Dapatkah Mata Minus disembuhkan?


(Andre Bagus Wicaksono) #1

Mata saya sudah minus sejak dulu saya lulus SMA, tepatnya pada saat ujian SBMPTN. Mata kanan saya -1.75, dan mata kiri -1.5 .
Apakah mata saya dapat kembali normal? Sebenarnya apa yang dapat menyebabkan kondisi mata minus ini?


(Muthia) #2

Mata minus, rabun dekat, atau dalam bahasa ilmiah disebut Myopia (nearsightness), adalah keadaan dimana sinar/bayangan yang masuk ke mata jatuh di depan retina, hal ini disebabkan karena bentuk bola mata yang terlalu lonjong atau retina yang terlalu berlekuk.

Sumber: http://www.daviddarling.info/encyclopedia/M/myopia.html

Beberapa hal bisa menjadi faktor risiko terkena Myopia, seperti memiliki orang tua yang juga menderita myopia (turunan/genetik), atau kebiasaan buruk yang telah dibentuk sejak kecil (terlalu sering berhadapan dengan komputer dan membaca dalam posisi yang tidak benar, dsb.).

Kebanyakan anak yang memiliki myopia akan mengalami perburukan dalam penglihatannya, karena sistem penglihatannya belum terbentuk sempurna dan dipelihara dengan buruk sehingga mata tidak tumbuh dengan benar dan malah memperburuk keadaan myopia anak tersebut. Biasanya perburukan myopia ini akan berhenti di usia 20 tahun, dimana mata sudah matur.

Ada beberapa terapi yang dapat memperbaiki penglihatan seseorang yang terkena myopia, seperti:

  • menggunakan lensa kontak atau kacamata yang sesuai, atau
  • melakukan operasi laser mata (LASIK, LASEK, PRK)–yang dilakukan untuk memperbaiki kornea

Namun perlu diingat, terdapat beberapa syarat untuk menjadi kandidat operasi laser, seperti:

  • tidak dalam keadaan hamil dan/atau menyusui
  • bukan penderita diabetes
  • tidak memiliki keadaan imunitas yang buruk (HIV, Rheumatoid Arthritis)
  • tidak memiliki kondisi glaukoma dan/atau katarak
  • di atas 21 tahun dan keadaan mata tidak membaik/memburuk dalam dua tahun (dilihat dari angka kacamata atau lensa kontak).

Sebagai catatan tambahan, bila seseorang telah terkena myopia berat atau angka dioptrinya telah mencapai atau dibawah -10 D, terapi laser ini dianjurkan beberapa pendapat ahli.

Sumber:



http://www.aoa.org/patients-and-public/eye-and-vision-problems/glossary-of-eye-and-vision-conditions/myopia?sso=y


(Hetti Marthaningrum) #3

Menurut pengalaman saya, mata dengan minus tinggi memang sedikit sulit disembuhkan kecuali dengan tahap operasi/laser mata yang biayanya juga cukup mahal. Namun apabila ingin mencoba memperbaiki kondisi mata bisa dengan membiasakan diri mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung banyak vitamin A seperti wortel, ataupun dengan bantuan suplemen mata sesuai saran dokter. Dan jangan lupa untuk melepas kacamata apabila sedang tidak diperlukan, hal ini untuk menghindari kondisi mata yang menjadi ketergantungan terhadap kacamata.

Untuk penyebab mata minus ada beberapa alasan, yaitu:
1. Keturunan.
Orang tua yang memiliki mata minus biasanya akan memiliki keturunan yang memiliki mata minus pula.
2. Kebiasaan yang buruk.
Hal ini adalah penyebab utama kita menderita mata minus, mengingat sebagian besar orang dilahirkan dengan kondisi mata normal. Misalnya: membaca sambil tiduran, memandang tv/layar komputer terlalu lama, memandang suatu objek dalam waktu yang cukup lama tanpa mengalihkan pandangan, kurang memberi nutrisi yang cukup pada mata.
3. Penyakit.
Terkadang penangan yang salah ketika menderita suatu penyakit atau mengkonsumsi obat-obatan yang terlalu keras bisa memperburuk penglihatan.


(renaldy sabdo jati purboningrat) #4

mata minus dapat di sembuhkan hingga menjadi normal lagi dengan cara lasik.
menurut sumber dari
http://jec.co.id/id/service/page/lasik/23/83
lasik adalah metode terpopuler di dunia untuk memperbaiki kelainan mata minus (myopia), mata plus, dan mata silinder (astigmatism). Prosedur LASIK dilaksanakan oleh dokter spesialis dengan menggunakan laser atau microkeratome. Prosedur ini dilakukan untuk memperbaiki bentuk permukaan kornea mata sehingga cahaya dapat masuk dengan sempurna dan penglihatan mata meningkat.
lasik sendiri memilki syarat yaitu
Usia 18 tahun ke atas
Kedua mata harus dalam keadaan sehat
Melepas soft contact lens selama 14 hari atau hard contact lens selama 30 hari berturut-turut sebelum tindakan LASIK
Tidak sedang hamil atau menyusui


(BN Prasetiyani) #5

Mata minus bisa disebabkan oleh kakunya otot lensa mata, sehingga dalam memfokuskan cahaya kurang tepat. Menyembuhkan mata minus dengan lasik. Kalau dengan mengonsumsi wortel, vit.A dsb itu hanya untuk merawat kesehatan mata, atau kalau boleh dikatakan itu hanya untuk memperkecil peluang kerusakan mata. Apabila sudah minus/cacat mata, dilakukan operasi lasik utk menyembuhkannya. kalau ingin mengurangi, bisa dengan melatih otot mata secara rutin seperti melihat benda jauh lalu melihat ke arah benda dekat berulang-ulang, yang kemudian dapat melatih kelenturan otot lensa mata.