Daftar mitos-mitos yang tidak benar terkait dengan kesehatan

Banyak sekali mitos-mitos yang tidak benar terkait dengan bidang kedokteran yang beredar di masyarakat. Informasi yang salah seperti itu dapat mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat itu sendiri.

Berikut mitos-mitos yang tidak benar terkait dengan kesehatan, yang diambil dari beberapa sumber :

Gula dapat membuat anak kecil menjadi hyperaktif

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. Vreeman dan Dr Carroll (Dokter spesialis anak di Riley Hospital for Children) mengatakan bahwa “Tidak ada hubungan antara makan makanan yang banyak mengandung gula terhadap tingkah laku anak-anak. Berdasarkan penelitian yang ada, tidak ada perubahan perilaku anak baik setelah makan makanan yang banyak mengandung gula dengan yang tidak.”

Yang menarik, berdasarkan penelitian yang ada, banyak orangtua yang “berpikir” bahwa anaknya telah mengkonsumi gula, mereka lalu menilai bahwa perilaku anaknya menjadi hyperaktif. Padahal kenyataannya, anaknya tidak diberikan makanan yang mengandung banyak gula.

Keringat dapat membuang racun (toxin) yang ada pada tubuh kita

Keringat merupakan sistem pendingan yang ada pada tubuh manusia. Apabila kita tidak berkeringat, maka kita dapat meninggal dalam hitungan menit akibat badan kita terlalu panas (overheated).

Keringat hanya terdiri dari air dan mineral.

Organ tubuh yang memaksa racun (toxin) dalam tubuh untuk keluar dari tubuh kita adalah ginjal dan hati.

Udara dingin menyebabkan sakit pilek, selesma (common cold)

Pilek atau common cold merupakan infeksi virus saluran pernapasan bagian atas, hidung dan tenggorokan. Pilek biasanya tidak berbahaya. Jika tidak sakit tenggorokan dan batuk, gejala yang biasa ditunjukkan adalah mata berair, bersin dan kemacetan pada saluran pernapasan.

Meskipun lebih dari 100 virus dapat menyebabkan pilek, virus rhinovirus adalah penyebab paling umum, dan sangat menular. Sebuah virus flu memasuki tubuh melalui mulut atau hidung. Virus ini dapat menyebar melalui tetesan di udara ketika seseorang yang sakit batuk, bersin atau berbicara. Tetapi juga menyebar dengan tangan ke tangan kontak dengan seseorang yang memiliki dingin atau dengan menggunakan benda bersama, seperti peralatan, handuk, mainan atau telepon. Jika Anda menyentuh mata, hidung atau mulut setelah kontak atau paparan, Anda cenderung untuk “menangkap” pilek.

Vaksin Flu (Influenza) dapat mengakibatkan kita terkena Flu (Influenza)

Vaksin flu tidak terdiri dari virus flu yang lengkap yang dapat mengakibatkan kita terkena influenza.

Apabila anda terkena influenza setelah vaksin flu, maka sebetulnya, anda telah terkena flu sebelum disuntik vaksin flu tersebut.

Catatan : Vaksin flu yang berisi virus flu yang aktif (tetapi telah dilemahkan) adalah vaksin FluMist, dimana pemakaiannya dengan cara disemprotkan kedalam hidung anda, bukan disuntik kedalam tubuh anda.

Anda harus minum air putih minimal 8 gelas sehari.

Yang benar adalah, anda direkomendasikan untuk “memasukkan” cairan kedalam tubuh sebanyak 1,8 liter perhari.

Jumlah sebenyak itu merupakan jumlah total cairan yang masuk, sehingga apabila anda makan makanan yang banyak mengandung air (misalnya makanan berkuah atau buah-buahan), maka air yang terkandung di dalam makanan tersebut juga harus diperhitungkan.

Terdapat kasus, seorang peserta lomba minum air, tanpa ke toilet, meninggal akibat terlalu banyak minum air.

Menunggu minimal 30 menit setelah makan sebelum berenang

Kenyataannya memang tubuh akan mengalihkan aliran darah ke otot menjadi ke gastrointestinal system (berhubungan dengan perut atau usus) untuk memacu proses pencernaan setelah makan. Tetapi jumlah peralihan darah tersebut tidak dalam jumlah yang banyak hingga mengakibatkan otot anda tidak berfungsi.

