Cahaya -MU, mengetuk ego ku

Kami berjalan dikegelapan
Mengorek secuil kilauan
Rasanya…
Tak mampu ku tahan
Aku terbius dengan gemerlapnya buana
Bermain lincah singgasana
Kekaguman jadikan sesat
Akan warna -warna candu intan permata
Akulah Si Penggila BUANA

Tersadar…
Kehancuran yang maha dahsyat kan ada
Musnahkan tanpa sisa
Semua kan binasa
Menggugurkan semerbak impian
Tampak semua kan rapuh
Tempat berlabuh
Semuakan fana

Namun…
Ingatan ini masih basah
Saat mulut berbusa dusta
Tersumpal gumpalan dosa
Terbuai bisikan keelokan alam semesta
Terjebak seolah pincang nan buta
Kisah ku yang terlukis buram

Kini…
Riuh tangis tak usai
Ingat gumpalan kesalahan
Ku sesali semua perbuatan
Yang ku cari keraguan
Bukan kepastian nan keabadian

Pantaskah,aku dimaafkan?

Ya Rabb…
Kau slalu memberi cahaya hidayah -MU
Memancar arti untuk aku kembali
Pemilik cinta seutuhnya
Dipintu -MU aku mengetuk
Ampunilah jiwa lemah tak luput dari noda
Tuk menjadi manusia seutuhnya.

Sumber unggahan foto