Benarkah politikus yang minta bantuan paranormal harusnya tidak usah dipilih?

Tidak bisa dipungkiri, memang masih banyak masyarakat kita yang memiliki kepercayaan kuat terhadap hal-hal supranatural dan kekuatan paranormal. Makanya tidak heran kalau jasa paranormal atau dukun masih banyak digunakan, baik untuk kepentingan pengobatan, penglarisan, balas dendam, perjodohan atau bahkan pemilu.

Nah, yang terakhir ini menarik. Terkait pencalonan dan pemilihan dengan bantuan paranormal, meskipun pasti dilakukan sembunyi-sembunyi, tapi banyak juga yang sudah menjadi rahasia umum. Terutama di masyarakat pedesaan.

Menjelang masa kampanye, akan banyak rumor yang beredar terkait dengan calon yang ternyata meminta bantuan ke paranormal. Konstituen yang agamis biasanya langsung mengeliminasi calon tersebut. Nah, tapi pertanyaannya, apabila memang si calon tersebut dirasa memiliki kapabilitas, terlepas dia meminta bantuan dari paranormal juga, menurutmu apakah dia tetap layak dipilih? Dan apakah bijak kalau seseorang tidak memilih calon yang kompeten karena masalah ini?

3 Likes

Kasus menarik ya… saya baru tahu bahwa dalam berpolitik pun masih ada politikus yang meminta bantuan dari kekuatan supranatural. Walaupun saya belum tergambar dengan jelas bagaimana hal supranatural ini memberikan dampak tehadap kondisi perpolitikan ini. Tentunya kalau dilihat dari masalah ini, artinya politikus tersebut melakukan hal yang tidak jujur dan berusaha berbuat kecurangan. Meminta bantuan kepada paranormal saja menunjukkan bahwa diatidak percaya diri akan kemampuan dan kapabilitas yang dia punya sebagai calon pemimpin. Kalau seorang calon pemimpin saja meminta bantuan kepada hal-hal yang tidak baik seperti itu, bagaimana nanti dia ketika harus mengurus amanah dari rakyat yang mungkin lebih berat dari masalah pemilu?

Kalau saya sih, otomatis masuk blacklist orang-orang yang seperti ini. Karena menurut saya, seorang pemimpin itu harus memiliki kepercayaan diri, jujur, amanah, memiliki kapabilitas yang umpuni untuk mengurus urusan yang ada di masyarakat. Adapun, terkait nasib atau takdir seharusnya kita hanya bergantung pada Tuhan bukannya paranormal yang sama-sama manusia yang memiliki kelemahan.

1 Like

Sebenarnya mengenai rumor, hal tersebut sudah biasa terjadi apalagi dalam masa pemilihan umum. Nah kita sebagai warga negara sudah seharusnya mengetahui bagaimana mengenali profil calon pemimpin. Tujuannya tentu untuk membentengi diri dari berbagaimacam rumor yang beredar di sekeliling kita mengenai calon pemimpin tersebut.

Sebelum saya menjawab pertanyaan @fajarjanitra mengenai Benarkah politikus yang minta bantuan paranormal harusnya tidak usah dipilih? saya ingin memberi tips untuk mengenali profil dari calon pemimpin yang akan dipilih. Tak kenal maka tak sayang bukan!

1. Akses website KPU

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyediakan halaman informasi calon pemimpin dalam acara pemilu yang akan dilaksanakan. Kamu bisa akses melalui infopemilu.kpu.go.id. Informasi yang tersedia antara lain nomor urut, asal partai, hingga daftar riwayat hidup dari calon pemimpin tersebut.

2. Akses website komunitas Indonesia Corruption Watch

Indonesia Corruption Watch (ICW) ingin menyediakan dan menghimpun informasi mengenai riwayat politik, bisnis, dan jejak kasus anggota DPR RI. Tujuan awalnya adalah karena sebagian besar anggota DPR RI kembali mencalonkan diri di Pemilu. Informasi yang disajikan melalui https://www.rekamjejak.net/ antara lain; riwayat hidup, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), putusan kasus korupsi, hingga berita-berita terkait anggota DPR.

Nah, ketika sudah mengetahui profil secara resmi dari calon pemimpin maka kita bisa mulai memutuskan, percaya apa yang tertulis di kertas atau tetap mempertahankan kepercayaan pada rumor yang beredar. Kalau pendapat saya sendiri selama calon pemimpin itu memiliki rekam jejak memberikan dampak postif bagi lingkungan terdekatnya (seperti tetangga satu RT) misalnya bisa saya katakan bahwa calon pemimpin itu layak untuk dipilih.

“Democracy is not simply a license to indulge individual whims and proclivities. It is also holding oneself accountable to some reasonable degree for the conditions of peace and chaos that impact the lives of those who inhabit one’s beloved extended community.”
― Aberjhani, Splendid Literarium: A Treasury of Stories, Aphorisms, Poems, and Essays

Paranormal? saya menganggap apabila memang seorang calon pemimpin membutuhkan bantuan paranormal merupakan hak pribadinya masing-masing. Sama seperti preferensimu ketika memutuskan, ah, DPR yang pakai dukun tidak usah dipilih deh semua kan memang bebas sesuai keinginanmu sebagai pemilih.

2 Likes

Cukup memprihatinkan kalau melihat kasus seperti ini. Bagi saya, ini sangat tidak masuk akal untuk orang yang tahu profesionalitas dan kapabilitas di dunia politik. Politik membutuhkan sosok hebat dalam perencanaan dan kesejahteraan negara.

Harusnya, calon pemimpin tahu kalau menjadi pemimpin itu perlu keahlian, bukan hanya sekedar suara politik saja. Memang benar kalau suara rakyat menjadi kunci kemenangan. Tetapi, untuk membuktikan di hadapan rakyat perlu kapabilitas dan profesionalitas. Bayangkan saja kalau menggunakan “klenik” yang tidak make sense dengan zaman modern kemudian menang pemilihan. Saya sangat prihatin mengapa orang malah memilih kandidat seperti itu.

Itu patut tidak dipilih!Tidak rasional dan terlihat tidak berkapabilitas!

1 Like

Sepakat!!!
Ibaratnya gini sih belum jadi pemimpin saja sudah berlaku licik dan curang, bagaimana jika sudah menjabat ?

Pemimpin seperti ini tidak seharusnya lolos atau bahkan terpilih, karena tidak ada jiwa kepemimpinan yang baik. Saya sendiri sih belum pernah menjumpai kasus atau mendengar secara langsung, tapi jika ini memang benar ada saya menjadi golongan orang yang tidak akan memilihnya.

Pemimpin politikus seharusnya bisa amanah dan bisa jujur dalam langkah awal yaitu saat pemilihan, karena agar tidak terbiasa berbuat curang saat nanti terpilih.