Faktor apa saja yang dibutuhkan dari teknik Modeling and simulation dalam Quantitative Risk Analysis?

image

Dalam proses Quantitative Risk Analysis bisa saja seorang project manager menerapkan beberapa teknik untuk mensukseskan proyek yang dikerjakan. Kini membahas pada salah satu pendekatan dari teknik Quantitative Risk Analysis and Modeling Techniques yaitu Modeling and simulation yang termasuk teknik umum didasarkan pada event-oriented and project-oriented analysis. Nah, faktor apa saja yang dibutuhkan dari teknik Modeling and simulation dalam Quantitative Risk Analysis?

Modeling and simulation menterjemahkan secara detail terhadap ketidakpastian proyek yang menjadi potensi atas dampak risiko. Hal ini dilakukan dengan menetapkan nilai yang diproyeksikan pada risiko yang telah dikategorikan risiko tersebut kedalam tingkatan risiko. Simulasi ini dilakukan menggunakan teknik Monte Carlo oleh project manager. Monte Carlo akan dihitung menggunakan komputer dan menganalisis kemungkinan terjadinya risiko. Dalam penggunaan teknik Monte Carlo terdapat faktor yang dibutuhkan seperti nilai input dan output. Nilai input ini mencakup perkiraan biaya, waktu yang dibutuhkan dalam berkegiatan untuk menyelesaikan proyek. Dimana nilai ini dipilih secara acak untuk setiap iterasi dari distribusi probabilitas variabel yang berkaitan. Distribusi probabilitas adalah total biaya atau tanggal penyelesaian proyek berdasarkan faktor input mencakup perkiraan biaya dan durasi proyek. Dengan menggunakan distribusi probabilitas akan menghasilkan jauh lebih realistis atas penggambaran ketidakpastian variabel analisis risiko. Sedangkan output dari simulasi risiko biaya ini menggunakan model yang melibatkan tiga elemen dan rentang risiko yang menggambarkan peluang masing-masing untuk mencapai detail target biaya yang disajikan dengan tampilan kurva. Dengan cara demikian, simulasi Monte Carlo akan memberikan padangan kedepan yang lebih komprehensif tentang apa yang mungkin terjadi dan seberapa besar kemungkinan itu akan terjadi.

Dalam perhitungan teknik Monte Carlo meliputi:

  • Berapa kali setiap aktivitas proyek berada di jalur kritis
  • Seberapa sensitif hasilnya terhadap perubahan dalam aktivitas dan durasi waktu proyek
  • Berkaitan dengan risiko yang menjadi prioritas tergantung pada jumlah ketidakpastian risiko dan rentang waktu penyelesaian proyek yang telah ditentukan, dengan demikian simulasi Monte Carlo dapat melibatkan puluhan ribu perhitungan ulang agar menghasilkan distribusi probabilitas.

Sumber:

  1. Project Management Institute, 2013. A Guide to the PROJECT MANAGEMENT BODY OF KNOWLEDGE. Project Management Institute, Inc.

  2. PMI-certified Project Manager. Quantitative Risk Analysis and Modelling Techniques. [online] Project Management Knowledge. Tersedia di: https://project-management-knowledge.com/definitions/q/quantitative-risk-analysis-modelling-techniques/ [Diakses 25 Maret 2018]

  3. Palisade. Monte Carlo Simulation. [online] PALISADE. Tersedia di: http://www.palisade.com/risk/monte_carlo_simulation.asp [Diakses 25 Maret 2018]

  4. Firebrand, 2016. 11.4 Perform Quantitative Risk Analysis. [online] PMP Certification. Tersedia di: http://www.firebrandtraining.co.uk/learn/pmp/course-material/project-risk-management/quantitative-risk-analysis [Diakses 25 Maret 2018]