Anda dapat berenang kapanpun selama anda merasa nyaman dalam melakukannya.

Menelan permen karet membutuhkan waktu 7 tahun untuk melewati tubuh kita.

Terdapat bahan baku pada permen karet yang tidak dapat dicerna oleh tubuh kita. Tetapi bahan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh kita tersebut akan keluar dengan sendirinya dalam waktu sekitar 2 - 3 hari kemudian ketika anda buang air besar.

Sehingga, jangan kuatir apabila anda secara tidak sengaja menelan permen karet.


Apakah anda mempunyai mitos lainnya terkait dengan bidang kesehatan ?

  • Deodoran yang dioleskan pada ketiak dapat menyebabkan kanker payudara

Yang beredar di masyarakat adalah deodoran dapat menyebabkan kanker payudara. Idenya adalah, bahan kimi yang ada pada deodoran dapat masuk kedalam tubuh hingga ke jaringan payudara, sehingga dapat menumbuhkan tumor.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Cancer Institute, tidak terdapat bukti yang meyakinkan bahwa deodoran dapat menyebabkan kanker payudara.

  • Anda membutuhkan suplemen multivitamin setiap hari

Banyak yang mengatakan bahwa kita membutuhkan suplemen multivitamin setiap hari untuk menjaga kebugaran tubuh. Ide tersebut tidak sepenuhnya benar.

Sebaiknya anda mendapatkan vitamin dari makanan yang anda konsumsi setiap hari, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian maupun kacang-kacangan.

Tetapi apabila dokter anda menyarankan anda untuk minum vitamin, sebaiknya anda menurutinya.

  • Makan pagi untuk menurunkan berat badan.

Idenya adalah, dengan makan pagi maka anda tidak makan secara berlebihan di siang hari, akibat rasa lapar, sehingga dapat mengakibatkan badan anda menjadi gemuk.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Cornell University, mereka mendapatkan hasil bahwa orang-orang yang tidak makan pagi, tidak makan secara berlebihan di siang maupun malam hari. Bahkan rata-rata mereka makan 400 kalori lebih sedikit.

  • Membunyikan sendi jari dapat menyebabkan radang sendi.

Idenya adalah, suara yang dihasilkan dari membunyikan sendi jari terjadi akibat gesekan antar tulang yang ada pada sendi tersebut. Kenyataannya adalah, bunyi tersebut diakibatkan karena “meletusnya” gelembung udara yang ada diantara sendi jari anda.

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa membunyikan sendi jari anda tidak mengakibatkan penyakit radang sendi (Arthritis)

  • MSG tidak baik untuk kesehatan

Menurut Dr. Nadolsky, informasi terkait dengan Monosodium glutamate yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya benar.

Beberapa orang memang akan merasa pusing apabila makan terlalu banyak MSG, tetapi banyak orang yang tidak terpengaruh dengan MSG. Mengapa ada orang yang sensitif dengan MSG, hingga kini peneliti masih belum menemukan jawaban pastinya.

Berikut daftar mitos terkait dengan kesehatan yang didapat dari situs health detik.com.

Ketika Bayi Tumbuh Gigi, Selalu Demam

Orang tua percaya bila anak tumbuh gigi akan ditandai dengan panas tubuh yang meningkat. Padahal, anak yang tumbuh gigi tak harus mengalami demam. Hal ini dikarenakan, anak usia 6 bulan sampai 3 tahun memiliki risiko peningkatan infeksi ringan seperti pilek atau flu yang dapat menyebabkan demam.

Minum Air Kelapa Membuat Kulit Bayi Lahir Bersih

Walaupun baik untuk ibu hamil, air kelapa ternyata tidak bisa membuat bayi lahir dengan kulit bersih. Namun, mengonsumsi air kelapa ternyata memiliki manfaat untuk ibu hamil karena banyak mengandung kalium, elektrolit, dan vitamin lainnya.

Mengurangi Makan Buah Karena Banyak Mengandung Gula

Meskipun benar bahwa buah mengandung gula, namun gula tersebut merupakan gula buah alami dan tidak akan menyebabkan kenaikan kadar gula darah. Fruktosa yang ditemukan dalam buah akan membantu mengolah tumpukan glikogen dalam hati. Hal ini lah yang merupakan salah satu faktor keputusan apakah tubuh akan melepaskan energi atau tidak.

