingga penanganan masalah pangan dapat segera diatasi, selain itu juga akan menumbuhkan rasa empati dan berbagi pada masyarakat indonesia.