Buah Hati Kesayanganku

Hening,
Takjub hiasi seisi kepalaku,
Batinku puas terbalut haru bahagia…
Kala itu,
Saat kutahu mahluk kecil bernafas dalam tubuhku…

Utuh kegembiraanku
Penuh kesempurnaan hidupku,
Aku diizinkan mengandung buah hati kesayanganku…
Bayi perempuanku…

Kini aku menunggu waktu,
Tuk berjumpa dengan dirimu,
Muka bertemu muka…

Tak sabar menyentuh jemari mungilmu,
Ayunkan tubuh kecilmu siang hingga lelap…
Siap terjaga tanpa takut terjerat hanyut oleh sang waktu…

Kehadiranmu, kebahagiaanku
Tanpa sosokmu, penderitaanku…
Anakku,
Kulantunkan puisi ini…
Kenang dan ingatlah selalu…

Putri pertamaku,
Terima kasih untuk kesempatan baru
Biarkan ku belajar merawatmu
Membesarkanmu menjadi insan yang berhasil kelak…

Doaku hanya satu,
Engkau bangga menyebutku ibu…

d5944b2f-b35b-4a86-8938-a6edc7c35d41_169.jpeg

Sumber: haibunda.com