Payudara Kecil Berisiko Rendah Kena Kanker

Tidak ada hubungan antara ukuran payudara dengan risiko kanker payudara. Namun, ukuran yang besar mungkin membuat pemeriksaan lebih sulit dilakukan. Tapi semua perempuan harus berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan rutin.

Keseringan Masturbasi Bisa Membuat Dengkul Kopong

Masturbasi sepertinya telah menjadi hal biasa dilakukan oleh pria. Namun, banyak yang mengatakan bila terlalu sering masturbasi bisa membuaat dengkul kopong.

“Tidak benar bila onani bisa membuat lutut kopong atau tubuh bertambah tinggi, itu hanya mitos. Lutut kopong lebih karena masalah gangguan di sendi sedangkan tinggi badan tergantung dari gizi, aktivitas selama masa pertumbuhan serta faktor genetik,” jelas Dr. Andri Wanananda MS, seksolog dan pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

Cokelat Menyebabkan Obesitas

Anggapan bahwa makan cokelat bikin gemuk hanyalah mitos belaka. Terlebih, sebuah penelitia menemukan bukti bila cokelat tidak bikin gemuk justu bisa membuat cepat kurus. Yang harus diperhatikan adalah berapa banyak porsi cokelat yang dimakan.

Penelitian yang dilakukan di University of California ini menunjukkan bahwa seseorang yang rutin mengonsumsi cokelat cenderung lebih kurus. Meski tetap harus dibarengi dengan olahraga, namun perbedaannya cukup signifikan dibanding yang tidak makan cokelat.

Tidur Siang Memperburuk Kualitas Tidur Malam

Banyak yang mengganggap orang yang suka tidur siang akan memperburuk kualitas tidur malam. Namun, hal tersebut hanya mitos belaka sebab menurut penelitian tidur siang justru memperbaiki kualitas tidur di malam hari.

Efeknya memang bisa bervariasi pada setiap individu, namun sebuah penelitian tahun 2011 menegaskan bahwa kualitas tidur malam tidak selalu harus terganggu oleh kebiasaan tidur siang. Malahan, badan jadi lebih bugar karena total waktu istirahatnya lebih panjang.

Obat Kesuburan Wanita Dapat Memicu Kanker

Banyak yang mengatkan bila obat-obatan kesuburan dapat berisiko menimbulkan kanker. Namun, kanker ovarium relatif umum terjadi dan pada kenyataannya beberapa wanita bisa mengalami kanker ovarium kendati dirinya tidak mengonsumsi obat kesuburan.

Kanker adalah Vonis Mati

Penyakit kanker menjadi momok menakutkan bagi semua orang. Tak heran, banyak yang mengatakan bila kanker merupakan ‘vonis mati’.

“Kita perlu menghilangkan mitos bahwa kanker adalah vonis mati. Ada cara-cara yang efektif untuk mencegah dan mendeteksi kanker di masa-masa awal. Pengobatan yang tepat bisa mengobati kanker,” Dr Shin Young-soo, Direktur WHO untuk Pasifik Barat.

Radiasi Handphone Sebabkan Tumor Otak

Handphone menjadi salah satu benda yang telah menjadi kebutuhan semua orang. Namun, banyak rumor yang mengatakan bila terlalu sering menggunakan handphone bisa menyebabkan tumor otak.

“Ini tidak benar, karena beberapa penelitian telah dilakukan. Di Denmark, sebanyak 400.000 orang yang telah 20 tahun menggunakan handphone dijadikan subjek dalam penelitian ini. Hasilnya, tidak terbukti adanya hubungan langsung antara handphone terhadap tumor otak,” jelas dr Arie Munandar, SpOnk.Rad dari RSCM, Jakarta.

Minum Air Kencing Bisa Sembuhkan Diabetes

Berbagai cara dilakukan bagi pengidap diabetes agar dapat sembuh. Salah satu cara yang sering terdengar oleh masyakarat umum adalah dengan meminum air seni sendiri.

Namun, hal tersebut hanyalah mitos belaka. Air seni adalah cairan yang dikeluarkan dari tubuh karena memang tidak berguna lagi untuk tubuh, sehingga tidak seharusnya diminum lagi. Selain itu, sejauh ini belum pernah ditemukan penelitian yang menyatakan bahwa air seni dapat menyembuhkan diabetes.

