Blake Aaron Ross : Founders of Mozila Firefox

sumber

#Biografi, Blake Ross

Pekerjaan
Founder of Firefox. Director of Product at Facebook

Afiliasi Lainya

  • Parakey

Tempat dan Tanggal Lahir
Miami,Florida, 12 juni 1985

Kewarganegaraan
Amerika Serikat

Pendidikan
SMP - Gulliver Prepatory School 10 Tahun
SMA - Gulliver Prepatory School 15 Tahun
Standford University (2003-2005)

Total Kekayaan
$150 Million – 2,019 Trilliun Rupiah (2016)
14 Richest Tech Entrepreneour by complex

Riwayat Hidup
Blake Aaron Ross atau lahir pada tanggal 12 Juni 1985. Ibunya yang bernama Abby Ross merupakan seorang psikolog dan ayahnya merupakan seorang pengacara. Sejak kecil Blake memang sangat tertarik pada bidang IT, terbukti dengan diusia 10 tahun blake sudah bisa membuat sebuah situs web, dan di umur 14 ia juga magang di perusahaan ternama Netscape Communications Coorporation dan setelah ia lulus SMA, blake melanjutkan pendidikan di Stanford University, namun ia tidak pernah dapat menyelesaikan kuliahnya. Blake memulai proyek Mozila dengan salah satu alasan utamanya karena ketidakpuasaan ibunya menggunakan searchEngine yang ada. Oleh sebab itu di tahun 2003 ia mulai fokus untuk mengembangkan Mozilla Firefox dan akhirnya diluncurkan pada tahun 2004, dalam waktu beberapa bulan Mozilla Firefox diunduh sebanyak 100 juta kali.

Riwayat Karir

  1. Usia 10 tahun membuat situs Web.
  2. Usia 14 tahun Magang di Netscape Communications Coorporation
  3. 2003, Blake mulai fokus untuk mengembangkan Mozilla Firefox
  4. 2006, Mendirikan perusahaan yang bernama Parakey
  5. Tahun 2006 meluncurkan buku karangannya yang berjudul “Firefox for Dummies”
  6. Direktur Produksi di Facebook

Penghargaan
Wired magazine’s top Rave Award, Renegade of the Year

Fakta-fakta

  1. Pemuda Jenius yang menciptakan Mozila.
  2. Pada umur 10 tahun blake aaron ross telah menciptakan situs web
  3. Umur 14 tahun sudah magang di perusahaan ternama Netscape Communications Coorporation
  4. Pencipta SearchEngine Mozilla Firefox
  5. Founder Parakey

Quotes

The next big thing is the one that makes the last big thing usable.
-Blake Ross

We weren’t trying to strike it rich with Firefox. It’s open source and it’s free. We weren’t trying to take over the world; we had kind of modest goals, and it was OK if it failed. We were a lot freer to make risky decisions. If you can afford to do things that way, it’s just so much better. You’re not thinking about venture capitalists or marketing or sales. Just product and users, all day every day.

  • Blake Ross

I’m a firm believer in shades of gray.

  • Blake Ross

[details=Reverensi]TheRichest
Complex
Azquotes
Wikipedia
[/details]

Riwayat Karier

Blake Aaron Ross adalah seorang jenius muda yang menciptakan Mozilla, fasilitas untuk menjelajahi internet. Firefox saat ini merupakan browser kedua yang paling banyak digunakan di internet. Blake Ross memiliki kekayaan bersih sebesar $ 150 juta. Blake lahir di Miami, Florida pada tahun 1985. Ia menghadiri Gulliver Preparatory School dan mulai melakukan pemrograman pada usia sangat dini. Dia membuat situs pertamanya saat ia baru berusia sepuluh tahun. Saat berusia lima belas tahun, Blake magang di Netscape. Setelah lulus SMA, ia kuliah di Stanford University.

