Faktor-faktor apa yang membuat instagram dapat sukses dan bertahan di dunia media sosial?

Disusun dari dua kata, yaitu “Insta” dan “Gram”. Arti dari kata pertama diambil dari istilah “Instan” atau serba cepat/mudah. Namun dalam sejarah penggunaan kamera foto, istilah “Instan” merupakan sebutan lain dari kamera Polaroid. Yaitu jenis kamera yang bisa langsung mencetak foto beberapa saat setelah membidik objek. Sedangkan kata “Gram” diambil dari “Telegram” yang maknanya dikaitkan sebagai media pengirim informasi yang sangat cepat.

Faktor-faktor apa yang membuat instagram dapat sukses dan bertahan di dunia media sosial?

Instagram Sangat Popular? Bagaimana Caranya Tumbuh Mengikuti Perkembangan Zaman dan Teknologi?

Instagram adalah media yang berfungsi membuat dan mengirimkan foto dalam waktu yang cepat. . Tujuan tersebut sangat dimungkinkan oleh teknologi internet yang menjadi basis aktivitas dari media sosial ini.

Instagram memungkinkan kita untuk sharing kejadian sehari-hari dalam sebuah gambar, dan dapat menghubungkan kita dengan orang-orang yang ada di belahan bumi yang lain. Dengan saling terkoneksi dengan berbagai macam orang di Instagram, kita yang sebelumnya orang awam menjadi tau bagaimana cara mengambil gambar yang indah, objek-objek apa saja yang aesthetic dan dapat bergabung dengan komunitas-komunitas baru yang ada di Instagram.

Di Instagram, kita bisa memposting foto secara mudah dan gratis, sehingga memungkinkan kita menyimpan foto masa lalu atau foto yang ingin kita kenang lengkap dengan lokasi, caption atau ulasan yang ingin kita tulis dan dapat memberikan tag pada orang yang ada di dalam foto tersebut. Secara tidak langsung, instagram menjadi album digital kita yang bisa kita atur tampilannya dengan mudah dan sesuai apa yang kita mau.

Instagram mempunyai banyak fitur yang sangat cepat diperbaharui dan sesuai dengan kondisi teknologi saat ini. setiap orang dapat menggunakan semua fitur yang ada di Instagram dengan mudah dan sederhana. Beberapa contoh fitur yang mudah digunakan adalah dengan hanya butuh mengetuk layar sebanyak dua kali untuk memberikan like kepada postingan orang lain. Instagram juga memberikan pilihan private account untuk kita yang memang hanya ingin membagikan foto kepada orang-orang terdekat saja. Dan seperti fitur yang baru-baru ini dikeluarkan oleh instagram adalah instastory, fungsinya mirip dengan snapchat yang memungkinkan kita membagi video singkat kita untuk para pengikut akun dan dapat di simpan dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh pihak instagram.

Di Instagram, banyak konten yang lebih seru dibanding media sosial lainnya. Saat ini instagram dapat memberikan value kepada penggunanya, dikarenakan jumlah pengguna instagram yang sangat banyak dan membuat beberapa pengguna yang diminati oleh pengguna lainnya karena dinilai bagus dan menarik dalam memposting foto terinspirasi untuk membuka jasa endorse.

Intinya adalah instagram diminati pengguna karena beberapa hal :

  • Pelopor media sosial yang memungkinkan pengguna berbagi foto.
  • Sangat mudah serta sederhana digunakan dan posting gambar apapun yang pengguna inginkan.
  • Dapat terkoneksi dengan media sosial lainnya.
  • Media untuk terkoneksi dengan orang-orang asing yang bisa memberi inspirasi kita untuk mengambil gambar yang lebih baik.
  • Dapat menghasilkan value
  • Selalu berinovasi dengan menambah fitur-fitur yang dengan cepat diterima oleh masyarakat.