Naik Tangga Sebabkan Hipertensi

Penggunaan tangga disebut sebagai jenis olahraga murah yang bisa dilakukan oleh siapa pun. Namun, sebuah mitos mengatakan bila menggunakan tangga dapat meningkatkan risiko terserang hipertensi.

“Naik tangga memang akan membuat tekanan darah naik, begitu juga saat manusia beraktivitas. Namun hal itu tidak akan menyebabkan hipertensi,” Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo, Sp.PD-KEMD, spesialis penyakit dalam dan konsultan endokrin & metabolik diabetes RS Premier Jatinegara, Jakarta.

Mengonsumsi Timun Dapat Menyebabkan Vagina 'Becek’

Di masyarakat beredar mitos yang mengatakan bila mengonsmsui timun dapat menyebabkan vagina ‘becek’. Selain itu, ada yang bilang jika mengonsumsi nanas dapat menyebabkan keputihan.

Namun, dr Hari Nugroho, SpOG dari Divisi Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr Soetomo Surabaya membantah mitos tersebut. Menurutnya, mengonsumsi buah nanas maupun ketimun tidak akan memberi pengaruh apapun pada kondisi vagina, apalagi sampai menyebabkan ‘becek’ dan keputihan.

Bra Menjadi Penyebab Kanker Payudara

Selama ini bra kerap dituding menjadi salah satu penyebab dari kanker payudara, terutama bila digunakan terlalu lama. Padahal penelitian membuktikan tidak ada kaitannya antara penggunaan bra dengan risiko kanker payudara.

“Memang tidak ada kaitannya kebiasaan memakai bra dengan risiko kanker payudara. Tak peduli berapa jam Anda memakainya dalam sehari atau apakah bra Anda dilengkapi underwire dan sejak kapan Anda mulai menggunakannya,” kata peneliti bernama Lu Chen dari Fred Hutchinson Cancer Research Center, Seattle.

Makanan Pedas Sebabkan Sariawan

Banyak orang yang di Indonesia yang gemar makanan pedas. Namun, sebuah mitos mengatakan bila terlalu sering makanan pedas bisa menyebabkan sariawan di mulut.

Pada kenyataannya, sebuah penelitian yang dilakukan di Singapura menemukan bila mereka yang tidak makanan pedas justru memiliki tiga kali risiko mengalami sariawan, daripada mereka yang gemar masakan pedas. Diduga, capsaicin yang terkandung di cabai mengubah keasaman rongga mulut sehingga salah satu kuman penyebab sariawan yakni helicobacter pylori tidak bisa hidup.

Sering Copot Kacamata Bikin Minus Makin Parah

Mengalami mata minus atau rabun jauh umumnya diatasi dengan menggunakan kacamata. Namun, banyak yang mengatakan bila sering melepaskan kacamata akan membuat minus makin parah. Benarkah?

“Itu mitos ya. Biasanya itu hanya terjadi pada anak-anak yang masih masa pertumbuhan. Mereka biasanya minusnya naik, dikira orang-orang mungkin karena sering melepas kacamatanya,” dr Syumarti, SpM(K), MSc, CEH, Kabid Pelayanan Medis RS Mata Cicendo Bandung.

Telur Membuat Bisul

Telur merupakan salah satu makanan yang hampir memenuhi seluruh sumber protein untuk tubuh. Namun, banyak orang yang percaya bila telur dipercaya bisa menyebabkan bisul.

Apabila ada orang yang memang terkena bisul ada kemungkinan ia memiliki alergi. Namun dr Zaenal Abidin, MH, Ketua Purna PB IDI mengatakan, makanan yang bisa menyebabkan alergi itu ada banyak sehingga telur tak bisa dipegang penuh sebagai penyebab bisul.

Mata Juling Tak Bisa Sembuh

Beberapa orang percaya bila mata juling tidak dapat disembuhkan. Menurut para pakar, mitos itu tidak benar. Ada dua hal penyebab umum mata menjadi juling, yakni kelainan pada otot dalam mata dan trauma akibat kecelakaan.

Apabila kelainan otot, penanganan bisa dilakukan dengan memberikan suntik botox untuk melemahkan salah satu otot yang lebih kuat. Sedangkan, bila mata juling karena trauma akibat kecelakaan penanganan bisa dilakukan dengan operasi.

