Cara Mencegah Perkedel Hancur Saat Digoreng

Bagian paling menantang dari membuat perkedel adalah perkara menggorengnya. Karena dibuat dari kentang yang dilumatkan, perkedel seringkali mudah hancur saat digoreng.

1. Campurkan Adonan dengan Bahan Perekat
Anda bisa menambahkan bahan perekat seperti telur, tepung tapioka/kanji, dan tepung beras. Fungsi perekat dalam adonan adalah agar adonan kokoh, supaya ketika digoreng perkedel tidak hancur dan adonan menempel sempurna. Misalnya, untuk 500 gram kentang bisa anda tambahkan sekitar 1 butir telur, 2 sdm tapioka/kanji atau 1 sdm tepung beras. Tapi tetap celupkan dengan putih telur sebelum digoreng ya.

2. Diamkan Adonan Sesaat dalam Kulkas Sebelum Digoreng
Jika anda punya kulkas, adonan perkedel yang telah dibentuk bisa anda diamkan dulu di dalam kulkas selama kurang lebih 30 menit. Hal ini bertujuan supaya adonan bisa terikat lebih kuat sehingga ketika digoreng perkedel tidak hancur.

3. Celupkan dengan Putih Telur
Jika adonan perkedel sudah siap digoreng, celupkan dulu perkedel yang dibentuk dalam kocokan putih telur. Ingat, putihnya saja ya, karena putih telur membuat perkedel menjadi kaku dan tidak hancur ketika digoreng dibandingkan dengan kuning telur.

4. Goreng dalam Minyak yang Sudah Panas
Sederhana tapi penting juga nih, goreng perkedel dengan minyak yang benar-benar sudah panas. Gunakan api sedang sehingga perkedel lebih cepat masak tanpa harus terendam minyak dalam waktu lama.

5. Balik Perkedel Sekali Saja Saat Digoreng
Balik perkedel sekali saja ketika sisi yang bawah sudah kecoklatan dan padat. Jika sering dibolak-balik, perkedel jadi lebih mudah hancur dan berminyak.

Referensi: