Dari mana asal usul permainan tradisional marraga?

Foto Atraksi paraga

Permainan tradisional marraga biasanya fikenal juga sebagai mandaga. Permainan ini terbilang cukup unik, rumit dan lumayan sulit. Mengapa?


Cari Menu
Sejarah Permainan tradisional Indonesia.
Macam-macam Permainan Tradisional Indonesia dan Cara Bermainnya
24/10/2016

Permainan Tradisional Indonesia– Indonesia adalah negara yang memiliki beragam budaya, bahasa, dan agama, tidak hanya itu Indonesia juga adalah negara dengan alam yang menabjubkan beserta rempah-rempah maupun fauna dan flora.

Permainan tradisional Indonesia termasuk kedalam ciri khas tersendiri dibandingkan negara lain, Indonesia sendiri memiliki permainan tradisional dari berbagai daerah dengan jumlah yang tidak sedikit. Tapi seiring dengan kemajuan teknologi permainan tradisional sedikit demi sedikit mulai punah dan jangan dimainkan lagi.

Permainan ini menjadi kenangan indah bagi kamu yang lahir di tahun 90 an. Untuk mengenang dan membangkitkan permainan tradisional agar terus bisa dimainkan oleh anak-anak sekarang, akan kita bahas bersama permainan tradisional yang satu ini.

Daftar Isi [hide]

1 25 Macam Permainan Tradisional Indonesia
1.1 1. Permainan Tradisional Abc Lima Dasar di Indonesia
1.2 2. Permainan Tradisional Balap Karung di Indonesia
1.2.1 Sejarah Permainan
1.2.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.3 3. Permainan Tradisional Benteng di Indonesia
1.3.1 Sejarah Permainan
1.3.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.4 4. Permainan Tradisional Boi-boian di Indonesia
1.4.1 Sejarah Permainan
1.4.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.5 5. Permainan Tradisional Bola Bekel di Indonesia
1.5.1 Sejarah Permainan
1.5.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.6 6. Permainan Tradisional Congklak di Indonesia
1.6.1 Sejarah Permainan
1.6.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.7 7. Permainan Tradisional Egrang di Indonesia
1.7.1 Sejarah Permainan
1.7.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.8 8. Permainan Tradisional Engklek di Indonesia
1.8.1 Sejarah Permainan
1.8.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.9 9. Permainan Tradisional Galah Asin/Gobak Sodor di Indonesia
1.9.1 Sejarah Permainan
1.9.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.10 10. Permainan Tradisional Gasing di Indonesia
1.10.0.1 Kini Telah Hadir, Ramuan Apel Untuk Kesehatan dan Kecantikan Dalam Produk Cuka Apel Tahesta. Bisa Mengobati Berbagai Penyakit dan Perawatan Kecantikan, Langsung Saja Klik Harga Cuka Apel Murah.
1.10.1 Sejarah Permainan
1.10.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.11 11. Permainan Tradisional Gatrik di Indonesia
1.11.1 Sejarah Permainan
1.11.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.12 12. Permainan Tradisional Kasti di Indonesia
1.12.1 Sejarah Permainan
1.12.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.13 13. Permainan Tradisional Kelereng di Indonesia
1.13.1 Sejarah Permainan
1.13.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.14 14. Permainan Tradisional Layang-layang di Indonesia
1.14.1 Sejarah Permainan
1.14.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.15 15. Permainan Tradisional Lenggang Rotan di Indonesia
1.15.1 Sejarah Permainan
1.15.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.16 16. Permainan Tradisional Lompat Tali di Indonesia
1.16.1 Sejarah Permainan
1.16.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.17 17. Permainan Tradisional Masak-masakan di Indonesia
1.17.1 Sejarah Permainan
1.17.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.18 18. Permainan Tradisional Ngadu Muncang di Indonesia
1.18.1 Sejarah Permainan
1.18.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.19 19. Permainan Tradisional Nama Kasti di Indonesia
1.19.1 Sejarah Permainan
1.19.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.20 20. Permainan Tradisional Petak Umpet di Indonesia
1.20.1 Sejarah Permainan
1.20.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.21 21. Permainan Tradisional Polisi-polisian di Indonesia
1.21.1 Sejarah Permainan
1.21.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.22 22. Permainan Tradisional Rangku Alu di Indonesia
1.22.1 Sejarah Permainan
1.22.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.23 23. Permainan Tradisional Ma’raga di Indonesia
1.23.1 Sejarah Permainan
1.23.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.24 24. Permainan Tradisional Pletekon di Indonesia
1.24.1 Sejarah Permainan
1.24.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.25 25. Permainan Tradisional Ular Naga di Indonesia
1.25.1 Sejarah Permainan
1.25.2 Peraturan dan Cara Bermain
1.26 Bagikan ini:

25 Macam Permainan Tradisional Indonesia

  1. Permainan Tradisional Abc Lima Dasar di Indonesia
    permainan tradisional Indonesia abc lima dasar
    Sumber : http://azzamaviero.com/
    Masih ingatkah kamu dengan permainan yang satu ini? Nama permainan ini diambil karena kamu bermaian abc an dengan mengunakan ke lima jari. Permainan ini mengharuskan kamu berfikir dengan cepat. Memainkan permainan tradisional yang satu ini tidak menggunakan alat apapun hanya menggunakan jemari kita sebagai perhitungannya.

permainan ini dimainkan oleh tiga sampai lima orang, semakin banyak semakin seru. Cara bermainnya mudah, kamu dan teman-temanmu menyepakati nama-nama yang nantinya akan menjadi tema, misalkan nama-nama hewan, nama-nama pemain bola atau nama-nama negara. Nama-nama tersebut akan menjadi tema permainan tradisional abc lima dasar.