Diabetes Ada yang Kering dan Basah

Banyak orang yang berpersepsi jika luka tak kunjung sembuh merupakan jenis diabetes basah. Padahal, tidak ada pembagian mengenai diabetes basah atau kering.

Adapun ‘diabetes basah’ yang sering memicu salah paham di kalangan awam adalah diabetes mellitus. Padahal, luka yang tidak menimbulkan borok tersebut merupakan komplikasi yang disebabkan kadar gula darah yang terus-menerus meningkat. Mitos yang menyesatkan ini telah lama berada di Indonesia.

Minum Soda Jika Ingin Haid Lancar

Banyak orang yang mengatakan bila ingin mempelancar haid dapat dengan mengonsumsi soda dan dapat meredakan nyeri tersebut. Namun, hal tersebut tidak benar dan hanya merusak kesehatan tubuh Anda.

“Banyak juga yang berpendapat bahwa minum soda itu menggugurkan kandungan, padahal itu hanya masalah sugesti saja. Tidak akan memberi pengaruh apa-apa,” ujar dr M. Nurhadi Rahman, SpOG dari RSUP Sardjito Sleman, Yogyakarta.

Sakit di Bagian Dada Adalah Gejala Utama Penyakit Jantung

Serangan jantung bisa datang kapan dan di mana saja. Sakit di bagian dada sering dirasakan pengidap jantung karena di bagian dada banyak terdapat saraf penerima sakit. Namun, hal tersebut bukan berarti dada sekitar Anda mengidap penyakit jantung.

“Gejala penyakit jantung bisa terdapat di rahang atau tangan Anda. Selain itu, mudah lelah, sulit tidur dan napas pendek merupakan pertanda bahwa peredaran darah Anda tidak lancar,” papar Richard Krasuskim M.D, direktur Adult Congenital Heart Disease Center di Cleveland Clinic.

Pasien Hepatitis Dilarang Bekerja dan Beraktivitas Berat

Penyandang hepatitis masih boleh beraktivitas dan bekerja. Banyak pasien hepatitis yang bisa mendulang sukses dalam karirnya. Salah satunya adalah Amitabh Bachchan yang mengalami hepatitis dan masih sempat bermain dalam film Shamitabh yang rilis Februari 2015 lalu.

Sebetulnya pasien hepatitis masih sangat diperbolehkan untuk olahraga dan bekerja. Hanya saja, lebih banyak pasien hepatitis yang didiskriminasi karena penyakit tersebut.

Semua Batuk Disebabkan Infeksi

Tidak benar bila semua batuk disebabkan oleh infeksi. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menderita batuk.

Dr Mandar Kubal, Direktur Infectious Diseases & Pulmonary Care Pvt Ltd mengatakan batuk bisa disebabkan oleh sesuatu yang sederhana seperti virus yang umum terdapat di sekitar manusia, serta infeksi bakteri yang menyebabkan pneumonia. Gastro esophageal reflux disease (GERD) juga bisa menyebabkan batuk kronis, dan pada kasus yang jarang batuk pun bisa terjadi akibat gagal jantung.

Diabetes Adalah Penyakit Keturunan

Hampir 95 persen kasus diabetes tidak berasal dari penyakit keturunan, namun karena kelebihan konsumsi atau asupan karbohidrat yang menyebabkan kekurang atau kejenuhan pada insulin. Akibatnya, timbul kelebihan pada kadar gula darah yang menyebabkan diabetes.

Memang benar, bila orang tua yang mengalami diabetes risiko anak lebih tinggi. Namun, hal tersebut dikarenakan pola atau kebiaasan makan yang salah dan ditiru oleh anak selama bertahun-tahun.

Makin Tua, Jatah Seks Makin Berkurang

Sebaliknya, sejumlah studi justru mengungkapkan hasrat seks tidak mengalami penurunan ketika tua, meski beberapa penyakit dapat mengurangi kemampuan untuk bercinta.

Sebuah studi di tahun 2011 menemukan pasangan sepuh yang rutin melakukan hubungan intim mengaku lebih puas dengan pernikahan dan kehidupan mereka ketimbang pasangan muda yang jarang bercinta.