(sumber : http://www.instantshift.com/2012/06/14/the-real-reason-people-love-instagram/ )

Siapa yang tidak mengenal media sosial Instagram ? Sekitar 400 juta orang di dunia memiliki akun Instagram. Indonesia pun menjadi salah satu negara dengan pengguna terbanyak.

Systrom awalnya terpikir untuk menggabungkan fitur lokasi check in dengan permainan sosial. Systrom membuat sebuah prototipe yang kemudian menjadi Burbn. Ide tersebut dipresentasikan ke Baseline Ventures dan Andreessen Horowitz saat pesta. Setelah pertemuan tersebut, Systrom keluar dari pekerjaan untuk fokus pada Burbn. Selang 2 minggu setelah keluar dari pekerjaan, Kevin mendapatkan modal awal sebesar US$ 500.000 dari Baseline Ventures dan Andreesssen Horowitz.

Kevin Systrom dan Mike Krieger membuat Burbn, sebuah layanan check-in dengan menggunakan bahasa HTML5. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk melakukan banyak hal: check in di sutau lokasi, membuat rencana (check in di lokasi berikutnya), mendapatkan poin untuk jalan-jalan dengan teman, memposting foto dan lain sebagainya.

Pada satu titik, Kevin Systrom dan Mike Krieger berpikir Burbn memiliki terlalu banyak fitur, padahal pengguna tidak mau aplikasi yang terlalu rumit. Akhirnya mereka fokus pada photo sharing. Salah satu inspirasi (AHA momen) adalah saat Kevin ngobrol dengan teman perempuannya. Teman perempuannya tidak mau ngepost foto, karena keliatan jelek. Sedangkan temannya dengan menggunakan filter dan efek-efek fotonya menjadi terlihat bagus.

Pengembangan Burbn menjadi Instagram. Inilah awal kisah sukses Kevin Systrom pendiri Instagram. Sebulan setelah launching Instagram, jumlah pengguna tumbuh sebesar 1 juta pengguna. Setelah 1 tahun berjalan Instagram memiliki pengguna lebih dari 10 juta orang. Setelah fokus padaphoto–sharing, Instagram menambah layanannya yaitu video-sharing. Kata Instagram sendiri merupakan gabungan dari kata Instant dan Telegram.

Pada April 2012, Instagram dibeli oleh Facebook dengan harga US$ 1 Milliar dalam bentuk uang tunai dan saham. Pembelian tersebut termasuk dengan 13 orang karyawan Instagram. Mark Zuckerberg mengatakan bahwa Instagram akan dikembangkan sendiri, jadi tidak akan dilebur dengan Facebook.

“I want Instagram to be the place I learn about the world” ujar Systrom

Nah, dari bacaan diatas kita dapat menyimpulkan apa saja faktor-faktor kesuksesan Kevin Systrom :

1. Mengindentifikasi pasar
Pada awalnya, aplikasi yang dibangun oleh Systrom dan Krieger adalah Burbn. Pernah mendengar Burbn? Burbn merupakan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk check in tempat dan share foto.

Namun, melihat kebutuhan pasar yang lebih senang berbagi foto dibanding fitur lainnya, akhirnya Systrom dan Krieger berubah haluan dan berfokus pada layanan sharing foto, yang kemudian diberi nama Instagram.

2. Dengarkan klien
Saat mendapat masukan dari salah satu klien tentang filter foto di Instagram yang dapat membuat foto menjadi lebih bagus, Systrom dan Kreiger tidak marah, mereka justru senang dengan masukan tersebut, hingga kemudian terciptalah filter foto di Instagram yang membuat banyak orang semakin tertarik.

3. Belajar dari kegagalan dan melangkahlah maju
Hal terbaik bagi seorang entrepreneur adalah kegagalan,” ujar Systrom. Kegagalan yang dialami Systrom tidak menyulutkan semangatnya untuk sukses. Setelah gagal dengan aplikasi Burbn yang diciptakannya, Systrom mempelajari apa kesalahannya, memperbaiki, hingga kesuksesan kini datang menghampiri.

4. Menerima saat salah
Apakah Anda salah satu yang akan marah saat dikritik oleh rekan kerjamu? Jika iya, cobalah untuk menerima, karena dari kesalahan kita dapat banyak pelajaran. Seperti yang dialami Systrom dan Krieger saat bermasalah dengan Facebook yang justru pada akhirnya Instagram dan Facebook saling support demi kenyamanan para penggunanya.

5. Hargai saat keberuntunganmu berubah
Setiap manusia diciptakan bersama dengan keberuntungan-keberuntungan di hidupnya. Tidak terkecuali Systrom dan Krieger, yang memaknai hal tersebut dengan terus mengembangkan Instagram tak peduli sebanyak apa saingan di depan mereka.

SUMBER :

Sejak diluncurkan pada tahun 2010, Instagram, aplikasi berbagi foto yang dibuat oleh lulusan Universitas Stanford, Kevin Systrom dan Mike Krieger memiliki 700 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 400 juta orang mengunjungi platform Instagram setiap hari menurut data pada April 2017.

Mike Krieger, Instagram co-founder berkata, “Rahasia kesuksesan startup adalah tumbuh dengan penuh kesadaran dan berhati-hati siapa yang Anda pekerjakan.”

Nasihat pertama Krieger untuk sejumlah pengusaha wannabe yang ingin meniru prestasinya adalah tekankan fokus pada manajemen dan tim manajemen untuk memastikan bahwa perusahaan berkembang sesuai dengan keinginan.

Tahun lalu, Instagram meluncurkan “Instragram Stories”, sebuah fungsi yang memungkinkan berbagi gambar dan video dalam satu slideshow dengan durasi 24 jam. Kelebihan adanya “Instragram Stories” yaitu untuk meningkatkan sharing. Hal lainnya yang sangat penting adalah pengguna dapat merasakan adanya hubungan dengan orang-orang di balik produk yang dibuat.

Ada beberapa pelajaran Entrepreneur yang dapat dipelajari dari Co-Founder Instagram, Kevin Systrom yaitu :

  1. Anda tidak membutuhkan tim yang besar untuk melakukan hal-hal yang besar
    Menjaga tim kecil merupakan kesalahan terbesar namun juga menjadi kekuatan terbesar.
    Systrom berkata, “Produk dan perusahaan hebat berasal dari tim hebat.” Systrom percaya lebih baik memiliki tim kecil yang terdiri dari orang-orang hebat daripada orang yang biasa saja.

  2. Mempekerjakan orang-orang pintar dan bergairah
    “Orang pintar adalah orang yang penuh hasrat” kata Systrom. Orang yang benar-benar menyukai sesuatu, biasanya akan menjelaskan cara yang akan membuat orang lain terinspirasi. Systrom mencari orang pintar dengan banyak potensi dan memiliki hasrat dalam hidup.

  3. Bukan memulai produk namun memulai sebuah organisasi
    Membangun sebuah produk merupakan hal yang hebat namun ada banyak kerja keras yang melibatkan tim. Melibatkan tim merupakan salah satu hal yang penting karena sangat sulit menemukan orang-orang untuk mewujudkan dan mendukung pembangunan produk.

  4. Mampu menjelaskan apa yang telah dilakukan dalam waktu 30 detik atau kurang
    Bisnis (terutama aplikasi) harus dapat menjelaskan deskripsi produknya dalam 30 detik dan diharapkan dalam waktu itu pengguna dapat memahaminya. Jika melampaui waktu itu, orang akan kehilangan perhatian.
    Systrom berkata, “Jangan melakukan terlalu banyak dan hapus hal yang tidak penting untuk kesuksesan produk karena jika terlalu banyak maka akan ada hambatan dan menghalangi kemampuan untuk menyelesaikan sesuatu”

  5. Akan mulai kehilangan saat berpikir untuk menang
    Ketika mengembangkan produk, beberapa orang akan mencintai dan beberapa orang lagi akan membenci, namun keduanya memiliki sisi yang berbeda. Jangan mengira akan menang ketika semua orang akan mencintai produk yang telah dibuat.