Setelah itu kumpulkan jari-jari temanmu dan mulai berhitung dengan huruf alfabet. Contoh, semua jari yang keluar dari teman-teman ada 10 huruf alfabet kesepuluh adalah “H” nah huruf ini akan menjadi huruf nama-nama hewan yang berawalan huruf “H”.

Pemain yang menjawab paling akhir atau tidak bisa menjawab akan mendapatkan hukuman yang telah disepakati diawal permainan. Manfaat permainan ini adalah mempercepat kinerja berfikir otak.

  1. Permainan Tradisional Balap Karung di Indonesia
    Sejarah permainan tradisional Indonesia
    Sumber : www.mtheodricblogspot.co.id/
    Balap karung adalah permainan tradisional yang hingga saat ini masih menjadi permainan tradisional yang populer dan sering dimainkan apalagi saat 17 Agustusan. Permainan ini dimainkan oleh semua kalangan mulai dari anak-anak sampai orang tua sekalipun.

Sejarah Permainan
Perlu kamu ketahui bahwa permainan ini sudah ada sejak dahulu bahkan ada yang mengatakan permainan ini ada sejak zaman Indonesia masih di jajah oleh Belanda. Permainan ini dibuat oleh misionaris Belanda yang biasanya digelar saat ada acara-acara perayaan Belanda.

Sejak dulu permainan ini sering dimainkan oleh anak sekolah yang berumur 6-12 tahun, lalu menjadi populer dan dimainkan oleh anak-anak desa. Di Indonesia sendiri, permainan ini dimainkan saat ada acara-acara tradisional, yang awalnya hanya anak-anak desa saja yang memainkan tapi makin lama menyebar ke seluruh pelosok negeri.

Peraturan dan Cara Bermain
Buatlah garis awal dan akhir dengan jarak 7-10 meter.
Gunakan karung sampai menutupi semua bagian kaki.
Berjalan dengan melompat dan cepat untuk mencapai garis akhir.
Siapa yang tercepat sampai ke garis akhir dialah pemenangnya.
Peserta terdiri dari 3 sampai 6 orang.
Permainan bisa dengan kerja tim atau sendirian.
3. Permainan Tradisional Benteng di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia
Sumber : www.mediasi.com
Bentengan adalah permainan tradisional favorit bagi anak 90an terutama anak laki-laki, karena permainan ini mengajarkan strategi perang dan kecepatan dalam menangkap atau menghindari musuh.

Saat ini permainan ini sendiri sudah jarang dimainkan oleh anak-anak, permainan yang membutuhkan kera kelompok ini tenggelam akan kemajuan teknologi di mana menjadikan anak-anak bermain di rumah, tanpa mengenal lingkungan nya.

Sejarah Permainan
Permainan ini sudah ada sejak dahulu tepatnya saat Indonesia berhasil meloloskan diri dari penjajahan dan mengatakan kemerdekaannya, yang pada saat itu negara Indonesia semakin bangkit.

Ada Sumber yang mengatakan permainan ini mencerminkan tentang perjuangan bangsa Indonesia pada saat melawan pejajah, karena permainan ini menggunakan strategi dan perjuangan.

Permainan ini akan dimenangkan oleh suatu kelompok jika berhasil merebut atau menyentuh benda yang dijadikan benteng oleh kelompok lainnya. Nama bentengan sendiri diambil dari nama markas yang dulu dikenal dengan sebutan benteng.

Peraturan dan Cara Bermain
Pemain di bagi menjadi dua kelompok, setiap kelompok beranggotakan minimal 4-5 orang.
Setiap kelompok mempunyai benda yang nantinya akan dijadikan sebagai benteng, bisa terbuat dari tiang, bambu ataupun potongan batu bata.
Setiap kelompok mempunyai kawasan kekuasaan, yang disepakati di awal permainan.
Pemain yang memasuki kawasan lawan jika tersentuh oleh pemain lawan akan ditahan di sebelah benteng lawan dengan jarak sekitar 3-5 meter.
Pemain itu dapat kembali lolos jika pemain yang satu kelompok menyentuhnya kembali.
Pemenang adalah kelompok yang berhasil menyentuh benteng lawan tanpa terkena sentuhan dari pemain lawan.
Skor bisa ditentukan sesuai kesepakatan.
4. Permainan Tradisional Boi-boian di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia
Sumber : www.permainantradisional.blogspot.com
Boi-boian adalah permainan tradisional Indonesia yang saat ini sudah jarang ditemui dan dimainkan oleh anak-anak pedesaan apalagi perkotaan. Permainan yang satu ini membutuhkan ketepatan dan kecepatan dalam memainkannya.

Sejarah Permainan
Permainan ini sudah ada sejak lama, tidak ada sumber yang mengatakan kepastian akan awal keberadaan permainan ini, yang pasti permainan ini menjadi permainan tradisional bangsa Indonesia.

Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak-anak pedesaan di waktu sore setelah salat asar, dan dimainkan oleh anak laki-laki dan perempuan, permainan ini sebagai hiburan di waktu kosong.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 4-5 pemain.
Permainan ini menggunakan alat pecahan genting yang nantinya akan disusun ke atas dengan jumlah 7-10 pecahan.
Selain pecahan genting bola kasti juga menjadi alat dalam permainan ini, jika tidak ada biasa diakali dengan membuat bola yang terbuat dari kertas yang di buat seperti bentuk bola dan diikat dengan karet gelang.
Tip pertama bertugas sebagai penyusun pecahan genting dan tim kedua bertugas sebagai penghancur genting dengan cara melemparkan bola kasti.
Permainan berawal dari tim penghancur genting melemparkan bolanya ke arah susunan genting dengan cara di gelindingkan.
Jika susunan genting hancur maka tim penyusun bertugas menyusun kembali genting, sambil menghindari bola yang terus dilemparkan ke arahnya.
Jika pemain terkena bola maka gugur dan jika pemain dari tim penghancur tidak mengenai sasaran genting maka akan gugur juga.
Permainan berakhir jika susunan genting kembali tersusun atau pemain yang berada di satu tim gugur semua.
Setelah itu tugas kelompok ditukar atau bergantian.
5. Permainan Tradisional Bola Bekel di Indonesia
Sejarah Permainan Tradisional Indonesia,
Sumber : http://kebudayaanindonesia.net/
Bola bekel termasuk ke dalam permainan tradisional Indonesia, karena sering dimainkan dan sudah ada sejak zaman dulu, permainan ini menjadi permainan favorit bagi anak perempuan. untuk menyelesaikan permainan ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Sejarah Permainan
Permainan tradisional yang satu ini berasal dari Jawa Barat ada juga yang mengatakan dari Jawa Timur, permainan ini dulunya hanya dijadikan kegiatan mengisi waktu kekosongan yang ada, tapi sekarang permainan ini dijadikan hiburan bagi anak-anak pedesaan khususnya anak-anak perempuan.

Seperti halnya permainan boi-boian permainan ini tidak memiliki catatan sejarah yang baik, tapi walaupun begitu permainan ini masih bisa kita temui sampai saat ini meskipun sudah sangat jarang.

Peraturan dan Cara Bermain
Alat yang digunakan dalam permainan ini adalah bola bekel serta 10 biji kuwuk.
Pemain terdiri dari 3 sampai 5 orang anak.
Duduklah dan Buatlah lingkaran atau menyerupai lingkaran yang nanti bola bekel dan kuwuk berada di tengah, pemainpun memainkannya di tengah atau di depannya.
Permainan dimulai oleh satu orang pemain dan yang lainnya mengamati, pemain akan bergantian setelah pemain yang sedang bermain melanggar peraturan.
Peraturan disepakati di awal permainan.
Gengam biji kuwuk dan peganglah bola bekel menggunakan jari telunjuk dan ibu jari, dipegang di satu tangan yang sama.
Lemparkan bola bekel ke atas dan jatuhkan semua biji, lalu setelah bola bekel memantul tangkaplah kembali bola bekel.
Lempar kembali bola bekel, sebelum bola bekel memantul ambilah satu biji kuwuk lalu tangkap kembali bola bekel.
Begitu seterusnya hingga biji kuwuk sudah diambil semua lalu, dibabak ke dua ambil dua biji kuwuk dalam satu lemparan, begitu seterusnya.
6. Permainan Tradisional Congklak di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia congklak
Sumber : www.hafidzyoungscientist.blogspot.co.id
Congklak, siapa yang tidak mengenal permainan tradisional yang satu ini? Permainan yang satu ini memiliki daya tarik sendiri dari bentuk papan congklak yang tersedia. Selain itu permainan ini juga tidak akan membuat kamu mengeluarkan keringat karena kamu bermain dengan duduk dan santai.

Sejarah Permainan
Menurut penelitian para arkeologi dan para ahli menyakini bahwa permainan tradisional congklak ini berasal dari negeri Timur Tengah lalu menyebar ke Benua Afrika setelah itu lalu penyebaran memasuki kawasan Asia. Permainan ini dikenal dan populer di Indonesia sendiri karena masuknya bangsa Arab ke Indonesia.

Dengan tujuan berdagang, menetap dan menikahi orang-orang pribumi. Jumlah lubang yang terdapat dalam papan congklak berjumlah 16 lubang, dibagi menjadi tujuh lubang kecil dan dua lubang besar, lubang yang menjadi tujuan dengan masing-masing pemain memiliki satu lubang.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini dimainkan oleh dua orang pemain.
Permainan ini menggunakan alat papan congklak dan biji congklak.
Terdapat 49 biji congklak yang di bagi ke 14 lubang kecil, setiap lubang berisikan 7 biji congklak.
Suitlah untuk menentukan giliran main.
Pemain pertama, membagikan biji congklak yang ada di daerahnya, pilihlah salah satu lubang untuk dibagikan biji congklaknya kepada setiap lubang kecil, dan satu lubang besar yang mmenjadi milik kamu, atau tabungan biji kamu.
Membagikan secara berputar setiap melewati lubang isilah dengan 1 biji congklak.
Begitu setterusnya hingga biji congklak habis, jika sudah habis barulah giliran bergantian bermain.
7. Permainan Tradisional Egrang di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia egrang
Sumber : www.wego.co.id
Egrang termasuk kedalam permainan tradisional Jawa Barat (sunda). Keberadaan egrang sampai saat ini masih bisa ditemui, tapi sudah jarang yang bisa memainkan permainan ini.

Karena sedikitnya alat yang diproduksi, engrang juga sering dijadikan salah satu perlombaan dalam acaran 17 Agustusan, permainan ini menguji keseimbangan tubuh kamu, yang berdiri diatas bambu.

Sejarah Permainan
Sejarah permainan tradisional yang satu ini tidak begitu dikenal oleh masyarakat luas, karena memang pada kenyataan nya sejarah tentang permainan simpang siur dan belum ada kejelasan.

Egrang adalah permainan yang menggunakan alat dari 2 batang bambu, masing-masing bambu berukuran 4-5 meter, dengan pijakan yang terdapat di bawah bambu, sekitar 50 cm dari ujung bambu.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini menggunakan 1 batang bambu yang berpasangan.
Permaian ini dimainkan oleh 2 atau lebih pemain.
Cara bermainnya siapa yang cepat sampai ke garis finish dialah pemenangnya.
Dalam memainkan permainan ini diperlukan keseimbangan dan kecepatan melangkah.
8. Permainan Tradisional Engklek di Indonesia
Sejarah permainan tradisional Indonesia engklekan
Sumber : http://assets.kompas.com/
Engklekan adalah salah satu permainan tradisional yang populer di Indonesia, permainan ini menjadi permainan yang gemar dimainkan oleh anak-anak perempuan.

Sejarah Permainan
Ada berbagai pendapat mengenai sejarah permainan yang satu ini, pendapat pertama mengatakan, permainan ini berasal dari Inggris, karena di temukannya bukti-bukti tentang keberadaan permainan engklekan.

Pendapat kedua mengatakan, permainan ini sudah ada jauh yaitu pada abad ke-17 dan dikenal di Romawi. Di Indonesia sendiri permainan ini dikenal sejak zaman belanda menjajah indonesia.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini membutuhkan petak yang nantinya dijadikan sebagai permainan.
Peraturan permainan menyesuaikan bentuk petak yang ada.
Permainan ini dimainkan oleh 3 atau lebih pemain.
Pemenang ialah yang memiliki banyak petak, setelah melewati tahapan permainan.
Permainan ini membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya.
Permainan ini juga menggunakan satu kaki di setiap petak yang akan dilalui kecuali yang terdapat dua petak.
9. Permainan Tradisional Galah Asin/Gobak Sodor di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia gobak sodor
Sumber : www.dnindahsariblogspot.co.id
Permainan yang satu ini tentunya menjadi permainan yang populer di Indonesia, bahkan hingga saat ini permainan tradisional gobak sodor dijadikan permainan untuk perlombaan.

Permainan ini membutuhkan strategi dan kecepatan dalam, melewati musuh dan menangkap musuh, permainan yang satu ini juga menjadi permainan yang banyak digemari oleh anak laki-laki maupun perempuan.

Sejarah Permainan
Dari nama permainan ini mempunyai terdiri dari dua kata, yaitu gobak dan sodor, gobak memiliki arti bergerak dan sodor yang berati tombak. Zaman dulu para prajurit Indonesia memainkan permainan ini.

Mereka memainkan permainan ini sebagai latihan dalam bertempur dan berperang melawan penjajah, dulunya ada permainan yang bernama sodoran yang mempunyai makna tombak yang ujungnya tumpul.

Peraturan dan Cara Bermain
Buatlah dua kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 4-5 orang.
Ada kelompok yang bertugas menjaga dan ada juga yang bermain.
Kelompok yang menjaga akan menghalau laju kelompok lawan agar tidak bisa lolos, dan jika tersentuh maka akan berganti tugas.
Permainan ini membutuhkan lapangan yang cukup luas, buatlah seperti lapangan bulu tangkis, petugas penjaga berjaga di garis horizontal.
Petugas jaga yang ada diposisi paling depan dapat berlali mengikuti garis vertikal yang ada ditengah lapangan.
Pemain akan bolak balik, dan menggocek petugas jika lolos maka akan mendapatkan poin.
Pemenang adalah kelompok yang memiliki poin banyak.
Penasaran dengan Makanan Khas Kalimantan Timur yang Menarik Untuk di Coba!
Powered by Inline Related Posts
10. Permainan Tradisional Gasing di Indonesia
sejarah permainan tradisional Inonesia gasing
Sumber : www.antaranews.com
Gasing atau gangsing adalah permainan tradisional yang sudah ada lama di Indonesia, permainan ini menjadi salah satu permainan favorit bagi anak laki-laki, karena permainan ini mengadu kekuatan dan ketahanan.

khasiat cuka apel tahestaKini Telah Hadir, Ramuan Apel Untuk Kesehatan dan Kecantikan Dalam Produk Cuka Apel Tahesta. Bisa Mengobati Berbagai Penyakit dan Perawatan Kecantikan, Langsung Saja Klik Harga Cuka Apel Murah.
Sejarah Permainan
Terjadi perbedaan pendapat mengenai asal usul permainan tradisional yang satu ini, ada dua pendapat yang kuat mengenai sejarah permainan gasing ini.

Pendapat pertama, mengatakan bahwa gasing awalnya adalah telur ayam yang tidak sengaja diputar dan akhirnya menjadi keseruan tersendiri untuk mengadu dan lama-lamaan berputar. Pendapat kedua, mengatakan permainan ini awalnya adalah buah berembang.

Buah yang tidak terlalu lonjong dan bulat hingga buah ini dapat diputar. Buah ini terdapat banyak di sepanjang tepi pantai, karena buah ini tidak bisa bertahan lama, makan munculah ide untuk mmembuat replika dari buah ini yang dibuat dari batang pohon atau bambu.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini menggunakan alat yang bernama gasing.
Dimainkan di tepat yang datar.
Buatlah lingkaran yang nantinya gasing akan diadu di dalam lingkaran tersebut.
Gasing yang tidak keluar lingkaran dan berputar paling lama adalah pemenangnya.
Permainan ini bisa dimainkan oleh dua atau lebih.
11. Permainan Tradisional Gatrik di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia gatrik
Sumber : www.akbarmangindara.wordpress.com
Gatrik adalah permainan tradisional yang menggunakan dua batang bambu yang tipis dengan panjang 30 cm dan 15 cm. Selain itu menggunakan 2 batu bata sebagai penunjang. Gatrik dimainkan dilapangan terbuka dan tempat yang datar, ini berfungsi untuk memudahkan menangkap bambu.

Sejarah Permainan
Permainan yang satu ini adalah permainan yang menjadi permainan favorti bagi anak laki-laki, permainan ini juga pernah menjadi permainan tradisional yang popular pada masanya.

