Berlibur ala Suku Sasak di Desa Sade Lombok

suku sasak

Kampung Suku Sasak di Pulau Lombok telah menjadi sebuah Desa Wisata yang masih terjaga adat dan budayanya hingga saat ini. Terletak di Desa Rimbitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Di Desa ini masih lekat dengan budaya gotong royongnya. Ini merupakan cerminan dari sebuah budaya dan kearifan Suku Sasak Desa Sade yang patut dijadikan contoh dan tauladan dalam kehidupan sehari-hari. Kampung Suku Sasak atau yang lebih dikenal dengan Desa Sade ini terdiri atas 150 rumah. Di sini, masyarakatnya masih menjaga tradisi tenun yang telah turun temurun. Memintal kapas merupakan salah satu mata pencaharian selain bertani. Sebagian pun ada yang menjadi tour guide semenjak Desa Sade dikenal sebagai desa wisata.

Rumah adat (Bale Tani) desa ini dibangun dari bahan-bahan yang alami beratap rumbia khas Sasak. Salah satu bangunan yang menjadi icon merupakan bangunan lumbung padi yang sangat khas. Masyarakat Suku Sasak merupakan penganut Islam, maka di desa ini terdapat masjid yang bagunannya pun tradisional.

Rumah penduduk asli Desa Sade terdiri atas dua ruangan. Ruangan dalam diperuntukkan bagi wanita sekaligus dapur. Sedangkan ruangan luar diperuntukkan untuk anggota keluarga lainnya dan sebagai ruang tamu. Yang unik, mereka membersihkan lantai dengan kotoran kerbau agar mengilat, licin dan terlindung dari serangga.

Sumber: