Earth and alysia's hearth

Air mata kebahagiaan dan air mata kesedihan adalah rencana yang berjalan dari waktu ke waktu. Bumi, bulan dan matahari selalu tersenyum menjalani siang dan malam. Rencana Allah itu terlihat seperti jalan tol , sepertinya bahagia , namun butuh proses menjalaninya bersama suka dan duka.

Pertemuan empat mata, 2 hati dan 2 jiwa terjadi ketika adanya pemilihan Duta Bahasa . Bahasa adalah hal sederhana yang memulai cinta dan perpisahan. Dengan bahasa drama kebahagiaan dan perjuangan bergejolak.

Awalnya Alex kurang setuju ketika dekan fakultas ilmu budaya memberi tahu bahwa dia yang akan mewakili fakultas untuk lomba duta bahasa. Tapi dari sedikit rasa terpaksa akan timbul pertemuan yang akan di kenang. " Makasih ibu dekan" sebuah kalimat yang terucap saat kedua insan bertemu.

30 pasangan bersaing untuk memperjuangkan sebuah sertifikat juara 1 duta bahasa. Duta yang tujuannya untuk menumbuhkan minat baca setiap generasi muda dan mempelajari bahasa . Inilah pertama kali nya Alex berkompetisi. Dengan modal ucapan dari ibu dekan , dia memperjuangkan pengalaman yang sebelumnya belum pernah diperoleh.

Di hari pertama perlombaan, panitia mempersilahkan peserta untuk saling mengenal lebih jauh dan menghilangkan aroma persaingan antar peserta. Alex banyak mendapatkan teman baru dan dia berharap semoga ada yang bisa menjadi sahabat terbaik nya. Sahabat yang mampu mengerti kelebihan dan kekurangan yang selalu ada dan terjadi.

Siti namanya , dia adalah yang pertama kali berkenalan dengan Alex. Perjuangannya untuk membahagiakan kedua orang tuanya , walaupun dia berasal dari keluarga yang berusaha menghidupkan asap dapur . Tujuan Siti mengikuti duta bahasa hanya satu , yaitu menghilangkan rasa takut yang menghambat prestasinya. Bukan untuk menang juara, tapi sekedar mengalahkan beban kehidupan yang dia alami .

Perjalanan ke sekolah dasar lebih dari 2 jam , harus menumpang truk ketika SMP hingga menyeberangi calon air banjir , itulah beberapa penggal kisah Roy. Alex sungguh sedih setelah mendengar kisah Roy. Beberapa ucapan dari Roy dan Siti , membuat jiwa Alex bergetar. Betapa menyesalnya dia ketika sekolah hanya ingin menunjukkan ekstensi diri , padahal dengan memakai seragam , agar orang tuanya mampu meneteskan air mata kebahagiaan .

Hari kedua akhirnya tiba ,kali ini Alex dan peserta lainnya mendapatkan materi hubungan budaya dan bahasa. Alex hanya sedikit tersenyum , dia yakin bahwa dia yang paling paham . Ilmu budaya adalah materi setiap hari yang dia dapatkan ketika kuliah.

Justru dia fokus kepada seorang perempuan yang begitu teliti menulis materi . Perempuan itu bernama Alysia. Dia tahu nama perempuan tersebut rupanya dari aplikasi Instagram. Rupanya Alex begitu penasaran hingga mengurangi jatah kuota WiFi nya untuk sebuah pencarian jati diri Masa depan.