Tidak ada sejarah yang jelas tentang permainan gatrik ini, yang pasti permainan ini sudah ada sejak lama di Indonesia. Sekarang sudah jarang bahkan mungkin tidak ada anak yang bermain permainan ini. Permainan ini menggunakan dua bambu dan dua bongkahan batu bata.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 3-4 orang.
Permainan ini membutuhkan lahan yang luas.
Setiap kelompok memiliki tugas, ada kelompok yang bertugas melemparkan batang bambu dan kelompok lainnya menangkap batang bambu tersebut.
Jika batang bambu tertangkap makan akan bertukar peran.
Kelompok yang menang adalah kelompok yang mempunyai banyak poin.
12. Permainan Tradisional Kasti di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia kasti
Sumber : www.fajarawang.blogspot.co.id
Kasti memang bukan permainan asli dari Indonesia tapi permainan ini sudah ada sejak lama dan termasuk permainan yang sering dimainkan oleh anak-anak negeri.

Sejarah Permainan
Permainan kasti sudah ada sejak dulu, tepatnya sejak Belanda dan Jepang menjajah Indonesia, pada zaman dahulu permainan ini dimainkan oleh anak-anak bangsawan saja.

Penasaran dengan Mencoba Berwisata Kuliner Khas Cilacap, Jawa Tengah!
Powered by Inline Related Posts
Anak-anak bangsawan adalah anak-anak yang bersekolah, karena permainan ini dimainkan hanya di sekolah, tapi setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945 permainan ini dimainkan oleh semua kalangan.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini terbagi menjadi dua kelompok.
Satu kelompok bertugas menjaga dan kelompok satunya bertugas memukul.
Setiap kelompok beranggotakan minimal 5 orang pemain.
Kelompok yang bertugas memukul, setelah bola terpukul langsung lari mengintari lapangan.
Ada pos-pos yang bisa menjadi lindungan bagi pelari.
Jika pelari terkena bola, maka akan gugur dan kelompok bergantian.

  1. Permainan Tradisional Kelereng di Indonesia
    sejarah permainan tradisional Indonesia kelereng
    Sumber : www.wovgo.com
    Kelereng atau sering disebut juga gundu, adalah permainan tradisional yang terbuat dari kaca dengan bentuk bulat, permainan ini biasanya dimainkan oleh anak laki-laki, karena untuk bermain ini diharuskan mempunyai skill.

Sejarah Permainan
Permainan ini adalah permainan yang populer pada masanya, bukan hanya di Indonesia tapi di berbagai negara, salah satu negara yang menjadikan permainan ini populer adalah Prancis.

Awalnya dari Prancis lalu menyebar ke negara Mesir, tidak hanya Mesir, Yunani pun menjadi bagian penyebaran awal permainan ini, Permainan kelereng dikenal kan oleh orang-orang Romawi.

Peraturan dan Cara Bermain
Bermain kelereng diperlukan dua pemain atau lebih.
Memainkan permainan ini ada banyak jenis cara permainannya dan juga peraturannya berbeda-beda disetiap jenis permainan.
Kelereng Dimainkan ditanah yang datar.
Untuk lebih jelasnya bisa kunjungi : di sini
14. Permainan Tradisional Layang-layang di Indonesia
Sejarah Permainan tradisional Indonesia.
Sumber : http://www.buahatiku.com/
Layang-lanyang adalah permainan yang menyenangkan dan seru, permainan ini banyak dimainkan oleh anak-anak pedesaan, biasanya didesa sendiri layangan hanya berbentuk seperti belah ketupat. Bermain layang-layang ada musimnya, dan disetiap daerah memiliki waktu yang berbeda-beda.

Sejarah Permainan
Permainan ini sudah ada di Cina tahun 2500 Sebelum Masehi. DI Indonesia sendiri permainan ini di temukan pada awal abad ke-21, penemuan ini dibuktikan dengan lukisan yang ditemukan di gua Pulau Muna provinsi Sulawesi Tenggara.

Awal mulanya permainan layang-layang di Indonesia ada juga yang berpendapat sudah aja sejak abad ke-17 yang berasal dari catatan sejarah melayu, tentang kerajaan yang mengikuti festival layang-layang.

Peraturan dan Cara Bermain
Membutuhkan ruangan terbuka untuk bermain permainan yang satu ini, seperti lapangan dan juga yang terdapat banyak angin untuk menunjang layangan.
Layangan biasanya terbuat dari kertas atau pelastik, bambu panjang yang tipis dan benang.
Setelah layangan terbang tinggi, permainan akan semakin seru jika kamu beradu dengan pemain lainnya.
Biasanya untuk mengadu kamu membutuhkan benang/senar gelasan (senar yang memiliki ketajaman).
Ada yang bermain ada pula yang mengejar, biasanya jika ada layangan yang putus atau kalah aduan, akan dikejar bersama-sama dan berebutan untuk mendapatkan layangan tersebut, dan disinilah keseruan sebenarnya.
15. Permainan Tradisional Lenggang Rotan di Indonesia
Sejarah Permainan tradisional Indonesia, lengkap
Sumber : https://i.ytimg.com/
Lenggang rotan dikenal juga dengan nama hulahop, adalah permainan yang mengharuskan kamu menggoyangkan tubuhmu terutama pada bagian pinggul dan perut.

Permainan ini menjadi popular karena bisa menyehatkan dan menyenangkan, permainan ini dimainkan sebagai hiburan saja tapi lenggang rotan juga sering di jadikan perlombaan untuk mengadu lama-lamaan.

Sejarah Permainan
Keberadaan permainan yang satu ini sudah lama sekali, diperkirakan lenggang rotan sudah ada semenjak 3000 tahun lalu. Hulahop adalah nama lain dari lenggang rotan yang populer di dunia.

Awalnya permainan ini dimainkan oleh anak-anak yang berasal dari Mesir dan Yunani kuno, tapi sekarang hulahop tidak hanya dimainkan oleh anak-anak saja tapi juga oleh orang dewasa yang dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh.

Peraturan dan Cara Bermain
Satu hulahop dimainkan oleh satu orang.
Permainan ini mengadu kelamaan bertahan dalam menggunakan hulahop.
Hulahop yang berbentuk lingkaran dimasukkan ke dalam tubuh dan digoyang-goyangkan agar tidak terjatuh, jika terjatuh maka kalah.
Pemenang adalah yang paling lama mempertahankan hulahop dibagian perutnya.
16. Permainan Tradisional Lompat Tali di Indonesia
Sejarah permainan tradisional Indonesia.
Sumber : https://chandraprasodjo2111.files.wordpress.com/
Lompat tali termasuk permainan tradisional yang terbuat dari karet gelang, karet gelang yang digabungkan dan disusun panjang. Permainan ini sering dimainkan oleh anak-anak perempuan. Tali karet gelang yang digunkan dalam permainan ini adalah karet gelang yang belum matang.

Sejarah Permainan
Permainan lompat tali sudah ada semenjak Belanda menjajah Indonesia, awalnya permainan ini dimainkan oleh anak-anak Belanda yang ada di Indonesia.

Ada juga yang mengatakan bahwa asal permainan lompat tali berasal dari benua Eropa yang menyebar ke benua-benua lainnya termasuk di dalamnya benua Asia Tenggara tepatnya Indonesia.

Bukan hanya itu ada beberapa pendapat juga yang mengatakan permainan ini berasal dari Mesir, Cina, Australia dan lain sebagainya, tidak ada kejelasan yang pasti tentang asal usul permainan yang satu ini.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan dimainkan oleh 3 orang atau lebih.
Ada 2 orang sebagai pemegang tali dan yang lainnya bertugas melompati karet.
Ketinggian karet dimulai dari mata kaki hingga mencapai kepala bahkan tangan yang diacungkan ke atas.
Ketinggian hingga bagian dada, mengharuskan peserta melompat tanpa mengenai karet/tali.
Jika pemain mengenai karet atau terjerat karet maka pemain gugur dan bergantian dengan si pemegang karet.
Jika semua pemain sudah berhasil melewati tantangan lompatan dengan ketinggian akhir, maka permainan akan diulang dari awal, begitu seterusnya.
17. Permainan Tradisional Masak-masakan di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia masak-masakan
Sumber : www.gpswisataindonesia.blogspot.co.id
Masak-masakan juga termasuk permainan tradisional yang sekarang sangat sulit untuk ditemukan, permainan yang satu ini biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Permainan ini biasanya menggunakan bahan alami, seperti tanah dedaunan dan remukan batu bata.

Sejarah Permainan
Permainan ini sebenarnya tidak mempunyai catatan yang jelas akan asal usul dan sejarahnya, tapi dapat dipastikan bahwa keberadaan permainan ini sudah ada sejak dahulu.

Permainan ini biasanya dimainkan saat mengisi waktu luang, apalagi dahulu kegiatan perempuan yang belum bebas membuat kaum wanita hanya berada di rumah.

Untuk mengisi kegiatan di rumah anak-anak perempuan bermain masak-masakan yang juga untuk mempersiapkan diri sebagai seorang ibu rumah tangga.

Peraturan dan Cara Bermain
Semua bahan adalah alami, dan tidak bisa dimakan.
Permainan ini sifatnya hanya menghibur dan mengisi waktu luang.
Ada juga peralatan masak seperti aslinya, tapi dalam permainan ini semua peralatan masak dibuat kecil dan dari plastik.
18. Permainan Tradisional Ngadu Muncang di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia para
Sumber : www.ukurbumiblogspot.co.id
Ngadu muncang adalah permainan tradisional Indonesia. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak laki-laki, dahulu permainan ini menjadi favorit dan jika kamu pernah memainkannya kamu akan merasa senang jika menang.

Sejarah Permainan
Banyak permainan tradisional yang kehilangan jejak dan catatan sejarahnya, salah satunya adalah permainan ngadu muncang. Ngadu Muncang menjadi permainan yang disukai dan dimainkan hanya pada musimnya saja.

Tapi ada sedikit titik terang tentang sejarah ngadu musang ini, dahulu pada masa kerajaan sunda, ngadu muncang dijadikan alat untuk menunjukan kesaktian. Dapat disimpulkan bahwa permainan ini sudah ada sejak zaman kerajaan dahulu kala.

Peraturan dan Cara Bermain
Dibutuhkan 2 biji muncang untuk diadu.
Letakan satu biji di bawah dan satunya di atas, lalu pukul dari bagian atas untuk memastikan siapa yang pecah.
Jika biji muncang yang di bawah tidak pecah, maka gantian yang tadi di bawah menjadi di atas.
Pemenang adalah yang memiliki biji muncang yang kuat dan tidak pecah jika diadu.
19. Permainan Tradisional Nama Kasti di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia nama kasti
sumber : http://media.viva.co.id/
Nama kasti bukanlah nama yang populen di Indonesia, permainan ini mungkin memiliki cara bermain yang sama tapi nama permainan yang berbeda-beda sesuai pemahaman orang melihatnya. Permainan nama kasti adalah permainan tradisional yang kebanyakan dimainkan oleh anak laki-laki.