Ketika dirilis pada bulan November 2004, Firefox menerima lebih dari 100 juta download dalam satu tahun. Blake Ross baru berusia 19 tahun saat itu. Pada tahun 2006, Blake Ross juga menemukan Parakey, sebuah antarmuka pengguna yang memungkinkan koneksi yang lebih baik antara desktop dan web. Produk ini dibeli oleh Facebook pada bulan Juli 2007, yang membuat Blake Ross bekerja di Facebook. Ross adalah Direktur Produk di Facebook

Karena kontribusi Blake Ross pada teknologi, internet telah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan nyaman bagi masyarakat dunia. Mozilla Firefox merupakan browser keren, cepat, dan ringan untuk digunakan untuk mengakses internet.

Pelajaran yang Dapat Dipetik

Saya belajar satu hal penting dari Blake Ross yang akan menginspirasi hidup saya. Saya belajar bahwa kesuksesan tidak datang dengan usia. Seperti Blake Ross, saya menemukan bahwa kesuksesan dapat dimulai dari hal-hal yang sangat saya sukai. Entah itu akademisi, olahraga, atau seni dan saya tahu bahwa bukan tidak mungkin meraih kesuksesan di usia muda seperti Blake Ross.

Skills

  • Leadership
  • Content Strategy + Creation
  • Program Development

Quotes

“The next big thing is the one that makes the last big thing usable.”

“I’m a firm believer in shades of gray.”

Referensi

http://allaboutblakeross.weebly.com/contributions.html
https://www.celebritynetworth.com/richest-businessmen/blake-ross-net-worth/
http://izquotes.com/author/blake-ross

image

Blake Aaron Ross (lahir 12 Juni 1985) adalah seorang insinyur perangkat lunak Amerika yang paling dikenal karena karyanya sebagai co-creator browser internet Mozilla Firefox dengan Dave Hyatt . Pada tahun 2005, dia dinominasikan untuk penghargaan Rave atas majalah Wired , Renegade of the Year, bersanding dengan Larry Page , Sergey Brin dan Jon Stewart . Dia juga merupakan bagian dari daftar panas majalah Rolling Stone tahun 2005. [1] Dari tahun 2007, dia bekerja untuk Facebook sebagai Direktur Produk sampai mengundurkan diri pada awal 2013. [2] Pada tahun 2015, dia menulis sebuah fiksi penggemar asli skenarionya untuk serial komedi televisi HBO Silicon Valley , yang mendapat perhatian.

Sebenarnya pada tahun 2002, Blake Ross dan Dave Hyatt sudah memulai membuat versi terbaru dari Netscape Web Browser yang memiliki fitur yang simpel, stabil, dan cepat yang kemudian menjadi cikal bakal Mozilla Firefox.

Dari Kecerdasannya kemudian ia diterima untuk kuliah di Universitas Standford tahun 2003, Amerika Serikat, setahun ia kuliah disana, ia kemudian mengembangkan mozilla sebagai aplikasi web browser di internet yang ketika itu aplikasi web browser lebih banyak dikuasai oleh Internet Explorer dan juga Netscape Navigator. Di tahun 2004, Mozilla Firefox buatan Blake Ross resmi dirilis ke publik, dimana saat itu umurnya baru berusia 19 tahun.

Dalam waktu yang cukup singkat, Firefox cepat diterima oleh masyarakat dan merupakan web browser yang paling banyak digunakan oleh pengguna Internet disluruh dunia. Bayangkan saja disaat peluncuran versi Firefox 2.0, pengguna yang mengunduhnya lebih dari 2 Juta orang hanya dalam tempo 24 jam saja. Keunggulan lainnya dari Firefox adalah program yang dibuat sangat cepat, stabil, mudah digunakan untuk pengguna rumahan serta aman dari gangguan iklan serta virus selain itu Firefox juga didistribusikan secara gratis dan bersifat open source artinya mudah dimodifikasi oleh komunitas atau pengembang.