  6. Biarkan dirimu menjadi sedikit gila
    Satu-satunya orang yang dapat menahanmu adalah dirimu sendiri. Ketakutan merupakan hal yang membuat orang tidak dapat melakukan hal-hal terbesar di dunia.

Referensi :

Pada tahun 2010, Instagram muncul sebagai “photo social platform”. Instagram hadir sebagai social platform yang berfokus pada penyajian konten berupa foto dan video. Sejak diluncurkan hingga sekarang, Instagram berhasil berkembang pesat dengan lebih dari 100 juta pengguna aktif dan 16 miliar foto dan video yang telah disebarkan. Munculnya pesaing Instagram yang turut menyajikan platform yang sama, tak lantas membuat Instagram tertinggal dan justru semakin sukses seperti sekarang ini. Lantas apa saja yang membuat platform ciptaan Kevin Systrom dan Mike Krieger ini dapat berkembang pesat dan tumbuh sukses dengan ratusan juta pengguna?

1. Tampilan yang Sederhana
Salah satu faktor yang membuat Instagram sukses mempertahankan dan menambah jumlah penggunannya adalah tampilan Instagram yang sederhana dan user-friendly. Instagram berhasil memanjakan penggunanya dengan fitur berbagi foto yang sangat mudah, selain itu kita juga dapat terhubung dengan rekan-rekan kita dengan melihat foto yang mereka bagi dan yang mereka sukai secara up-to-date. Dan salah satu hal yang membuat penggunanya setia adalah, iklan yang muncul diinstagram tidak berupa iklan pop-up yang menyebalkan yang mengganggu penggunanya. Instagram mampu mengemas dengan rapi iklan-iklan yang ada sehingga tidak mengganggu penggunanya.

2. Inovasi Terus-Menerus
Inovasi Instagram akan fitur-fitur yang ada membuat penggunanya tidak merasa jenuh untuk menggunakan aplikasi Instagram. Dimulai dari fitur memberi filter pada foto yang akan di bagikan, hingga fitur menarik lainnya seperti InstaStory, InstaLive, dan fitur lainnya. Tambahan-tambahan fitur seperti ini yang membuat pengguna selalu tertarik untuk mencoba fitur baru yang dikeluarkan oleh Instagram.

3. Kualitas Foto
Instagram memberikan hasil akhir foto yang berkualitas cukup baik untuk dibagikan. Walaupun tidak beresolusi tinggi, akan tetapi antar muka yang dimiliki Instagram mampu membuat foto yang diambil dengan kamera HP sekalipun tampak berkualitas. Hal ini yang menjadi faktor mengapa pengguna senang menggunakan Instagram, karna kualitas foto yang diberikan sangat layak dan menarik untuk dilihat.

4. User Oriented
Instagram sangat mengerti dan memahami user mereka. Instagram membuat user creative selama menggunakan Instagram. User dapat menyebarkan foto mereka sesuai dengan filter yang mereka mau, mengikuti akun-akun yang sesuai dengan kesukaan mereka, dan juga menyusun foto yang mereka miliki sesuai dengan konsep dan tema yang mereka sukai. Hal ini sangat dimengerti oleh Instagram yang membuat mereka memberikan fitur-fitur untuk menambah kreativitas penggunanya.

Faktor-faktor diatas merupakan sebagian dari kunci utama yang membuat Instagram menjadi "photo social platform” yang tersukses saat ini. Tidak hanya dapat bertahan ditengah maraknya persaingan social platform photo yang lain, namun Instagram dapat dengan mudah meningkatkan jumlah penggunanya.

Sumber :
https://techcrunch.com/2011/11/27/why-instagram-is-so-popular/
https://blog.kissmetrics.com/learn-from-instagram/
https://www.linkedin.com/pulse/3-reasons-why-instagram-has-become-so-successful-olivia-trilla
https://wersm.com/the-complete-history-of-instagram/