Makin Tua, Jam Tidur Bisa Dikurangi

Seiring bertambah usia, seseorang biasanya tidak bisa tidur nyenyak atau sama ketika masih muda. Padahal, orang tua juga membutuhkan durasi tidur yang sama panjang dengan generasi muda, yaitu 7-9 jam sehari.

Bahkan, seorang pakar tidur bernama Sean Drummond mengatakan bila orang tua yang kurang tidur karena sering terbangun di malam hari bisa semakin menurunkan kemampuan kognitifnya.

Ibu Menyusui Minum Es Bisa Bikin Bayi Pilek

Ibu menyusui yang minum es tidak akan menyebabkan bayi pilek. Sedingin apapun minuman sang ibu, air susu yang diminum bayi akan tetap hangat karena berasal dari dalam tubuh.

Seorang bayi akan menjadi pilek bila sang ibu juga mengalami pilek. Penularan pilek ini melalu udara dan bukan melalui ASI yang diminum bayi dari payudara ibunya.

Penyakit Jiwa Merupakan Penyakit Langka

Hal tersebut salah besar. Pada kenyataanya, satu dari empat orang di seluruh penjuru dunia akan mengalami gangguan mental dalam satu titik hidupnya. Namun, level yang dialami akan berbeda-beda setiap orang. Ada yang mengalami gangguan mental yang ringan saja sehingga dapat diatasi dengan minuman obat secara teratur, ada juga yang sudah parah sehingga perlu dilakukan terapi dan rehabilitasi.

Beri Anak Kopi Untuk menghindari Kejang Demam

Meminumkan kopi pada anak agar terhindari dari kejang demam sangat tidak disarankan. Apalagi bila kopi yang diberikan saat anak mengalami kejang demam, hal tersebut justru akan membuat anak tersedak dan terjadi penyumbatan saluran pernapasan.

Apabila anak mengalami kejang, pastikan tidak ada makanan atau mainan di dalam mulut anak. Selain itu, miringkan kepala anak dan kendorkan pakaiannya agar anak mudah untuk bernapas.

Dilarang Makan Kabohidrat Bagi Pasien Diabetes

Bagi pasien diabetes masih bisa untuk mengonsumsi karbohidrat. Hanya saja, membutuhkan perhitungan yang tepat agar tetap dapat dikonsumsi.

“Banyak orang yang berpikir jika mereka tidak akan bisa lagi untuk mengonsumsi makanan berkabohidrat. Namun, dengan jumlah yang terbatas mereka yang terkena diabetes bisa tetap makan-makanan berkarbohidrat,” kata Linda Murphy, RN, dari Rumah Sakit Rehabilitasi HealthSouth di New Jersey, Amerika Serikat.

Telan Biji Jambu Bikin Usus Buntu

Banyak yang percaya bila gemar menelan biji jambu dan cabai, akan terkena usus buntu karena biji-biji tersebut tidak dapat dicerna dengan baik oleh tubuh. Sehngga, dikhawatirkan masuk ke usus buntu alias sekum yang mengakibatkan peradangan.

Faktanya, tak ada kaitan antar biji jambu atau biji cabai yang tertelan dengan terjadinya peradangan pada usus buntu. Walaupun bisa nyangkut, biji-biji tersebut akan keluar lagi bersama kotoran (feses).

Mandi Malam Bikin Rematik

Ngilu yang sering dikeluhkan setelah malam membuat kabar tentang ‘mandi malam bisa picu rematik’ begitu dipercaya. Padahal hal tersebut hanya mitos belaka.

Menurut Prof Dr dr Handono Kalim, SpPD-KR yang aktif di Perhimpunan Reumatologi Indonesia (PB IRA), rasa ngilu yang terjadi setelah mandi malam bukan karena gejala penyakit rematik. Namun, akibat saraf seseorang yang terkadang memang sensitif terhadap suhu dingin dan mengartikan sebagai rasa sakit.

Dilarang Mandi atau Terkena Angin Saat Sakit Campak

Masih banyak orang yang mempercayai mitos tersebut. Beberapa bahkan mengklaim bila penyakit ini akan lebih sulit disembuhkan karena virus akan meluas bila tersiram air atau hembusan angin.

“Seseorang yang terkena campak dengan bintik merah boleh mandi karena tak ada hubungannya dengan perluasan virus dan bagaimanapun kebersihan diri harus dijaga,” kata dr Meta Hanindita, SpA, dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.