Blake Ross menciptakan mozilla firefox diilhami dari perang web browser tahun 1998 antara Internet Explorer dan Netscape yang kemudian dimenangkan oleh Internet Explorer buatan Microsoft, tetapi dari sini kemudian Netscape memiliki cara lain untuk bertahan yaitu mereka membuka kode program dari aplikasi Netscape sehingga dapat dikembangankan oleh pengembang lain hal ini kemudian yang memicu Blake Ross membuat Firefox yang kemudian menjadi aplikasi web browser dengan pengguna terbanyak didunia. Logo yang dipilih Blake Ross untuk mozilla firefox yaitu seekor burung phoenix dengan warna abu-abu Mozilla dan Netscape. Kemudian berubah menjadi Logo Rubah Api.

Estimasi kekayaan Blake Ross sebesar $150 million atau setara dengan Rp 2T. blake ross pernah berkata “Now we realize that time is our most valuable resource, and every minute we spend in one of these meetings just sitting there is time wasted.” Dimana artinya adalah sekarang kita sadar bahwa waktu itu sangat berharga, dan setiap menit yang kita habiskan untuk bertemu disini dan hanya duduk-duduk sangat membuang-buang waktu.

sumber :


http://content.time.com/time/magazine/article/0,9171,1570734,00.html

Blake Aaron Ross (lahir 12 Juni 1985) adalah seorang teknisi perangkat lunak Amerika yang dikenal karena karyanya sebagai co-creator browser Mozilla Firefox dengan Dave Hyatt. Pada tahun 2005, dia dinominasikan sebagai Renegade of the Year untuk penghargaan Rave di majalah Wired. Dari tahun 2007, ia bekerja untuk Facebook sebagai Direktur Produk dan kemudian mengundurkan diri pada awal 2013. Pada tahun 2015, ia menulis sebuah fiksi naskah fiksi ke serial komedi Silicon Valley HBO, yang kemudian mencuri perhatian banyak orang.

Ross terkenal karena ikut mendirikan proyek Mozilla Firefox bersama Dave Hyatt. Ross menemukan Netscape setelah menjadi open-sourced website dan mulai berkontribusi. Dia magang di Netscape Communications Corporation pada usia 16 tahun. Pada tahun 2003, dia terdaftar di Stanford University. Saat magang di Netscape, Ross merasa kecewa dengan browser yang sedang dikerjakannya. Ross dan Hyatt membayangkan sebuah browser yang lebih kecil dan mudah digunakan yang bisa menarik banyak orang, dan Firefox lahir dari gagasan itu. Proyek open source mendapatkan antusiasme dan popularitas, dan pada tahun 2003 semua sumber daya Mozilla dikhususkan untuk proyek Firefox dan Thunderbird. Dirilis pada bulan November 2004, ketika Ross berusia 19 tahun, Firefox dengan cepat meraih pangsa pasar (terutama dari Microsoft Internet Explorer), dengan 100 juta unduhan dalam waktu kurang dari setahun.
Ross adalah penulis Firefox For Dummies.

Ross mendirikan sebuah startup baru dengan mantan karyawan Netscape lainnya, Joe Hewitt (pencipta Firebug yang juga bertanggung jawab atas antarmuka dan kode Firefox). Ross dan Hewitt bekerja untuk menciptakan Parakey, sebuah antarmuka pengguna baru yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara desktop dan web. Ross mengungkapkan beberapa rincian teknis tentang program tersebut dan perusahaan barunya saat ditampilkan di sampul IEEE Spectrum pada November 2006.

Pada tanggal 20 Juli 2007, BBC melaporkan bahwa Facebook telah membeli Parakey. Pada awal 2013, Ross meninggalkan Facebook untuk mengejar kepentingan lainnya. Pada tahun 2016, Ross mengetahui bahwa ia memiliki kondisi yang dikenal sebagai aphantasia, sebuah ketidakmampuan untuk memvisualisasikan sesuatu.

Ross berkata:

“I have never visualized anything in my entire life. I can’t “see” my father’s face or a bouncing blue ball, my childhood bedroom or the run I went on ten minutes ago. I thought “counting sheep” was a metaphor. I’m 30 years old and I never knew a human could do any of this.”

The next big thing is the one that makes the last big thing usable. - Blake Ross

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Blake_Ross