Sejarah Permainan
Permainan ini tidak ada kejelasan mengenai sejarahnya, yang pasti permainan yang satu ini adalah permainan tradisional yang sudah turun menurun yang diwariskan oleh nenek moyang. Nama kasti juga adalah permainan yang membutuhkan ketepatan melempar dan kecepatan menghindar.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini dimainkan minimal enam orang.
Membutuhkan bola kasti dan kapur untuk membuat kotak sesuai jumlah orang dan disetiap kota tertulis satu nama orang.
Pemain bermain secara bergiliran untuk melemparkan atau menggelindingkan bola kasti, jika bola kasti berhenti di satu kotak maka, nama yang tertulis di kotak tersebut menjadi kucing.
Kucing bertugas untuk melemparkan bola mengenai pemain lain, jika bola kasti mengenai pemain lain atau si kucing melemar tidak mengenai pemain makan akan mendapatkan poin.
Jika poin sudah mencapai batas yang ditentukan maka pemain tersebut akan mendapatkan hukuman, yang telah disepakati di awal permainan.
20. Permainan Tradisional Petak Umpet di Indonesia
sejarah permainan tradisional Indonesia petak umpet
Sumber : www.permainan.tradisional.com
Petak umpet ini sudah menjadi permainan yang bisa dikatakan legendaris, karena permainan yang satu ini tidak hanya ada di Indonesia tapi juga di belahan dunia juga terdapat permainan yang sama, hanya saja penamaan yang berbeda tapi inti dari permainan sama.

Sejarah Permainan
Pada abad ke-2 ditemukan karya tulisan yang diketahui milik seorang yang berasal dari Yunani, ia menuliskan tentang suatu permainan yang menyerupai permainan petak umpet. Permainan ini dimainkan oleh anak-anak baik laki-laki maupun perempuan.

Permainan ini juga memiliki catatan sejarah yang kurang baik dan tidak bisa dipastikan awal adanya permainan ini dari negara mana dan siapa yang memulai, yang pasti di Indonesia sendiri permainan petak umpet sudah lama ada.

Peraturan dan Cara Bermain
Permainan ini dimainkan oleh 3 atau lebih pemain.
Petak umpet adalah jenis permainan yang mempunyai berbagai macam jenis di setiap jenisnya memiliki peraturan yang berbeda-beda.
Simpelnya di permainan ini ada satu orang yang bertugas menjaga dan mencari, pemain lainnya yang mengumpat.
Saat mencari tempat mengumpat diberikan waktu dengan hitungan, biasanya 1-10.
Pemain yang tertebak akan di undi untuk dipilih siapa yang akan bertugas menjaga selanjutnya.
21. Permainan Tradisional Polisi-polisian di Indonesia
Sejarah permainan tradisional Indonesia polisi polisian
sumber : https://maicih.co.id/
Permainan ini memang tidak begitu populer seperti permainan tradisional lainnya tapi permainan ini banyak dimainkan oleh anak-anak desa, dan dalam permainan ini juga membutuhkan orang yang banyak agar lebih seru dan mengasyikan.

Sejarah Permainan
Banyak yang tidak mengetahui tentang sejarah permainan ini, tapi permainan ini punya kisah, permainan ini menjadikan kamu untuk bekerja keras dan membutuhkan kekompakan dalam kelompok. Permainan ini juga membutuhkan strategi dan feelng, yang tepat.

Peraturan dan Cara Bermain
Terbagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 7-10 orang.
Permainan ini lebih seru jika dimainkan di malam hari, biasanya malam minggu.
Kelompok pertama bertugas menjadi polisi dan yang kedua menjadi penjahat.
Polisi bertugas menangkap penjahat, penjahat boleh berkeliaran dan berlarian ke mana saja, tapi tidak boleh melebihi batas yang sudah ditentukan.
Jika polisi berhasil menangkap semua penjahat maka polisi menang.
22. Permainan Tradisional Rangku Alu di Indonesia
sejarah permainan tradisional indonesia rangku alu
Sumber : www.organisasipena.blogspot.co.id
Permainan rangku alu adalah permainan yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, permainan ini menjadi favorit di semua kalangan. Rangku alung biasanya dimainkan saat panen tiba. Untuk memainkannya kamu hanya memerlukan 4 batang bambu.

Sejarah Permainan
Permainan ini adalah permainan yang sudah ada sejak zaman dulu, permainan yang berasal dari bagian timur Indonesia ini memiliki makna tersendiri, permainan ini dimainkan sebagai rasa syukur dan bahagia karena telah raya panen (panen besar).

Tapi semakin berkembangnya dan populer akhirnya permainan ini dimainkan tidak hanya waktu panen saja tapi bebas dan untuk memainkan permainan ini kamu harus mempunyai skill yang tidak mudah, semakin lama kamu bermain ini maka irama permainan akan semakin cepat.

Peraturan dan Cara Bermain
Terdapat dua kelompok untuk memainkan ini, masing-masing kelompok beranggotakan empat orang.
Satu kelompok bertugas menjaga dan satu kelompok lagi bermain.
Kelompok penjaga bertugas memainkan bambu yang di bentur-benturkan membentuk persegi diiringi nyanyian.
Kelompok yang bermain harus melompat-lompat untuk menghindari terjepit di sela-sela bambu.
Jika kelompok yang bermain kakinya terjepit maka, berganti tugas.
23. Permainan Tradisional Ma’raga di Indonesia
Sejarah permanan tradisional Indonesia ma’raga
sumber : http://3.bp.blogspot.com/
Paraga bukan hanya permainan saja, tapi permainan ini juga termasuk ke dalam kesenian dan olahraga. Paraga sekarang sudah berkembang, keberadaan yang sudah lama menjadikan permainan ini dijadikan sebagai salah satu kesenian lokal yang bisa dikatakan sudah mendunia.

Sejarah Permainan
Permainan paraga atau lebih dikenal juga dengan marraga/mandaga adalah suatu permainan yang berasal dari suku Bugis dan Kota Makasar, di dalam permainan ini kamu tidak hanya bermain melainkan menari juga. Bola yang yang digunakan dalam permainan ini seperti bola takraw.

