Dilema,Challenge menulis Sastra 30 hari

Hati bimbang entah berkelana di mana
Bagai musafir yang terus berjalan.
Dari fajar hingga kepetang
Istirahat sejenak lalu meneruskan perjalanan.

Mencari titik demi titik cahaya
Yang Kau sianarkan.
Mencari jawaban atas kekosongan,kehampaan relung jiwa.

Hidup dengan mengandalkan tangan di bawah
Membuat hati resah sepanjang masa.
Ingin rasanya menjadi saudagar dermawan
Yang selalu senyum bahagia dengan tangan terbuka.