Ada perbedaan pendapat mengenai awal permainan ini muncul, ada yang mengatakan permainan ini berasal dari Malaka, tapi pendapat ini tidak dapat dibuktikan karena masyarakat Malaka tidak mengenal dan mengetahui permainan yang satu ini.

Pendapat kedua, bahwa permainan ini berasal dari Pulau Nias, hal ini dapat dibuktikan dengan keberadaan masyarakat yang mengenal permainan ini yang katanya sudah ada sejak zaman dulu dan merupakan tradisi turunan dari nenek moyang mereka.

#Peraturan dan Cara Bermain

Buatlah lingkaran dengan posisi berdiri sebelum bermainn.

Permainannya sangat simpel, kamu hanya diminta untuk mempertahankan bola agar tidak jatuh menyentuh tanah.

Buatlah dua tim, dan masih-masing tim dibagi, selang seling.

Jika bola terjatuh saat di posisi kelompok satu, maka kelompok dua mendapatkan poin.

Kelompok satu dan dua saling melemparkan bola, ke setiap lawannya.

Mempertahan kan boleh menggunakan apa saja asalkan bola tidak dipegag.

1 Like

Marraga berasal dari kata Bugis, sedangkan orang Makassar, sering menyebut permainan ini dengan akraga (olah raga). Marraga termasuk jenis permainan yang memadukan unsur olah raga dan seni. Permainan ini memerlukan kecekatan, ketangkasan dan kelincahan. Permainan yang berasal dari Malaka ini, konon hanya dilakukan oleh para bangsawan Bugis saat diadakannya upacara-upacara resmi kerajaan seperti, pelantikan raja dan perkawinan anggota kerajaan. Versi yang lain menyebutkan bahwa permainan ini berasal dari Pulau Nias (Sumatera Utara). Dewasa ini marraga bukan hanya dimainkan oleh para bangsawan, tetapi juga oleh orang kebanyakan.

Pemain

Marraga umumnya dimainkan oleh pria, baik remaja maupun dewasa. Dalam satu permainan jumlah pemainnya 5–15 orang.

Tempat dan Peralatan Permainan

Permainan ini dilakukan pada sebidang tanah datar yang permukaannya dibuat lingkaran dengan garis tengah minimal 6 meter. Peralatan yang digunakan adalah raga, yaitu sejenis bola yang terbuat dari rotan yang dibelah-belah, diraut halus kemudian dianyam. Alat ini umumnya berdiameter 15 cm. Adakalanya gendang dipergunakan untuk mengiringi jalannya permainan.

Aturan dan Proses Permainan

Peraturan permainan marraga dapat dikatakan sederhana, yaitu pemain (jika menerima raga dari pemain lain) harus melambungkan raga tersebut agar jangan sampai terjatuh sebelum dioperkan pada pemain lainnya. Cara melambungkan raga adalah dengan menggunakan kaki, tangan, bahu, dada, dan anggota tubuh lainnya, tetapi tidak boleh di pegang. Tinggi dan rendahnya lambungan raga ada yang dapat mencapai 3 meter dari permukaan tanah secara tegak lurus (sempak sarring/anrong sempak); ada yang sedikit melampaui kepala (sepak biasa) ; dan ada yang di bawah pusar (sempak caddi). Hal itu bergantung keinginan dan keahlian pemain. Orang yang dianggap mahir (niak sempakna atau niak belona), selain dapat mempertahankan raga agar tidak jatuh ke tanah, juga dapat melambungkan raga sesuai dengan persyaratan permainan (bajiki anrong sempakna) , yaitu: (1) pintar mengambil raga, disiplin dan mampu menghidupkan suasana bermain (caraddeki anggalle raga) ; dan (2) sepakannya bervariasi dan sulit ditiru oleh pemain lainnya (jai sempak masagalana).

Sebelum permainan dimulai, para pemain berdiri membentuk lingkaran. Salah seorang pemain (termahir) memegang raga kemudian melambungkannya. Pemain yang posisinya pas dengan jatuhnya raga, maka dia yang harus memulai permainan. Selanjutnya, raga dioperkan pada pemain lain dalam lingkaran tersebut, demikianlah seterusnya secara bergiliran. Sebagai catatan, seorang pemain tidak boleh memonopoli permainan dan menyerobot kesempatan bermain pemain lain. Dalam hal ini berlaku asas pemerataan kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan keahliannya masing-masing. Pertandingan dianggap selesai jika bola jatuh ke tanah. Pemain yang menjatuhkannya dapat dikeluarkan sebelum permainan dimulai kembali seperti semula.

Nilai Budaya

Nilai yang terkandung dalam permainan marraga adalah kerja keras, kerja sama, kecermatan, demokrasi dan sportivitas. Nilai kerja keras dan kerja sama tercermin dari usaha para pemain untuk menjaga dengan berbagai macam cara agar raga tidak jatuh ke tanah. Nilai kecermatan tercermin dari usaha para pemain untuk melambungkan atau menyepak raga ke sasaran yang dituju, sehigga raga tidak keluar dari arena permainan. Nilai demokrasi tercermin dari tidak adanya pemonopolian atau penyerobotan kesempatan pemain lain. Jadi, para pemain diberi kesempatan untuk menunjukkan keahliannya. Dan, nilai sportivitas tercermin dari pemain yang dengan lapang dada keluar arena karena menjatuhkan raga ke tanah.

Referensi

Sumber:

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1980. Permainan Rakyat Suku Bugis Makasar di Sulawesi Selatan. Ujung Pandang: Departeman Pendidikan dan Kebudayaan.

1 Like